<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demokrat: PKS Sudah Tidak di Koalisi</title><description>PKS diharapkan segera menarik tiga  kadernya yang menjadi menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB)  II.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/20/339/824875/demokrat-pks-sudah-tidak-di-koalisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/20/339/824875/demokrat-pks-sudah-tidak-di-koalisi"/><item><title>Demokrat: PKS Sudah Tidak di Koalisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/20/339/824875/demokrat-pks-sudah-tidak-di-koalisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/20/339/824875/demokrat-pks-sudah-tidak-di-koalisi</guid><pubDate>Kamis 20 Juni 2013 13:18 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/20/339/824875/xx0SayBgVv.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/20/339/824875/xx0SayBgVv.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Partai Demokrat menegaskan bahwa  keberadaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Sekretariat Gabungan (Setgab)  Koalisi Partai sudah berakhir. Selanjutnya, PKS diharapkan segera menarik tiga  kadernya yang menjadi menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB)  II.
&amp;nbsp;
&quot;Selesai ya  selesai, itu konsekuensi. Kalau sudah ada keputusan selesai harus bisa  disikapi,&quot; kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf, di  Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/6/2013).
&amp;nbsp;
Nurhayati  membantah jika dikatakan tiga kursi menteri yang diduduki kader PKS diincar oleh  partainya.
&amp;nbsp;
&quot;Saya kira  bukan hanya Demokrat, 250 juta rakyat siap (menjadi menteri) juga mendukung dan  banyak yang pintar-pintar juga kan,&quot; terang anggota Komisi VIII DPR  ini.
&amp;nbsp;
Tiga hari  pasca-Sidang Paripurna DPR soal APBN-P 2013, PKS tetap belum mengundurkan diri  dari Setgab. Sementara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga masih  enggan untuk mengeluarkan PKS.
&amp;nbsp;
&quot;SBY tidak  menunggu. Dia Presiden yang tidak ingin ambil keputusan dengan emosi. Kalau PKS  menunggu, saya enggak tahu,&quot; tutup Nurhayati.
&amp;nbsp;
Keberadaan  PKS di Setgab terancam sejak partai berbasis Islam itu menolak kebijakan  pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Saat ini, tiga  kader PKS menjabat menteri, mereka adalah Tifatul Sembiring, Salim Segaf al  Jufri, dan Suswono.</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Demokrat menegaskan bahwa  keberadaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Sekretariat Gabungan (Setgab)  Koalisi Partai sudah berakhir. Selanjutnya, PKS diharapkan segera menarik tiga  kadernya yang menjadi menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB)  II.
&amp;nbsp;
&quot;Selesai ya  selesai, itu konsekuensi. Kalau sudah ada keputusan selesai harus bisa  disikapi,&quot; kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf, di  Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/6/2013).
&amp;nbsp;
Nurhayati  membantah jika dikatakan tiga kursi menteri yang diduduki kader PKS diincar oleh  partainya.
&amp;nbsp;
&quot;Saya kira  bukan hanya Demokrat, 250 juta rakyat siap (menjadi menteri) juga mendukung dan  banyak yang pintar-pintar juga kan,&quot; terang anggota Komisi VIII DPR  ini.
&amp;nbsp;
Tiga hari  pasca-Sidang Paripurna DPR soal APBN-P 2013, PKS tetap belum mengundurkan diri  dari Setgab. Sementara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga masih  enggan untuk mengeluarkan PKS.
&amp;nbsp;
&quot;SBY tidak  menunggu. Dia Presiden yang tidak ingin ambil keputusan dengan emosi. Kalau PKS  menunggu, saya enggak tahu,&quot; tutup Nurhayati.
&amp;nbsp;
Keberadaan  PKS di Setgab terancam sejak partai berbasis Islam itu menolak kebijakan  pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Saat ini, tiga  kader PKS menjabat menteri, mereka adalah Tifatul Sembiring, Salim Segaf al  Jufri, dan Suswono.</content:encoded></item></channel></rss>
