<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Minta Rp100 M untuk Perawatan Proyek Hambalang</title><description>Komisi X DPR menolak pengajuan untuk melanjutkan proyek pembangunan Sport Centre di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Tapi, Komisi X tetap meminta agar pemerintah mengucurkan dana untuk perawatan bangunan yang telah ada.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/11/339/835405/dpr-minta-rp100-m-untuk-perawatan-proyek-hambalang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/07/11/339/835405/dpr-minta-rp100-m-untuk-perawatan-proyek-hambalang"/><item><title>DPR Minta Rp100 M untuk Perawatan Proyek Hambalang</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/11/339/835405/dpr-minta-rp100-m-untuk-perawatan-proyek-hambalang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/07/11/339/835405/dpr-minta-rp100-m-untuk-perawatan-proyek-hambalang</guid><pubDate>Kamis 11 Juli 2013 14:37 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/11/339/835405/Yy2vvatEjc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proyek Hambalang (Foto: Susi/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/11/339/835405/Yy2vvatEjc.jpg</image><title>Proyek Hambalang (Foto: Susi/okezone)</title></images><description>JAKARTA- Komisi X DPR menolak pengajuan untuk melanjutkan proyek pembangunan Sport Centre di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Tapi, Komisi X tetap meminta agar pemerintah mengucurkan dana untuk perawatan bangunan yang telah ada.&quot;Yang sudah terlanjur dibangun diselesaikan dengan memperkuat rekayasa teknologinya. Biaya yang dibutuhkan sekitar Rp100 miliar,&quot; kata Ketua Komisi X Agus Hermanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/7/2013).Menurut Agus, bangunan yang sudah ada di lokasi tersebut sebisa mungkin harus dimanfaatkan oleh pemerintah, mengingat biaya yang dikeluarkan untuk membangun komplek tersebut sangat besar. &quot;Untuk apa digunakan, nanti dipikirkan yang cocok fungsinya. Harus difungsikan yang maksimal. Cukup diperkuat bangunan yang sudah ada,&quot; ujar politikus Partai Demokrat itu.Seperti diketahui, proyek pembangunan Sport Centre Hambalang memang bermasalah. Proyek tersebut dijadikan sebagai bancakan sejumlah petinggi Partai Demokrat untuk korupsi. Hal itu berawal dari keterangan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazarudin. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng sebagai tersangka proyek tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA- Komisi X DPR menolak pengajuan untuk melanjutkan proyek pembangunan Sport Centre di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Tapi, Komisi X tetap meminta agar pemerintah mengucurkan dana untuk perawatan bangunan yang telah ada.&quot;Yang sudah terlanjur dibangun diselesaikan dengan memperkuat rekayasa teknologinya. Biaya yang dibutuhkan sekitar Rp100 miliar,&quot; kata Ketua Komisi X Agus Hermanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/7/2013).Menurut Agus, bangunan yang sudah ada di lokasi tersebut sebisa mungkin harus dimanfaatkan oleh pemerintah, mengingat biaya yang dikeluarkan untuk membangun komplek tersebut sangat besar. &quot;Untuk apa digunakan, nanti dipikirkan yang cocok fungsinya. Harus difungsikan yang maksimal. Cukup diperkuat bangunan yang sudah ada,&quot; ujar politikus Partai Demokrat itu.Seperti diketahui, proyek pembangunan Sport Centre Hambalang memang bermasalah. Proyek tersebut dijadikan sebagai bancakan sejumlah petinggi Partai Demokrat untuk korupsi. Hal itu berawal dari keterangan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazarudin. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng sebagai tersangka proyek tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
