<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Janji Bantu Bangun Rumah Korban Gempa Aceh</title><description>Gempa pada Selasa, 2 Juli lalu, meruntuhkan rumah warga di&amp;nbsp; Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/11/337/835073/pemerintah-janji-bantu-bangun-rumah-korban-gempa-aceh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/07/11/337/835073/pemerintah-janji-bantu-bangun-rumah-korban-gempa-aceh"/><item><title>Pemerintah Janji Bantu Bangun Rumah Korban Gempa Aceh</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/11/337/835073/pemerintah-janji-bantu-bangun-rumah-korban-gempa-aceh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/07/11/337/835073/pemerintah-janji-bantu-bangun-rumah-korban-gempa-aceh</guid><pubDate>Kamis 11 Juli 2013 03:28 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/10/337/835073/UVO5ak2y9N.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/10/337/835073/UVO5ak2y9N.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Pemerintah akan membantu masyarakat Aceh untuk kembali membangun rumahnya yang rusak akibat gempa bumi. Gempa pada Selasa, 2 Juli lalu, meruntuhkan rumah warga di&amp;nbsp; Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah.&amp;nbsp;Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha mengatakan, dalam masa tanggap darurat saat ini, memang diprioritaskan membantu sepenuhnya bagi kehidupan sehari-hari korban seperti bahan makanan pokok, sandang dan tempat penampungan. &quot;Bilamana proses tanggap darurat ini telah dilalui, pemerintah akan mendukung rumah korban yang terkena dampak gempa,&quot; kata Julian, di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (10/7/2013).Menurut Julian, bantuan yang akan disalurkan tersebut bervariasi. Sesuai dengan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.&amp;nbsp;Rumah rusak berat akan mendapat santunan sebesar Rp40 juta, rusak sedang Rp20 juta dan rusak ringan Rp10 juta. &quot;Jadi nanti akan ada penilaian kategori apakah struktur rumah tersebut masuk kategori rusak berat, sedang atau ringan,&quot; ujarnya.Masih kata Julian, pemerintah saat ini melakukan pendataan berapa rumah yang rusak di dua kabupaten yang terkena gempa.&quot;Kita tahu kondisi yang terkena dampak gempa cukup serius dan banyak rumah rusak. Pemerintah punya kewajiban untuk membantu memulihkan rumah yang terkena dampak,&quot; ujarnya.Kendati demikian, dia belum bisa memastikan darimana anggaran yang diberikan untuk membantu rumah yang rusak tersebut.&quot;Nanti saya jelaskan bilamana sudah ada. Ini masih proses tanggap darurat, kita lebih memprioritaskan saudara kita yang di penampungan cukup pangan, dan bahan lain seperti selimut dan lainnya,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah akan membantu masyarakat Aceh untuk kembali membangun rumahnya yang rusak akibat gempa bumi. Gempa pada Selasa, 2 Juli lalu, meruntuhkan rumah warga di&amp;nbsp; Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah.&amp;nbsp;Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha mengatakan, dalam masa tanggap darurat saat ini, memang diprioritaskan membantu sepenuhnya bagi kehidupan sehari-hari korban seperti bahan makanan pokok, sandang dan tempat penampungan. &quot;Bilamana proses tanggap darurat ini telah dilalui, pemerintah akan mendukung rumah korban yang terkena dampak gempa,&quot; kata Julian, di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (10/7/2013).Menurut Julian, bantuan yang akan disalurkan tersebut bervariasi. Sesuai dengan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.&amp;nbsp;Rumah rusak berat akan mendapat santunan sebesar Rp40 juta, rusak sedang Rp20 juta dan rusak ringan Rp10 juta. &quot;Jadi nanti akan ada penilaian kategori apakah struktur rumah tersebut masuk kategori rusak berat, sedang atau ringan,&quot; ujarnya.Masih kata Julian, pemerintah saat ini melakukan pendataan berapa rumah yang rusak di dua kabupaten yang terkena gempa.&quot;Kita tahu kondisi yang terkena dampak gempa cukup serius dan banyak rumah rusak. Pemerintah punya kewajiban untuk membantu memulihkan rumah yang terkena dampak,&quot; ujarnya.Kendati demikian, dia belum bisa memastikan darimana anggaran yang diberikan untuk membantu rumah yang rusak tersebut.&quot;Nanti saya jelaskan bilamana sudah ada. Ini masih proses tanggap darurat, kita lebih memprioritaskan saudara kita yang di penampungan cukup pangan, dan bahan lain seperti selimut dan lainnya,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
