<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahasiswa Blokir Jalan Urip Sumoharjo Makassar   </title><description>Kebijakan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali  menuai aksi demonstrasi mahasiswa. Mahasiswa di Makassar, Sulawesi  Selatan melakukan pemblokiran jalan sejak tadi malam hingga pagi ini.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/22/340/825920/mahasiswa-blokir-jalan-urip-sumoharjo-makassar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/22/340/825920/mahasiswa-blokir-jalan-urip-sumoharjo-makassar"/><item><title>Mahasiswa Blokir Jalan Urip Sumoharjo Makassar   </title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/22/340/825920/mahasiswa-blokir-jalan-urip-sumoharjo-makassar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/22/340/825920/mahasiswa-blokir-jalan-urip-sumoharjo-makassar</guid><pubDate>Sabtu 22 Juni 2013 08:02 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Nur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/22/340/825920/yIAwYjdTCK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/22/340/825920/yIAwYjdTCK.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>MAKASSAR - Kebijakan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menuai aksi demonstrasi mahasiswa. Mahasiswa di Makassar, Sulawesi Selatan melakukan pemblokiran jalan sejak tadi malam hingga pagi ini, Sabtu (22/6/2013).
&amp;nbsp;
Bahkan, sebuah mobil plat merah menjadi bulan-bulanan mahasiswa. Polisi yang berada tidak jauh dari titik aksi mahasiswa terpaksa melepaskan gas air mata untuk membubarkan massa.
&amp;nbsp;
Pemblokiran jalan dilakukan mahasiswa dari Universitas 45 di depan kampus mereka di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar. Selain membakar ban bekas, mereka juga menggunakan bambu untuk menutupi ruas jalan tersebut. Lantaran dianggap sudah mengganggu ketertiban, polisi terpaksa melepaskan gas air mata ke arah mahasiswa.
&amp;nbsp;
Mahasiswa yang berang dengan tindakan represif aparat, kembali menutup penuh jalan dan menghadang sebuah mobil plat merah serta merusaknya beramai-ramai. Sejumlah pemuda dari warga sekitar juga turut dalam aksi demo ini.
&amp;nbsp;
Massa juga memblokir jalan fly over dengan cara membakar ban ditengah jalan. Mereka bahkan sesekali melempari polisi dengan menggunakan batu.
Guna menghindari bentrokan yang tidak di inginkan, sejumlah polisi akhirnya memilih untuk mundur.
&amp;nbsp;
Aksi mahasiswa ini rencananya akan terus berlangsung hingga pemerintah mendengarkan aspirasi mereka dan kembali menurunkan harga BBM.</description><content:encoded>MAKASSAR - Kebijakan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menuai aksi demonstrasi mahasiswa. Mahasiswa di Makassar, Sulawesi Selatan melakukan pemblokiran jalan sejak tadi malam hingga pagi ini, Sabtu (22/6/2013).
&amp;nbsp;
Bahkan, sebuah mobil plat merah menjadi bulan-bulanan mahasiswa. Polisi yang berada tidak jauh dari titik aksi mahasiswa terpaksa melepaskan gas air mata untuk membubarkan massa.
&amp;nbsp;
Pemblokiran jalan dilakukan mahasiswa dari Universitas 45 di depan kampus mereka di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar. Selain membakar ban bekas, mereka juga menggunakan bambu untuk menutupi ruas jalan tersebut. Lantaran dianggap sudah mengganggu ketertiban, polisi terpaksa melepaskan gas air mata ke arah mahasiswa.
&amp;nbsp;
Mahasiswa yang berang dengan tindakan represif aparat, kembali menutup penuh jalan dan menghadang sebuah mobil plat merah serta merusaknya beramai-ramai. Sejumlah pemuda dari warga sekitar juga turut dalam aksi demo ini.
&amp;nbsp;
Massa juga memblokir jalan fly over dengan cara membakar ban ditengah jalan. Mereka bahkan sesekali melempari polisi dengan menggunakan batu.
Guna menghindari bentrokan yang tidak di inginkan, sejumlah polisi akhirnya memilih untuk mundur.
&amp;nbsp;
Aksi mahasiswa ini rencananya akan terus berlangsung hingga pemerintah mendengarkan aspirasi mereka dan kembali menurunkan harga BBM.</content:encoded></item></channel></rss>
