<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditanya Nasib PKS, Tifatul Malah Berpantun</title><description>Saat ditanya mengenai hal tersebut, anggota Majelis Syuro PKS Tifatul  Sembiring justru menanggapinya dengan santai. Pria yang menjabat sebagai  Menteri Komunikasi dan Informatika itu malah berpantun saat disinggung  soal nasib partainya di koalisi pemerintahan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/18/339/823807/ditanya-nasib-pks-tifatul-malah-berpantun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/18/339/823807/ditanya-nasib-pks-tifatul-malah-berpantun"/><item><title>Ditanya Nasib PKS, Tifatul Malah Berpantun</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/18/339/823807/ditanya-nasib-pks-tifatul-malah-berpantun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/18/339/823807/ditanya-nasib-pks-tifatul-malah-berpantun</guid><pubDate>Selasa 18 Juni 2013 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/18/339/823807/IKRLeBVPAI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">dokumentasi okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/18/339/823807/IKRLeBVPAI.jpg</image><title>dokumentasi okezone.com</title></images><description>JAKARTA - Nasib Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang kekeuh menolak perubahan Rancangan APBN-P 2013 menyangkut kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi membuat Sekretariat Gabungan Koalisi Partai semakin memanas. Bahkan, kabar dikeluarkannya partai berlambang bulan sabit kembar itu dari Setgab terus bergulir.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Saat ditanya mengenai hal tersebut, anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring justru menanggapinya dengan santai. Pria yang menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika itu malah berpantun saat disinggung soal nasib partainya di koalisi pemerintahan.
&amp;nbsp;
&quot;Siapa takut dilamut ombak,  jangan berumah di tepi pantai, siapa takut jantungnya bergolak, jangan masuk ke dalam partai,&quot; ucapnya sambil tertawa, saat ditemui wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/6/2013).
&amp;nbsp;
PKS memang diketahui sebagai salah satu partai anggota koalisi yang tidak sepakat dengan kebijakan pemerintah pusat untuk menaikkan harga BBM bersubsidi. Hal itu dinilai akan berbuntut pada dikeluarkannya PKS dari koalisi.
&amp;nbsp;
Jabatan tiga kader PKS sebagai menteri pun terancam dicopot. Mereka adalah Menkominfo Tifatul Sembiring, Menteri Pertanian Suswono, dan Menteri Sosial Salim Segaf al Jufri.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Nasib Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang kekeuh menolak perubahan Rancangan APBN-P 2013 menyangkut kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi membuat Sekretariat Gabungan Koalisi Partai semakin memanas. Bahkan, kabar dikeluarkannya partai berlambang bulan sabit kembar itu dari Setgab terus bergulir.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Saat ditanya mengenai hal tersebut, anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring justru menanggapinya dengan santai. Pria yang menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika itu malah berpantun saat disinggung soal nasib partainya di koalisi pemerintahan.
&amp;nbsp;
&quot;Siapa takut dilamut ombak,  jangan berumah di tepi pantai, siapa takut jantungnya bergolak, jangan masuk ke dalam partai,&quot; ucapnya sambil tertawa, saat ditemui wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/6/2013).
&amp;nbsp;
PKS memang diketahui sebagai salah satu partai anggota koalisi yang tidak sepakat dengan kebijakan pemerintah pusat untuk menaikkan harga BBM bersubsidi. Hal itu dinilai akan berbuntut pada dikeluarkannya PKS dari koalisi.
&amp;nbsp;
Jabatan tiga kader PKS sebagai menteri pun terancam dicopot. Mereka adalah Menkominfo Tifatul Sembiring, Menteri Pertanian Suswono, dan Menteri Sosial Salim Segaf al Jufri.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
