<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Khamenei: Barat Harus Berhenti Bersikap Keras Kepala</title><description>Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei menyalahkan negara barat  yang membuka permusuhan dengan Iran, khususnya mengenai program nuklir  yang Iran miliki. Menurutnya perbedaan antara mereka bisa diatasi bila  barat tidak keras kepala.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/28/412/828619/khamenei-barat-harus-berhenti-bersikap-keras-kepala</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/28/412/828619/khamenei-barat-harus-berhenti-bersikap-keras-kepala"/><item><title>Khamenei: Barat Harus Berhenti Bersikap Keras Kepala</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/28/412/828619/khamenei-barat-harus-berhenti-bersikap-keras-kepala</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/28/412/828619/khamenei-barat-harus-berhenti-bersikap-keras-kepala</guid><pubDate>Jum'at 28 Juni 2013 01:02 WIB</pubDate><dc:creator>Fajar Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/27/412/828619/r4812DjKFN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ayatullah Ali Khamenei (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/27/412/828619/r4812DjKFN.jpg</image><title>Ayatullah Ali Khamenei (Foto: Reuters)</title></images><description>TEHERAN - Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei menyalahkan negara barat yang membuka permusuhan dengan Iran, khususnya mengenai program nuklir yang Iran miliki. Menurutnya perbedaan antara mereka bisa diatasi bila barat tidak keras kepala.&quot;Seperti yang saya katakan sebelumnya, beberapa negara memberikan perlawanan terhadap Iran dan menyebut mereka sebagai komunitas internasional, terus bersikap keras kepala. Mereka tidak ingin isu nuklir diselesaikan,&quot; jelas Khamenei, seperti dikutip FARS, Jumat (28/6/2013).&quot;Isu nuklir Iran berulangkali hampir menyentuh kesepakatan, tetapi Amerika terus menerus melontarkan alasan baru,&quot; menurut Khamenei.Khamenei menyinggung dokumen tertulis yang ditandatangani oleh Badan Energi Atom Perserikatan Bangsa-Bangsa (IAEA), mengenai penyelesaian masalah isu nuklir Iran. Menurutnya isu nuklir tersebut sudah selesai.&quot;Seharusnya, isu nuklir Iran sudah selesai, tetapi Amerika mengeluarkan isu baru dengan cepat karena mereka sadar isu nuklir adalah senjata tepat untuk mengancam dan menekan Iran,&quot; tegasnya.Negeri Paramullah sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan enam negara besar termasuk, Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, Prancis dan Jerman. Pertemuan yang dikenal dengan P5+1 itu, membicarakan program nuklir Iran. Pertemuan itu berakhir tanpa ada hasil.</description><content:encoded>TEHERAN - Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei menyalahkan negara barat yang membuka permusuhan dengan Iran, khususnya mengenai program nuklir yang Iran miliki. Menurutnya perbedaan antara mereka bisa diatasi bila barat tidak keras kepala.&quot;Seperti yang saya katakan sebelumnya, beberapa negara memberikan perlawanan terhadap Iran dan menyebut mereka sebagai komunitas internasional, terus bersikap keras kepala. Mereka tidak ingin isu nuklir diselesaikan,&quot; jelas Khamenei, seperti dikutip FARS, Jumat (28/6/2013).&quot;Isu nuklir Iran berulangkali hampir menyentuh kesepakatan, tetapi Amerika terus menerus melontarkan alasan baru,&quot; menurut Khamenei.Khamenei menyinggung dokumen tertulis yang ditandatangani oleh Badan Energi Atom Perserikatan Bangsa-Bangsa (IAEA), mengenai penyelesaian masalah isu nuklir Iran. Menurutnya isu nuklir tersebut sudah selesai.&quot;Seharusnya, isu nuklir Iran sudah selesai, tetapi Amerika mengeluarkan isu baru dengan cepat karena mereka sadar isu nuklir adalah senjata tepat untuk mengancam dan menekan Iran,&quot; tegasnya.Negeri Paramullah sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan enam negara besar termasuk, Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, Prancis dan Jerman. Pertemuan yang dikenal dengan P5+1 itu, membicarakan program nuklir Iran. Pertemuan itu berakhir tanpa ada hasil.</content:encoded></item></channel></rss>
