<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Jangan Sampai Gunakan Kekerasaan Antisipasi Demo</title><description>Pemerintah dan DPR telah bersepakat untuk menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/18/337/823489/polisi-jangan-sampai-gunakan-kekerasaan-antisipasi-demo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/18/337/823489/polisi-jangan-sampai-gunakan-kekerasaan-antisipasi-demo"/><item><title>Polisi Jangan Sampai Gunakan Kekerasaan Antisipasi Demo</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/18/337/823489/polisi-jangan-sampai-gunakan-kekerasaan-antisipasi-demo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/18/337/823489/polisi-jangan-sampai-gunakan-kekerasaan-antisipasi-demo</guid><pubDate>Selasa 18 Juni 2013 08:54 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/18/337/823489/Pvpr2sRS47.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/18/337/823489/Pvpr2sRS47.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah dan DPR telah bersepakat untuk menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun, hal ini tentu akan memancing berbagai penolakan atau demonstrasi keras di seluruh lapisan masyarakat.
&amp;nbsp;
Terkait hal tersebut, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengingatkan kepada pemerintah, terutama aparat keamanan bersikap lebih ramah menghadapi kemungkinan munculnya aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM.
&amp;nbsp;
&quot;Aparat yang bertanggung jawab bisa bersikap tidak represif, tapi mengayomi dan beri penjelasan soal kebijakan ini,&quot; kata Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2013) malam.
&amp;nbsp;
Himbauan PDIP ini bukanlah tanpa alasan. Saat ini, tidak jarang aparat keamanan bersikap represif atau menggunakan cara kekerasan untuk menghalau para demonstran.
&amp;nbsp;
Menurut Puan, antisipasi demo dengan cara kekerasaan harus dihindari oleh aparat keamnan.
&amp;nbsp;
&quot;Ini konsekuensi keputusan politik yang diambil. Kalau pemerintah harus berani hadapi konsekuensi menaikann harga BBM, pemerintah juga wajib menjaga ketertiban,&quot; himbau Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah dan DPR telah bersepakat untuk menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun, hal ini tentu akan memancing berbagai penolakan atau demonstrasi keras di seluruh lapisan masyarakat.
&amp;nbsp;
Terkait hal tersebut, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengingatkan kepada pemerintah, terutama aparat keamanan bersikap lebih ramah menghadapi kemungkinan munculnya aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM.
&amp;nbsp;
&quot;Aparat yang bertanggung jawab bisa bersikap tidak represif, tapi mengayomi dan beri penjelasan soal kebijakan ini,&quot; kata Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2013) malam.
&amp;nbsp;
Himbauan PDIP ini bukanlah tanpa alasan. Saat ini, tidak jarang aparat keamanan bersikap represif atau menggunakan cara kekerasan untuk menghalau para demonstran.
&amp;nbsp;
Menurut Puan, antisipasi demo dengan cara kekerasaan harus dihindari oleh aparat keamnan.
&amp;nbsp;
&quot;Ini konsekuensi keputusan politik yang diambil. Kalau pemerintah harus berani hadapi konsekuensi menaikann harga BBM, pemerintah juga wajib menjaga ketertiban,&quot; himbau Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu.</content:encoded></item></channel></rss>
