<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Militer Mesir Ultimatum Morsi untuk Lengser</title><description>Militer Mesir menyuarakan ultimatum kepada Presiden Mohammed Morsi untuk  memenuhi tuntutan jutaan warga Mesir, yang menginginkannya lengser.  Morsi sebelumnya diberikan waktu 48 jam untuk mundur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/02/412/830470/militer-mesir-ultimatum-morsi-untuk-lengser</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/07/02/412/830470/militer-mesir-ultimatum-morsi-untuk-lengser"/><item><title>Militer Mesir Ultimatum Morsi untuk Lengser</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/02/412/830470/militer-mesir-ultimatum-morsi-untuk-lengser</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/07/02/412/830470/militer-mesir-ultimatum-morsi-untuk-lengser</guid><pubDate>Selasa 02 Juli 2013 09:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fajar Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/02/412/830470/ROr3MNWdGT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga yang melakukan protes di Mesir (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/02/412/830470/ROr3MNWdGT.jpg</image><title>Warga yang melakukan protes di Mesir (Foto: AP)</title></images><description>KAIRO - Militer Mesir menyuarakan ultimatum kepada Presiden Mohammed Morsi untuk memenuhi tuntutan jutaan warga Mesir, yang menginginkannya lengser. Morsi sebelumnya diberikan waktu 48 jam untuk mundur.Pernyataan militer Mesir ini makin membuat posisi Morsi tersudut. Warga Mesir pun masih terus melakukan aksi protes di Kairo dan beberapa kota lainnya di Mesir.Tetapi ultimatum dari militer Mesir menimbulkan kekhawatiran bahwa militer bisa mengambil alih lagi kekuasaan. Hal itu pernah terjadi pada 2011, ketika Hosni Mubarak dilengserkan dari kekuasaannya.Sikap yang ditunjukkan oleh militer Mesir ini juga mengundang kecaman dari pendukung kekuasaan Morsi, termasuk dari Ikhwanul Muslimin. Mereka bersumpah untuk melawan tindakan militer yang dianggapnya akan melakukan kudeta terhadap Morsi.&quot;Tindakan kudeta yang melawan legitimasi akan kami lawan dengan memberikan nyawa kami,&quot; jelas tokoh Ikhwanul Muslimin Mohammed el-Beltagi, seperti dikutip Associated Press, Selasa (2/7/2013).Pendukung Morsi pun tidak ketinggalan untuk memberikan dukungan kepadanya. Puluhan ribu dari pendukung Morsi turun ke jalan ke beberapa kota di Mesir dan sempat memicu terjadi bentrokan dengan kelompok anti-Morsi. &amp;nbsp;Sekira 1.500 pria yang menggunakan pelindung, helm, dan tongkat, ditugaskan untuk melindungi aksi dari pendukung Morsi. Mereka menegaskan dukungan kepada Morsi dan siap untuk melakukan perlawanan keras.Sementara Morsi menunjukkan gelagat untuk tidak mengikuti keinginan pada pengunjuk rasa anti-pemerintah. Menurutnya, demokrasi di Mesir berkembang pesat sejak dirinya menjabat sebagai presiden. Dia tidak rela bila Mesir akan bergerak mundur.</description><content:encoded>KAIRO - Militer Mesir menyuarakan ultimatum kepada Presiden Mohammed Morsi untuk memenuhi tuntutan jutaan warga Mesir, yang menginginkannya lengser. Morsi sebelumnya diberikan waktu 48 jam untuk mundur.Pernyataan militer Mesir ini makin membuat posisi Morsi tersudut. Warga Mesir pun masih terus melakukan aksi protes di Kairo dan beberapa kota lainnya di Mesir.Tetapi ultimatum dari militer Mesir menimbulkan kekhawatiran bahwa militer bisa mengambil alih lagi kekuasaan. Hal itu pernah terjadi pada 2011, ketika Hosni Mubarak dilengserkan dari kekuasaannya.Sikap yang ditunjukkan oleh militer Mesir ini juga mengundang kecaman dari pendukung kekuasaan Morsi, termasuk dari Ikhwanul Muslimin. Mereka bersumpah untuk melawan tindakan militer yang dianggapnya akan melakukan kudeta terhadap Morsi.&quot;Tindakan kudeta yang melawan legitimasi akan kami lawan dengan memberikan nyawa kami,&quot; jelas tokoh Ikhwanul Muslimin Mohammed el-Beltagi, seperti dikutip Associated Press, Selasa (2/7/2013).Pendukung Morsi pun tidak ketinggalan untuk memberikan dukungan kepadanya. Puluhan ribu dari pendukung Morsi turun ke jalan ke beberapa kota di Mesir dan sempat memicu terjadi bentrokan dengan kelompok anti-Morsi. &amp;nbsp;Sekira 1.500 pria yang menggunakan pelindung, helm, dan tongkat, ditugaskan untuk melindungi aksi dari pendukung Morsi. Mereka menegaskan dukungan kepada Morsi dan siap untuk melakukan perlawanan keras.Sementara Morsi menunjukkan gelagat untuk tidak mengikuti keinginan pada pengunjuk rasa anti-pemerintah. Menurutnya, demokrasi di Mesir berkembang pesat sejak dirinya menjabat sebagai presiden. Dia tidak rela bila Mesir akan bergerak mundur.</content:encoded></item></channel></rss>
