<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kunker Tak Bermanfaat, Anggota DPRD Kembalikan Uang Saku</title><description>Seorang anggota DPRD Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mengembalikan uang saku kunjungan kerja karena dinilai tidak menghasilkan apa-apa dan menghabiskan anggaran saja.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/18/513/823638/kunker-tak-bermanfaat-anggota-dprd-kembalikan-uang-saku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/18/513/823638/kunker-tak-bermanfaat-anggota-dprd-kembalikan-uang-saku"/><item><title>Kunker Tak Bermanfaat, Anggota DPRD Kembalikan Uang Saku</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/18/513/823638/kunker-tak-bermanfaat-anggota-dprd-kembalikan-uang-saku</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/18/513/823638/kunker-tak-bermanfaat-anggota-dprd-kembalikan-uang-saku</guid><pubDate>Selasa 18 Juni 2013 12:41 WIB</pubDate><dc:creator>Eddie Prayitno</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/18/513/823638/lUQdZYBtBa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Salimun mengembalikan uang saku kunker (Foto: Eddie P/Sindo TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/18/513/823638/lUQdZYBtBa.jpg</image><title>Salimun mengembalikan uang saku kunker (Foto: Eddie P/Sindo TV)</title></images><description>KENDAL&amp;nbsp;- Seorang anggota DPRD Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mengembalikan uang saku kunjungan kerja karena dinilai tidak menghasilkan apa-apa dan menghabiskan anggaran saja. Dia menilai kunker hanya pemborosan anggaran tanpa hasil yang bermanfaat bagi rakyat.Langkah Salimun, anggota Fraksi Partai Golkar itu termasuk berani. Sebab, uang saku sebesar Rp2,7 juta yang diterimanya dikembalikan lagi ke Sekretariat DPRD Kendal, karena merasa tidak ada manfaatnya karena menyalahi aturan.Wakil rakyat yang juga menjadi anggota Badan Kehormatan DPRD Kendal itu mengaku sudah merekomendasikan ke anggota dewan agar tidak terlalu sering melakukan kunjungan kerja ke luar daerah. Pasalnya, selain menghamburkan uang juga tidak menghasilkan keputusan maupun kebijakan.Dia berkomitmen tidak ikut kunjungan kerja sehingga haram jika menerima uang saku tersebut. Selain itu, tambahnya, kunker yang dilakukan anggota dewan kebanyakan hanya sekadar berfoya-foya.Salimun mengaku keputusan mengembalikan uang saku kunker itu akan berdampak pada anggota dewan lainnya. Rekomendasi untuk tidak melakukan kunjungan kerja tidak digubris anggoat dewan lainnya. Menurutnya, uang kunjungan kerja lebih baik digunakan untuk memperbaiki infrastruktur jalan rusak.&amp;nbsp;Sementara itu&amp;nbsp;Sekretaris DPRD Kendal, Siti Hindun, yang menerima uang saku kunker dari Salimun mengatakan, akan mengembalikan uang tersebut ke kas daerah. Dia mengatakan, kunjungan kerja ke Cirebon diikuti 48 anggota dewan dan hanya Salimun yang tidak mengikuti kunker tersebut. (tbn)</description><content:encoded>KENDAL&amp;nbsp;- Seorang anggota DPRD Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mengembalikan uang saku kunjungan kerja karena dinilai tidak menghasilkan apa-apa dan menghabiskan anggaran saja. Dia menilai kunker hanya pemborosan anggaran tanpa hasil yang bermanfaat bagi rakyat.Langkah Salimun, anggota Fraksi Partai Golkar itu termasuk berani. Sebab, uang saku sebesar Rp2,7 juta yang diterimanya dikembalikan lagi ke Sekretariat DPRD Kendal, karena merasa tidak ada manfaatnya karena menyalahi aturan.Wakil rakyat yang juga menjadi anggota Badan Kehormatan DPRD Kendal itu mengaku sudah merekomendasikan ke anggota dewan agar tidak terlalu sering melakukan kunjungan kerja ke luar daerah. Pasalnya, selain menghamburkan uang juga tidak menghasilkan keputusan maupun kebijakan.Dia berkomitmen tidak ikut kunjungan kerja sehingga haram jika menerima uang saku tersebut. Selain itu, tambahnya, kunker yang dilakukan anggota dewan kebanyakan hanya sekadar berfoya-foya.Salimun mengaku keputusan mengembalikan uang saku kunker itu akan berdampak pada anggota dewan lainnya. Rekomendasi untuk tidak melakukan kunjungan kerja tidak digubris anggoat dewan lainnya. Menurutnya, uang kunjungan kerja lebih baik digunakan untuk memperbaiki infrastruktur jalan rusak.&amp;nbsp;Sementara itu&amp;nbsp;Sekretaris DPRD Kendal, Siti Hindun, yang menerima uang saku kunker dari Salimun mengatakan, akan mengembalikan uang tersebut ke kas daerah. Dia mengatakan, kunjungan kerja ke Cirebon diikuti 48 anggota dewan dan hanya Salimun yang tidak mengikuti kunker tersebut. (tbn)</content:encoded></item></channel></rss>
