<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>FPI: Larang Polwan Berjilbab, Wakapolri Kurang Kerjaan</title><description>Front Pembelas Islam (FPI) mengecam pernyataan Wakapolri, Komjen Pol Nanan Sukarna, terkait larangan penggunaan jilbab bagi polisi wanita (polwan).</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/21/337/825255/fpi-larang-polwan-berjilbab-wakapolri-kurang-kerjaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/21/337/825255/fpi-larang-polwan-berjilbab-wakapolri-kurang-kerjaan"/><item><title>FPI: Larang Polwan Berjilbab, Wakapolri Kurang Kerjaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/21/337/825255/fpi-larang-polwan-berjilbab-wakapolri-kurang-kerjaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/21/337/825255/fpi-larang-polwan-berjilbab-wakapolri-kurang-kerjaan</guid><pubDate>Jum'at 21 Juni 2013 05:37 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/21/337/825255/AWc3T2HS4S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/21/337/825255/AWc3T2HS4S.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>DEPOK&amp;nbsp;- Front Pembelas Islam (FPI) mengecam pernyataan Wakapolri, Komjen Pol Nanan Sukarna, terkait larangan penggunaan jilbab bagi polisi wanita (polwan). FPI menuding Nanan hanya mencari sensasi.&quot;Intinya Wakapolri Nanan Sukarna cuma cari sensasi dan mungkin ingin cepat jadi Kapolri berhubung enggak lama lagi mau pensiun jadi buat pernyataan seperti orang stres,&quot; tukas Ketua FPI Depok, Habib Idrus Algadri, kepada&amp;nbsp;Okezone, Kamis 20 Juni.Idrus menegaskan Nanan perlu meminta maaf kepada umat muslim. Dengan menyebut polwan memakai jilbab akan mengganggu kinerja polwan, sama saja berkata bahwa hukum Islam penghambat bagi semua permasalahan.&quot;Kalau minta maaf perlu banget soalnya pernyataannya (Nanan) sangat menyakitkan umat Islam, mungkin dia (Nanan) lagi galau kali, enggak ada kerjaan sampai berani menantang umat Islam,&quot; tegasnya.Idrus mendukung Kapolri yang memperbolehkan polwan berjilbab. Kapolri, lanjutnya, wajib menegur anak buahnya.&quot;Sikap Kapolri perlu diacungkan dua jempol berbeda dengan wakilnya, kalau pernyataan Wakapolri ini enggak ditanggapi dengan serius akan banyak Nanan baru yang menantang umat Islam mencari sensasi,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>DEPOK&amp;nbsp;- Front Pembelas Islam (FPI) mengecam pernyataan Wakapolri, Komjen Pol Nanan Sukarna, terkait larangan penggunaan jilbab bagi polisi wanita (polwan). FPI menuding Nanan hanya mencari sensasi.&quot;Intinya Wakapolri Nanan Sukarna cuma cari sensasi dan mungkin ingin cepat jadi Kapolri berhubung enggak lama lagi mau pensiun jadi buat pernyataan seperti orang stres,&quot; tukas Ketua FPI Depok, Habib Idrus Algadri, kepada&amp;nbsp;Okezone, Kamis 20 Juni.Idrus menegaskan Nanan perlu meminta maaf kepada umat muslim. Dengan menyebut polwan memakai jilbab akan mengganggu kinerja polwan, sama saja berkata bahwa hukum Islam penghambat bagi semua permasalahan.&quot;Kalau minta maaf perlu banget soalnya pernyataannya (Nanan) sangat menyakitkan umat Islam, mungkin dia (Nanan) lagi galau kali, enggak ada kerjaan sampai berani menantang umat Islam,&quot; tegasnya.Idrus mendukung Kapolri yang memperbolehkan polwan berjilbab. Kapolri, lanjutnya, wajib menegur anak buahnya.&quot;Sikap Kapolri perlu diacungkan dua jempol berbeda dengan wakilnya, kalau pernyataan Wakapolri ini enggak ditanggapi dengan serius akan banyak Nanan baru yang menantang umat Islam mencari sensasi,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
