<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kompolnas : Istri Polisi Jangan Neko-Neko </title><description>. Istri anggota Polri harus mendukung karier suami dan harus bisa  menerima kondisi suami apa adanya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/12/339/820666/kompolnas-istri-polisi-jangan-neko-neko</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/12/339/820666/kompolnas-istri-polisi-jangan-neko-neko"/><item><title>Kompolnas : Istri Polisi Jangan Neko-Neko </title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/12/339/820666/kompolnas-istri-polisi-jangan-neko-neko</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/12/339/820666/kompolnas-istri-polisi-jangan-neko-neko</guid><pubDate>Rabu 12 Juni 2013 10:45 WIB</pubDate><dc:creator>Dony Aprian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/12/339/820666/Z1u051E5BO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/12/339/820666/Z1u051E5BO.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Hamidah Abdurrachman mengaku prihatin dengan kasus bunuh diri yang dilakukan anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Tarok, Padang, Sumatera Barat.&amp;nbsp; &quot;Kompolnas sangat prihatin sampai ada anggota yang mengambil jalan pintas seperti ini. Terhadap hal ini Kompolnas meminta agar Kapolres lebih menjalin komunikasi yang dekat dengan anggota sehingga tahu apa masalah yang dihadapi anggotanya. Jangan sampai hubungan pimpinan ini hanya menyangkut pekerjaan saja, Di lain sisi&amp;nbsp; evaluasi situasi psikis anggota juga perlu di evaluasi secara berkala&quot; ujar Hamidah melalui pesan singkat kepada Okezone, Rabu (12/6/2013).Tidak hanya itu saja, Hamidah juga meminta kepada istri kepolisian untuk selalu bersyukur atas pekerjaan yang diemban suaminya sebagai petugas keamanan negara.&amp;nbsp; &quot;Disamping itu anggota Bayangkari harus menyadari kedudukan dan situasi suaminya sebagai anggota Polri. Jangan sampai terjebak kehidupan konsumtif dan berakibat anggota polri bertambah berat beban. Kasus almarhum Aldino ini menjadi contoh masih banyak anggapan polisi pasti banyak duit padahal tidak begitu. Istri anggota Polri harus mendukung karier suami dan harus bisa menerima kondisi suami apa adanya, jangan neko-neko,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Hamidah Abdurrachman mengaku prihatin dengan kasus bunuh diri yang dilakukan anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Tarok, Padang, Sumatera Barat.&amp;nbsp; &quot;Kompolnas sangat prihatin sampai ada anggota yang mengambil jalan pintas seperti ini. Terhadap hal ini Kompolnas meminta agar Kapolres lebih menjalin komunikasi yang dekat dengan anggota sehingga tahu apa masalah yang dihadapi anggotanya. Jangan sampai hubungan pimpinan ini hanya menyangkut pekerjaan saja, Di lain sisi&amp;nbsp; evaluasi situasi psikis anggota juga perlu di evaluasi secara berkala&quot; ujar Hamidah melalui pesan singkat kepada Okezone, Rabu (12/6/2013).Tidak hanya itu saja, Hamidah juga meminta kepada istri kepolisian untuk selalu bersyukur atas pekerjaan yang diemban suaminya sebagai petugas keamanan negara.&amp;nbsp; &quot;Disamping itu anggota Bayangkari harus menyadari kedudukan dan situasi suaminya sebagai anggota Polri. Jangan sampai terjebak kehidupan konsumtif dan berakibat anggota polri bertambah berat beban. Kasus almarhum Aldino ini menjadi contoh masih banyak anggapan polisi pasti banyak duit padahal tidak begitu. Istri anggota Polri harus mendukung karier suami dan harus bisa menerima kondisi suami apa adanya, jangan neko-neko,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
