<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Bantah Gagal Atasi Masalah Kabut Asap</title><description>Indonesia dikritik karena tidak juga meratifikasi Traktat Lintas Batas  ASEAN. Belum diratifikasinya traktat itu dianggap menjadi salah satu  halangan Indonesia mengatasi masalah kabut asap.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/19/411/824589/indonesia-bantah-gagal-atasi-masalah-kabut-asap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/19/411/824589/indonesia-bantah-gagal-atasi-masalah-kabut-asap"/><item><title>Indonesia Bantah Gagal Atasi Masalah Kabut Asap</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/19/411/824589/indonesia-bantah-gagal-atasi-masalah-kabut-asap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/19/411/824589/indonesia-bantah-gagal-atasi-masalah-kabut-asap</guid><pubDate>Rabu 19 Juni 2013 23:02 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Dwi Anggoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/19/411/824589/JT1xiOln1e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Asap yang memenuhi Singapura (Foto: The Straits Times)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/19/411/824589/JT1xiOln1e.jpg</image><title>Asap yang memenuhi Singapura (Foto: The Straits Times)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia dikritik karena tidak juga meratifikasi Traktat Lintas Batas ASEAN. Belum diratifikasinya traktat itu dianggap menjadi salah satu halangan Indonesia mengatasi masalah kabut asap.Kabut asap memang masalah yang melintasi batas negara. Kabut asap disebabkan kebakaran hutan di Sumatera, namun dampaknya terasa sampai Singapura dan Malaysia.&quot;Indonesia adalah negara dengan demokrasi yang sangat kompleks. Kita harus mendapatkan persetujuan dari DPR sebelum traktat itu diratifikasi,&quot; ujar Menlu Marty Natalegawa di Jakarta, Selasa (19/6/2013).&quot;Namun belum diratifikasinya traktat itu bukan berarti kita tidak bisa mengatasi masalah kabut asap,&quot; lanjutnya.Marty menjelaskan, pada prakteknya, negara ASEAN justru dapat efektif bekerja sama mengatasi masalah kebakaran hutan. Hanya saja tahun ini skala kebakarannya memang lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.&quot;Saya dengar di Singapura sendiri sudah 16-17 tahun sejak kejadian (skala) serupa terjadi. Harus diakui dan digarisbawahi langkah-langkah Indonesia selama ini sudah membuahkan hasil,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia dikritik karena tidak juga meratifikasi Traktat Lintas Batas ASEAN. Belum diratifikasinya traktat itu dianggap menjadi salah satu halangan Indonesia mengatasi masalah kabut asap.Kabut asap memang masalah yang melintasi batas negara. Kabut asap disebabkan kebakaran hutan di Sumatera, namun dampaknya terasa sampai Singapura dan Malaysia.&quot;Indonesia adalah negara dengan demokrasi yang sangat kompleks. Kita harus mendapatkan persetujuan dari DPR sebelum traktat itu diratifikasi,&quot; ujar Menlu Marty Natalegawa di Jakarta, Selasa (19/6/2013).&quot;Namun belum diratifikasinya traktat itu bukan berarti kita tidak bisa mengatasi masalah kabut asap,&quot; lanjutnya.Marty menjelaskan, pada prakteknya, negara ASEAN justru dapat efektif bekerja sama mengatasi masalah kebakaran hutan. Hanya saja tahun ini skala kebakarannya memang lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.&quot;Saya dengar di Singapura sendiri sudah 16-17 tahun sejak kejadian (skala) serupa terjadi. Harus diakui dan digarisbawahi langkah-langkah Indonesia selama ini sudah membuahkan hasil,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
