<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PKS Katakan BLSM Itu 'Beli Langsung Suara Masyarakat'   </title><description>Dia  menjelaskan, PKS jelas menolak kebijakan pemerintah ini, apalagi dengan  adanya  BLSM. </description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/11/339/820146/pks-katakan-blsm-itu-beli-langsung-suara-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/11/339/820146/pks-katakan-blsm-itu-beli-langsung-suara-masyarakat"/><item><title>PKS Katakan BLSM Itu 'Beli Langsung Suara Masyarakat'   </title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/11/339/820146/pks-katakan-blsm-itu-beli-langsung-suara-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/11/339/820146/pks-katakan-blsm-itu-beli-langsung-suara-masyarakat</guid><pubDate>Selasa 11 Juni 2013 12:06 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/11/339/820146/uL46ZsAtvr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/11/339/820146/uL46ZsAtvr.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kompensasi dari kenaikan harga  bahan bakar minyak (BBM) akan dialirkan lewat Bantuan Langsung Sementara  Masyarakat (BLSM). Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan tegas menolak itu.  Sebab, hal tersebut bisa saja dipolitisasi. Mengingat BLSM diberikan mendekati  Pemilu 2014.
&amp;nbsp;
&quot;Kami pro  untuk membantu rakyat, tapi enggak menjelang pemilu. Karena itu, kan jadi ada  yang bilang BLSM itu &amp;lsquo;Beli Langsung Suara Masyarakat&amp;rsquo;,&quot; kata anggota Majelis  Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) di Gedung DPR, Jakarta, Selasa  (11/6/2013).
&amp;nbsp;
Dia  menjelaskan, PKS jelas menolak kebijakan pemerintah ini, apalagi dengan adanya  BLSM. Sebab, menurutnya, membantu rakyat tidak hanya dilakukan secara periodik.  Ditambah, BLSM ini turun mendekati masa pemilu.
&amp;nbsp;
&quot;Prinsip  sikap kami masih sama (menolak). Karenanya rakyat enggak perlu dikasih BLSM.  Karena menurut kami, membantu rakyat itu sepanjang waktu, tidak hanya mendekati  pemilu. Banyak formula untuk masalah ini, misalnya, naikkan pajak mobil dan  kendaraan,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
PKS merupakan  salah satu partai anggota Sekretariat Gabungan (Setgab) atau koalisi dalam  pemerintah Presiden SBY Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Kendati di dalam  koalisi, PKS menolak tegas adanya kenaikan harga BBM, meskipun tiga menteri PKS  yang berada di kabinet mendukung penuh kenaikan harga BBM  ini.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Kompensasi dari kenaikan harga  bahan bakar minyak (BBM) akan dialirkan lewat Bantuan Langsung Sementara  Masyarakat (BLSM). Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan tegas menolak itu.  Sebab, hal tersebut bisa saja dipolitisasi. Mengingat BLSM diberikan mendekati  Pemilu 2014.
&amp;nbsp;
&quot;Kami pro  untuk membantu rakyat, tapi enggak menjelang pemilu. Karena itu, kan jadi ada  yang bilang BLSM itu &amp;lsquo;Beli Langsung Suara Masyarakat&amp;rsquo;,&quot; kata anggota Majelis  Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) di Gedung DPR, Jakarta, Selasa  (11/6/2013).
&amp;nbsp;
Dia  menjelaskan, PKS jelas menolak kebijakan pemerintah ini, apalagi dengan adanya  BLSM. Sebab, menurutnya, membantu rakyat tidak hanya dilakukan secara periodik.  Ditambah, BLSM ini turun mendekati masa pemilu.
&amp;nbsp;
&quot;Prinsip  sikap kami masih sama (menolak). Karenanya rakyat enggak perlu dikasih BLSM.  Karena menurut kami, membantu rakyat itu sepanjang waktu, tidak hanya mendekati  pemilu. Banyak formula untuk masalah ini, misalnya, naikkan pajak mobil dan  kendaraan,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
PKS merupakan  salah satu partai anggota Sekretariat Gabungan (Setgab) atau koalisi dalam  pemerintah Presiden SBY Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Kendati di dalam  koalisi, PKS menolak tegas adanya kenaikan harga BBM, meskipun tiga menteri PKS  yang berada di kabinet mendukung penuh kenaikan harga BBM  ini.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
