<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri Pastikan Tak Gunakan Peluru Tajam di Jambi</title><description>Kapolri Jenderal Timur Pradopo memastikan jika wartawan Trans7, Nugroho  Anton tidak kena peluru tajam saat meliput aksi bentrokan antara  mahasiswa dan polisi di Jambi, kemarin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/18/339/823748/kapolri-pastikan-tak-gunakan-peluru-tajam-di-jambi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/18/339/823748/kapolri-pastikan-tak-gunakan-peluru-tajam-di-jambi"/><item><title>Kapolri Pastikan Tak Gunakan Peluru Tajam di Jambi</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/18/339/823748/kapolri-pastikan-tak-gunakan-peluru-tajam-di-jambi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/18/339/823748/kapolri-pastikan-tak-gunakan-peluru-tajam-di-jambi</guid><pubDate>Selasa 18 Juni 2013 15:07 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/18/339/823748/hfydh3B4um.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/18/339/823748/hfydh3B4um.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kapolri Jenderal Timur Pradopo memastikan jika wartawan Trans7, Nugroho Anton tidak kena peluru tajam saat meliput aksi bentrokan antara mahasiswa dan polisi di Jambi, kemarin. &quot;Bukan (peluru tajam), selongong, itu kemasan, tabung, gitu kira-kira,&quot; kata&amp;nbsp; kata Timur usai rapat dengan Komisi III DPR RI, di DPR, Jakarta, Selasa (18/6/2013).&amp;nbsp;Dia menjelaskan, situasi saat itu memang kurang kondiusif. Saat itu, para demonstran merangsek untuk masuk ke dalam gedung DPRD. Karena itu, aparat keamanan melepaskan tembakan gas air mata. &quot;Ada yang bilang peluru tajam dan apapun, itu sesungguhnya gas air mata,&quot; jelasnya.Timur juga menjelaskan, Kapolda Jambi dan jajarannya juga akan bertanggungjawab atas kejadian ini.Timur menambahkan, jika memang ada kesalahan yang dilakukan aparatnya, tentu akan diproses dengan melihat kesalahannya, apakah hukuman disipilin atau pelanggaran hukum. &quot;Semuanya, kalau dia ada salah. Tentu saja disiplin atau pelanggaran hukum, tentu kita akan proses,&quot; paparnya.Seperti diketahui, Jurnalis Trans7 Nugroho Anton mendapatkan luka tembak saat meliput aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM di depan Gedung DPRD Jambi. Kini dia tengah mendapatkan perawatan di RSUD Mattaher Jambi.</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri Jenderal Timur Pradopo memastikan jika wartawan Trans7, Nugroho Anton tidak kena peluru tajam saat meliput aksi bentrokan antara mahasiswa dan polisi di Jambi, kemarin. &quot;Bukan (peluru tajam), selongong, itu kemasan, tabung, gitu kira-kira,&quot; kata&amp;nbsp; kata Timur usai rapat dengan Komisi III DPR RI, di DPR, Jakarta, Selasa (18/6/2013).&amp;nbsp;Dia menjelaskan, situasi saat itu memang kurang kondiusif. Saat itu, para demonstran merangsek untuk masuk ke dalam gedung DPRD. Karena itu, aparat keamanan melepaskan tembakan gas air mata. &quot;Ada yang bilang peluru tajam dan apapun, itu sesungguhnya gas air mata,&quot; jelasnya.Timur juga menjelaskan, Kapolda Jambi dan jajarannya juga akan bertanggungjawab atas kejadian ini.Timur menambahkan, jika memang ada kesalahan yang dilakukan aparatnya, tentu akan diproses dengan melihat kesalahannya, apakah hukuman disipilin atau pelanggaran hukum. &quot;Semuanya, kalau dia ada salah. Tentu saja disiplin atau pelanggaran hukum, tentu kita akan proses,&quot; paparnya.Seperti diketahui, Jurnalis Trans7 Nugroho Anton mendapatkan luka tembak saat meliput aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM di depan Gedung DPRD Jambi. Kini dia tengah mendapatkan perawatan di RSUD Mattaher Jambi.</content:encoded></item></channel></rss>
