<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bentrok Juga Pecah di Kampus Unismuh Makassar</title><description>Berntok di Makassar meluas, setelah di depan Kampus UIN dan Kantor Gubernur Sulsel, kini mahasiswa Unismuh saling serang dengan polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/17/340/823319/bentrok-juga-pecah-di-kampus-unismuh-makassar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/17/340/823319/bentrok-juga-pecah-di-kampus-unismuh-makassar"/><item><title>Bentrok Juga Pecah di Kampus Unismuh Makassar</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/17/340/823319/bentrok-juga-pecah-di-kampus-unismuh-makassar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/17/340/823319/bentrok-juga-pecah-di-kampus-unismuh-makassar</guid><pubDate>Senin 17 Juni 2013 18:26 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/17/340/823319/8VPwECqh8u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demo menolak rencana penaikan harga BBM di Makassar (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/17/340/823319/8VPwECqh8u.jpg</image><title>Demo menolak rencana penaikan harga BBM di Makassar (Foto: Okezone)</title></images><description>MAKASSAR - Hampir bersamaan dengan bentrokan di Kampus UIN Makassar dan Kantor Gubernur Sulsel, mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar juga saling serang dengan polisi di depan kampus mereka di Jalan Sultan Alauddin, Senin (17/6/2013) petang.Bentrokan terjadi menyusul aksi mahasiswa yang menutup Jalan Sultan Alauddin sejak siang hingga petang ini. Pemblokiran jalan menyebabkan kemacetan panjang di jalur penghubung Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa tersebut.Hingga berita ini diturunkan, aksi saling serang antara mahasiswa dan petugas di depan kampus masih berlangsung.Petugas Brimob Polda Sulselbar berupaya memukul mundur massa dengan menebakkan gas air mata agar massa masuk ke dalam kampus. Mahasiswa membalas tembakan petugas dengan batu dan bom Molotov.Sementara itu, di depan Kampus UIN Alauddin, ratusan warga juga terlibat bentrok dengan mahasiswa, mulai membakar sepeda motor. Ada dua sepeda motor. Belum diketahui siapa pemilik dua unit sepeda motor yang dibakar warga tersebut.&amp;nbsp;Sesekali, mahasiswa melempar batu dari dalam kampus.Sementara itu, di sekitar Kampus UIN, sudah tidak terlihat polisi berpakaian lengkap. Setelah polisi berhasil memukul mundur mahasiswa, petugas berangsur meninggalkan lokasi untuk mengamankan lokasi lain.</description><content:encoded>MAKASSAR - Hampir bersamaan dengan bentrokan di Kampus UIN Makassar dan Kantor Gubernur Sulsel, mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar juga saling serang dengan polisi di depan kampus mereka di Jalan Sultan Alauddin, Senin (17/6/2013) petang.Bentrokan terjadi menyusul aksi mahasiswa yang menutup Jalan Sultan Alauddin sejak siang hingga petang ini. Pemblokiran jalan menyebabkan kemacetan panjang di jalur penghubung Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa tersebut.Hingga berita ini diturunkan, aksi saling serang antara mahasiswa dan petugas di depan kampus masih berlangsung.Petugas Brimob Polda Sulselbar berupaya memukul mundur massa dengan menebakkan gas air mata agar massa masuk ke dalam kampus. Mahasiswa membalas tembakan petugas dengan batu dan bom Molotov.Sementara itu, di depan Kampus UIN Alauddin, ratusan warga juga terlibat bentrok dengan mahasiswa, mulai membakar sepeda motor. Ada dua sepeda motor. Belum diketahui siapa pemilik dua unit sepeda motor yang dibakar warga tersebut.&amp;nbsp;Sesekali, mahasiswa melempar batu dari dalam kampus.Sementara itu, di sekitar Kampus UIN, sudah tidak terlihat polisi berpakaian lengkap. Setelah polisi berhasil memukul mundur mahasiswa, petugas berangsur meninggalkan lokasi untuk mengamankan lokasi lain.</content:encoded></item></channel></rss>
