<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cuaca Buruk, TNI AU Gagal Potret Kerusakan Gempa di Aceh</title><description>Pesawat TNI AU sudah berputar-putar di udara selama dua jam dengan pesawat CN 235, namun tak berhasil merekam gambar.

&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/04/340/832042/cuaca-buruk-tni-au-gagal-potret-kerusakan-gempa-di-aceh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/07/04/340/832042/cuaca-buruk-tni-au-gagal-potret-kerusakan-gempa-di-aceh"/><item><title>Cuaca Buruk, TNI AU Gagal Potret Kerusakan Gempa di Aceh</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/04/340/832042/cuaca-buruk-tni-au-gagal-potret-kerusakan-gempa-di-aceh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/07/04/340/832042/cuaca-buruk-tni-au-gagal-potret-kerusakan-gempa-di-aceh</guid><pubDate>Kamis 04 Juli 2013 17:16 WIB</pubDate><dc:creator>Salman Mardira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/04/340/832042/a6nGPUdWFU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Ilustrasi, Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/04/340/832042/a6nGPUdWFU.jpg</image><title>(Ilustrasi, Okezone)</title></images><description>BANDA ACEH - TNI Angkatan Udara gagal melakukan pemetaan lokasi kerusakan akibat gempa 6,2 skala richter di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah karena cuaca buruk.Pesawat TNI AU sudah berputar-putar di udara selama dua jam dengan pesawat CN 235, namun tak bisa merekam gambar.&amp;ldquo;Untuk sementara belum ada hasilnya karena terkendala cuaca buruk,&amp;rdquo; kata kapten pilot Mayor (Pnb) Yoyon Kuscahyono, Kamis (4/7/2013).Yoyon mengaku menerbangkan pesawatnya setinggi 11.500 meter di atas permukaan laut yang merupakan prosedur terbang di atas dataran tinggi, seperti Bener Meriah dan Aceh Tengah. Namun, hujan dan kabut tebal membuat pihaknya sulit melihat daratan.&amp;ldquo;Selama tidak kelihatan tanah, kami tidak bisa turun. Akhirnya untuk sekarang kami tidak bisa  ambil gambar,&amp;rdquo; ujarnya.Pihaknya akan mencoba lagi besok pagi bila cuaca memungkinkanKomandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel (Pnb) Wisnu Murendro menambahkan, hasil pemetaan kerusakan gempa ini akan diserahkan kepada pemerintah untuk memudahkan penanganan pascagempa.Pemetaan melalui udara ini dialakukan karena Bener Meriah dan Aceh Tengah yang letaknya di lembah gunung sulit diakses melalui darat. Terlebih, sehabis pascagempa, longsor terjadi di sejumlah titik.</description><content:encoded>BANDA ACEH - TNI Angkatan Udara gagal melakukan pemetaan lokasi kerusakan akibat gempa 6,2 skala richter di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah karena cuaca buruk.Pesawat TNI AU sudah berputar-putar di udara selama dua jam dengan pesawat CN 235, namun tak bisa merekam gambar.&amp;ldquo;Untuk sementara belum ada hasilnya karena terkendala cuaca buruk,&amp;rdquo; kata kapten pilot Mayor (Pnb) Yoyon Kuscahyono, Kamis (4/7/2013).Yoyon mengaku menerbangkan pesawatnya setinggi 11.500 meter di atas permukaan laut yang merupakan prosedur terbang di atas dataran tinggi, seperti Bener Meriah dan Aceh Tengah. Namun, hujan dan kabut tebal membuat pihaknya sulit melihat daratan.&amp;ldquo;Selama tidak kelihatan tanah, kami tidak bisa turun. Akhirnya untuk sekarang kami tidak bisa  ambil gambar,&amp;rdquo; ujarnya.Pihaknya akan mencoba lagi besok pagi bila cuaca memungkinkanKomandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel (Pnb) Wisnu Murendro menambahkan, hasil pemetaan kerusakan gempa ini akan diserahkan kepada pemerintah untuk memudahkan penanganan pascagempa.Pemetaan melalui udara ini dialakukan karena Bener Meriah dan Aceh Tengah yang letaknya di lembah gunung sulit diakses melalui darat. Terlebih, sehabis pascagempa, longsor terjadi di sejumlah titik.</content:encoded></item></channel></rss>
