<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Pertimbangan PDIP Capreskan Jokowi</title><description>Dukungan masyarakat terhadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi calon presiden (Capres) terus bergulir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/17/339/822868/ini-pertimbangan-pdip-capreskan-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/17/339/822868/ini-pertimbangan-pdip-capreskan-jokowi"/><item><title>Ini Pertimbangan PDIP Capreskan Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/17/339/822868/ini-pertimbangan-pdip-capreskan-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/17/339/822868/ini-pertimbangan-pdip-capreskan-jokowi</guid><pubDate>Senin 17 Juni 2013 07:04 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/17/339/822868/e3pd9nbCdY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi dan Ahok usai dilantik jadi gubernur DKI (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/17/339/822868/e3pd9nbCdY.jpg</image><title>Jokowi dan Ahok usai dilantik jadi gubernur DKI (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dukungan masyarakat terhadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi calon presiden (Capres) terus bergulir. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengapresiasi dukungan itu.&quot;Intinya, PDIP menghargai dan mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap Pak Jokowi. Itu membuktikan bahwa sebagai kader PDIP Jokowi mampu membuktikan dirinya sebagai pemimpin dari rahim PDIP bisa di terima masyarakat. Artinya, kaderisasi di kubu PDIP berjalan baik,&quot; kata Wakil Sekretaris Jenderal PDIP, Ahmad Basarah saat dihubungi Okezone, Minggu (16/6/2013).Namun, Basarah mengaku, PDIP belum memikirkan terkait apakah Jokowi akan diusung atau tidak oleh partai berlambang banteng moncong putih itu pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.&quot;Sebab, kewenangan menetapkan Capres dan Cawapres PDIP berdasarkan Rakernas PDIP pada 2011, diserahkan sepenuhnya kepada Ibu Megawati selaku ketum,&quot; tegasnya.Kemudian, pertimbangan lainnya adalah, Jokowi masih belum genap satu tahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Sehingga, baik Jokowi dan PDIP masih punya hutang kepada warga Jakarta untuk menunaikan janji politik saat kampanye Pilgub DKI.&quot;Tentu saja secara moral dan politik, PDIP dan Jokowi akan bersungguh-sungguh menunaikan janji membangun Jakarta Baru lebih manusiawi, sejahtera dan beradab berdasarkan Pancasila,&quot; terangnya.Anggota Komisi III DPR itu menegaskan, saat ini DPP PDIP belum mengadakan pembicaraan soal rencana pencapresan Jokowi. &quot;Kami sedang mencermati dukungan ini dan sama sekali belum membahas. Tentunya, penetapan capres tergantung kebijakan Bu Megawati,&quot; tutup Basarah.</description><content:encoded>JAKARTA - Dukungan masyarakat terhadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi calon presiden (Capres) terus bergulir. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengapresiasi dukungan itu.&quot;Intinya, PDIP menghargai dan mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap Pak Jokowi. Itu membuktikan bahwa sebagai kader PDIP Jokowi mampu membuktikan dirinya sebagai pemimpin dari rahim PDIP bisa di terima masyarakat. Artinya, kaderisasi di kubu PDIP berjalan baik,&quot; kata Wakil Sekretaris Jenderal PDIP, Ahmad Basarah saat dihubungi Okezone, Minggu (16/6/2013).Namun, Basarah mengaku, PDIP belum memikirkan terkait apakah Jokowi akan diusung atau tidak oleh partai berlambang banteng moncong putih itu pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.&quot;Sebab, kewenangan menetapkan Capres dan Cawapres PDIP berdasarkan Rakernas PDIP pada 2011, diserahkan sepenuhnya kepada Ibu Megawati selaku ketum,&quot; tegasnya.Kemudian, pertimbangan lainnya adalah, Jokowi masih belum genap satu tahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Sehingga, baik Jokowi dan PDIP masih punya hutang kepada warga Jakarta untuk menunaikan janji politik saat kampanye Pilgub DKI.&quot;Tentu saja secara moral dan politik, PDIP dan Jokowi akan bersungguh-sungguh menunaikan janji membangun Jakarta Baru lebih manusiawi, sejahtera dan beradab berdasarkan Pancasila,&quot; terangnya.Anggota Komisi III DPR itu menegaskan, saat ini DPP PDIP belum mengadakan pembicaraan soal rencana pencapresan Jokowi. &quot;Kami sedang mencermati dukungan ini dan sama sekali belum membahas. Tentunya, penetapan capres tergantung kebijakan Bu Megawati,&quot; tutup Basarah.</content:encoded></item></channel></rss>
