<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sejak Diresmikan, Memorial Soeharto Ramai Dikunjungi</title><description>Memorial Soeharto di Kabupaten Bantul, DIY, semakin ramai dikunjungi sejak diresmikan Sabtu pekan lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/12/510/820621/sejak-diresmikan-memorial-soeharto-ramai-dikunjungi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/12/510/820621/sejak-diresmikan-memorial-soeharto-ramai-dikunjungi"/><item><title>Sejak Diresmikan, Memorial Soeharto Ramai Dikunjungi</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/12/510/820621/sejak-diresmikan-memorial-soeharto-ramai-dikunjungi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/12/510/820621/sejak-diresmikan-memorial-soeharto-ramai-dikunjungi</guid><pubDate>Rabu 12 Juni 2013 09:00 WIB</pubDate><dc:creator>Kuntadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/12/510/820621/21KBzyq8aU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Memorial Soeharto (Foto: Kuntadi/Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/12/510/820621/21KBzyq8aU.jpg</image><title>Memorial Soeharto (Foto: Kuntadi/Koran Sindo)</title></images><description>BANTUL - Memorial Jenderal Besar HM Soeharto yang diresmikan pada Sabtu, 8 Juni 2013, ternyata diminati banyak masyarakat. Memorial yang terletak di Dusun Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Kabupaten Bantul, DIY, itu setiap hari dipadatai ratusan pengunjung.Meorial yang dibangun untuk mengenang jasa mantan Presiden RI itu sebenarnya sudah dikunjungi sebelum diresmikan. Namun, setelah diresmikan jumlahnya semakin bertambah.&amp;nbsp;Tidak hanya warga DIY, banyak pengunjung yng datang dari luar provinsi dan pulau.&amp;ldquo;Hari Minggu lalu ada 500 orang yang datang. Sekarang lumayan banyak juga,&amp;rdquo;&amp;nbsp;jelas Totok, petugas jaga Memorial Soeharto.Pengunjung, kata dia, tidak dikenakan biaya. Mereka bisa menyaksikan diorama hingga melihat beberapa peninggalan Soeharto, mulai dari petilasan tempat dilahirkan hingga sumur.Salah satu pengunjung, Nur Asmarani, mengaku sengaja datang dari rumahnya di Balikpapan, Kalimantan Timur, hanya untuk melihat memorial tersebut.&amp;ldquo;Saya beberapa kali memimpikan beliau makanya saya datang dari Balikpapan ke sini,&amp;rdquo; ujar Nur.Selain dari kalangan pribadi, banyak juga pengunjung dari kalangan pelajar, seperti siswa SMPN 1 Moyudan, Sleman.&amp;ldquo;Penasaran saja ingin melihat dan ternyata cukup bagus,&amp;rdquo; ujar Nindya, seorang siswi SMPN 1 Moyudan.</description><content:encoded>BANTUL - Memorial Jenderal Besar HM Soeharto yang diresmikan pada Sabtu, 8 Juni 2013, ternyata diminati banyak masyarakat. Memorial yang terletak di Dusun Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Kabupaten Bantul, DIY, itu setiap hari dipadatai ratusan pengunjung.Meorial yang dibangun untuk mengenang jasa mantan Presiden RI itu sebenarnya sudah dikunjungi sebelum diresmikan. Namun, setelah diresmikan jumlahnya semakin bertambah.&amp;nbsp;Tidak hanya warga DIY, banyak pengunjung yng datang dari luar provinsi dan pulau.&amp;ldquo;Hari Minggu lalu ada 500 orang yang datang. Sekarang lumayan banyak juga,&amp;rdquo;&amp;nbsp;jelas Totok, petugas jaga Memorial Soeharto.Pengunjung, kata dia, tidak dikenakan biaya. Mereka bisa menyaksikan diorama hingga melihat beberapa peninggalan Soeharto, mulai dari petilasan tempat dilahirkan hingga sumur.Salah satu pengunjung, Nur Asmarani, mengaku sengaja datang dari rumahnya di Balikpapan, Kalimantan Timur, hanya untuk melihat memorial tersebut.&amp;ldquo;Saya beberapa kali memimpikan beliau makanya saya datang dari Balikpapan ke sini,&amp;rdquo; ujar Nur.Selain dari kalangan pribadi, banyak juga pengunjung dari kalangan pelajar, seperti siswa SMPN 1 Moyudan, Sleman.&amp;ldquo;Penasaran saja ingin melihat dan ternyata cukup bagus,&amp;rdquo; ujar Nindya, seorang siswi SMPN 1 Moyudan.</content:encoded></item></channel></rss>
