<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Punya Luka Lama, Jokowi-Mahfud Duet Maut Pilpres 2014</title><description>Keduanya dinilai akan didukung rakyat karena tidak menyimpan masalah di masa lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/11/339/820036/tak-punya-luka-lama-jokowi-mahfud-duet-maut-pilpres-2014</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/11/339/820036/tak-punya-luka-lama-jokowi-mahfud-duet-maut-pilpres-2014"/><item><title>Tak Punya Luka Lama, Jokowi-Mahfud Duet Maut Pilpres 2014</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/11/339/820036/tak-punya-luka-lama-jokowi-mahfud-duet-maut-pilpres-2014</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/11/339/820036/tak-punya-luka-lama-jokowi-mahfud-duet-maut-pilpres-2014</guid><pubDate>Selasa 11 Juni 2013 09:37 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/11/339/820036/kha2vBkzKo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/11/339/820036/kha2vBkzKo.jpg</image><title>Jokowi</title></images><description>JAKARTA - Pengamat Politik, AS Hikam, menilai, Joko Widodo-Mahfud MD bisa menjadi duet maut bila dipasangkan dalam Pilpres 2014. Keduanya dinilai akan didukung rakyat karena tidak menyimpan masalah di masa lalu.&quot;Indonesia harus punya pemimpin yang tidak punya luka lama di masa lalu. Dua orang itu kan sangat bersih. Jokowi juga tidak hanya diakui secara nasional tapi juga dunia,&quot; kata Hikam kepada Okezone, Senin (10/6/2013).Menurutnya, sebagai orang Jawa, wajar bila Jokowi mengaku saat ini sama sekali tidak berniat jadi presiden. Tapi, jika partai sudah memutuskan mengusungnya, maka otomatis Jokowi harus patuh dan menjalankannya.&quot;Sejarah ingin ada perubahan serius. PDIP harus tahu semangat zaman bahwa Indonesia butuh pemimpin seperti Jokowi,&quot; terangnya.Selain pasangan Jokowi-Mahfud tidak punya masalah, keduanya juga dinilai gabungan dari nasionalis dan Islam moderat. &quot;Itu jangkar republik ini dan tidak akan membuat militer dan polisi gelisah,&quot; ujarnya.Menurutnya, tak ada lagi calon pemimpin alternatif selain Jokowi-Mahfud. Terkait calon presiden lainnya, Hikam khawatir akan mendapat tekanan bila terpilih. Pasalnya, kebanyakan dari mereka punya catatan hitam yang bisa dibuka lagi saat menjabat.&quot;Saya yakin, masyarakat, media, pebisnis dan mahasiswa tidak ada yang punya masalah dengan Jokowi-Mahfud. Kalau calon yang lain pasti ada yang keberatan,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengamat Politik, AS Hikam, menilai, Joko Widodo-Mahfud MD bisa menjadi duet maut bila dipasangkan dalam Pilpres 2014. Keduanya dinilai akan didukung rakyat karena tidak menyimpan masalah di masa lalu.&quot;Indonesia harus punya pemimpin yang tidak punya luka lama di masa lalu. Dua orang itu kan sangat bersih. Jokowi juga tidak hanya diakui secara nasional tapi juga dunia,&quot; kata Hikam kepada Okezone, Senin (10/6/2013).Menurutnya, sebagai orang Jawa, wajar bila Jokowi mengaku saat ini sama sekali tidak berniat jadi presiden. Tapi, jika partai sudah memutuskan mengusungnya, maka otomatis Jokowi harus patuh dan menjalankannya.&quot;Sejarah ingin ada perubahan serius. PDIP harus tahu semangat zaman bahwa Indonesia butuh pemimpin seperti Jokowi,&quot; terangnya.Selain pasangan Jokowi-Mahfud tidak punya masalah, keduanya juga dinilai gabungan dari nasionalis dan Islam moderat. &quot;Itu jangkar republik ini dan tidak akan membuat militer dan polisi gelisah,&quot; ujarnya.Menurutnya, tak ada lagi calon pemimpin alternatif selain Jokowi-Mahfud. Terkait calon presiden lainnya, Hikam khawatir akan mendapat tekanan bila terpilih. Pasalnya, kebanyakan dari mereka punya catatan hitam yang bisa dibuka lagi saat menjabat.&quot;Saya yakin, masyarakat, media, pebisnis dan mahasiswa tidak ada yang punya masalah dengan Jokowi-Mahfud. Kalau calon yang lain pasti ada yang keberatan,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
