<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Korban Penembakan Polisi di Ternate Dirujuk ke RSCM Jakarta</title><description>Kondisi korban penembakan dalam bentrok mahasiswa polisi di Kota Ternate, Maluku Utara, pada Senin, 17 Juni 2013, memburuk.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/18/340/823630/korban-penembakan-polisi-di-ternate-dirujuk-ke-rscm-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/18/340/823630/korban-penembakan-polisi-di-ternate-dirujuk-ke-rscm-jakarta"/><item><title> Korban Penembakan Polisi di Ternate Dirujuk ke RSCM Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/18/340/823630/korban-penembakan-polisi-di-ternate-dirujuk-ke-rscm-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/18/340/823630/korban-penembakan-polisi-di-ternate-dirujuk-ke-rscm-jakarta</guid><pubDate>Selasa 18 Juni 2013 12:26 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsudin Sidik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/18/340/823630/IkhITxTddz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/18/340/823630/IkhITxTddz.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>TERNATE - Kondisi korban penembakan dalam bentrok mahasiswa polisi di Kota Ternate, Maluku Utara, pada Senin, 17 Juni 2013, memburuk. Sejumlah korban terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, karena RSUD Chasan Bisorie tidak berani melakukan tindakan medis. Korban yang dirujuk ke RSCM adalah Aroby Kelirey (27), wartawan Harian Mata Publik, yang merupakan korban keganasan polisi. Aroby&amp;nbsp;tertembus peluru di punggung kiri.   Aroby&amp;nbsp;hanya bisa berbaring di ruang instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Chasan Bisorie, Ternate. Pihak rumah sakit tidak mampu melakukan tindakan medis untuk mengeluarkan&amp;nbsp;proyektil peluru yang bersarang di tubuhnya. Dengan terbata, dia mengaku hanya pasrah dan tidak menuntut balas atas penembakan tersebut. Dia berharap peluru yang bersarang di tubuhnya segera dikeluarkan untuk mengurangi rasa sakit.&amp;ldquo;Rencananya saya diterbangkan ke Jakarta,&amp;rdquo; ujar Aroby, Selasa (18/6/2013).Selain Aroby, ada enam mahasiswa yang menjadi korban kebrutalan aparat Polda Malut saat mengamankan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Mereka masih kritis di IGD RSUD Chasan Bisorie.&amp;nbsp;  Tiga dari tujuh mahasiswa yang terkena tembakan tersebut mengalami luka tertembus peluru di betis, satu di paha, dan di punggung.&amp;nbsp;</description><content:encoded>TERNATE - Kondisi korban penembakan dalam bentrok mahasiswa polisi di Kota Ternate, Maluku Utara, pada Senin, 17 Juni 2013, memburuk. Sejumlah korban terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, karena RSUD Chasan Bisorie tidak berani melakukan tindakan medis. Korban yang dirujuk ke RSCM adalah Aroby Kelirey (27), wartawan Harian Mata Publik, yang merupakan korban keganasan polisi. Aroby&amp;nbsp;tertembus peluru di punggung kiri.   Aroby&amp;nbsp;hanya bisa berbaring di ruang instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Chasan Bisorie, Ternate. Pihak rumah sakit tidak mampu melakukan tindakan medis untuk mengeluarkan&amp;nbsp;proyektil peluru yang bersarang di tubuhnya. Dengan terbata, dia mengaku hanya pasrah dan tidak menuntut balas atas penembakan tersebut. Dia berharap peluru yang bersarang di tubuhnya segera dikeluarkan untuk mengurangi rasa sakit.&amp;ldquo;Rencananya saya diterbangkan ke Jakarta,&amp;rdquo; ujar Aroby, Selasa (18/6/2013).Selain Aroby, ada enam mahasiswa yang menjadi korban kebrutalan aparat Polda Malut saat mengamankan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Mereka masih kritis di IGD RSUD Chasan Bisorie.&amp;nbsp;  Tiga dari tujuh mahasiswa yang terkena tembakan tersebut mengalami luka tertembus peluru di betis, satu di paha, dan di punggung.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
