<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>UU Pindah Agama Picu Kontroversi di Malaysia</title><description>Pemerintah Malaysia menarik undang-undang yang menigizinkan seorang anak masuk agama dengan izin satu orangtua saja. Kebijakan itu dibatalkan setelah menerima kecaman keras dari kelompok minoritas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/07/411/833210/uu-pindah-agama-picu-kontroversi-di-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/07/07/411/833210/uu-pindah-agama-picu-kontroversi-di-malaysia"/><item><title>UU Pindah Agama Picu Kontroversi di Malaysia</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/07/411/833210/uu-pindah-agama-picu-kontroversi-di-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/07/07/411/833210/uu-pindah-agama-picu-kontroversi-di-malaysia</guid><pubDate>Minggu 07 Juli 2013 18:09 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Dwi Anggoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/07/411/833210/Jih24vWl3C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Washington Post)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/07/411/833210/Jih24vWl3C.jpg</image><title>(Foto: Washington Post)</title></images><description>KUALA LUMPUR &amp;ndash; Pemerintah Malaysia menarik undang-undang yang menigizinkan seorang anak masuk agama dengan izin satu orangtua saja. Kebijakan itu dibatalkan setelah menerima kecaman keras dari kelompok minoritas.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kebijakan tersebut dapat menimbulkan ketegangan dalam masyarakat jika tidak ditarik. Kelompok minoritas merasa diperlakukan tidak adil,&amp;rdquo; ujar anggota Parlemen Malaysia Tian Chua, seperti dikutip AFP, Minggu (7/7/2013).
&amp;nbsp;
Isu pindah agama memang menjadi hal yang sensitif di malaysia. Seorang perempuan Hindu sempat mengadukan suaminya yang muslim, karena menentukan agama anak mereka tanpa sepengetahuannya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Menentukan agama seorang anak hanya dengan persetujuan satu orangtua saja melanggar konstitusi,&amp;rdquo; sebut pernyataan dari Dewan Pengacara Malaysia.
&amp;nbsp;
Sekira 60 persen warga Malaysia beragama Islam. Jumlah tersebut diikuti komunitas Kristen dengan sembilan persen. Penganut Hindu dan Buddha juga cukup banyak di Negei Jiran tersebut.</description><content:encoded>KUALA LUMPUR &amp;ndash; Pemerintah Malaysia menarik undang-undang yang menigizinkan seorang anak masuk agama dengan izin satu orangtua saja. Kebijakan itu dibatalkan setelah menerima kecaman keras dari kelompok minoritas.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kebijakan tersebut dapat menimbulkan ketegangan dalam masyarakat jika tidak ditarik. Kelompok minoritas merasa diperlakukan tidak adil,&amp;rdquo; ujar anggota Parlemen Malaysia Tian Chua, seperti dikutip AFP, Minggu (7/7/2013).
&amp;nbsp;
Isu pindah agama memang menjadi hal yang sensitif di malaysia. Seorang perempuan Hindu sempat mengadukan suaminya yang muslim, karena menentukan agama anak mereka tanpa sepengetahuannya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Menentukan agama seorang anak hanya dengan persetujuan satu orangtua saja melanggar konstitusi,&amp;rdquo; sebut pernyataan dari Dewan Pengacara Malaysia.
&amp;nbsp;
Sekira 60 persen warga Malaysia beragama Islam. Jumlah tersebut diikuti komunitas Kristen dengan sembilan persen. Penganut Hindu dan Buddha juga cukup banyak di Negei Jiran tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
