<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Karya Mahasiswa Trunojoyo Pukau Masyarakat Internasional</title><description>Sebanyak  empat mahasiswa asal Universitas Trunojoyo, Madura berhasil mengukir prestasi di  tingkat internasional. Permainan karya mereka mampu mengungguli pelajar lain  yang berasal dari berbagai negara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/13/373/836481/karya-mahasiswa-trunojoyo-pukau-masyarakat-internasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/07/13/373/836481/karya-mahasiswa-trunojoyo-pukau-masyarakat-internasional"/><item><title>Karya Mahasiswa Trunojoyo Pukau Masyarakat Internasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/13/373/836481/karya-mahasiswa-trunojoyo-pukau-masyarakat-internasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/07/13/373/836481/karya-mahasiswa-trunojoyo-pukau-masyarakat-internasional</guid><pubDate>Sabtu 13 Juli 2013 17:07 WIB</pubDate><dc:creator>Margaret Puspitarini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/13/373/836481/kRgHbvveLx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi : Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/13/373/836481/kRgHbvveLx.jpg</image><title>Ilustrasi : Reuters</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak  empat mahasiswa asal Universitas Trunojoyo, Madura berhasil mengukir prestasi di  tingkat internasional. Permainan karya mereka mampu mengungguli pelajar lain  yang berasal dari berbagai negara.Permainanan bertajuk  Save the Hamsters itu merupakan karya Asadullohil Ghalib Kubat (Team Leader),  Miftah Alfian Syah (Programmer), Tony Wijaya (Graphic Designer), dan Mukhammad  Bagus Muslim (Game Designer). Berlokasi di Alexandrinsky Theater, St.  Petersburg, Rusia, tim bernama Solite Studio itu mampu menyabet juara dua dalam  Imagine Cup 2013 Worldwide Finals.Keberhasilan tersebut  menuai apresiasi dari President Director Microsoft Indonesia Andreas Diantoro.  Dia mengaku bangga dengan kemenenangan Solite Studio karena menjadi bukti jika  developer Indonesia diakui di kancah internasional.&quot;Keberhasilan ini  menjadi bukti bahwa developer asal Indonesia sudah diakui bahkan yang berasal  dari pulau kecil seperti Madura. Ini adalah pertama kalinya tim Imagine Cup dari  Indonesia memenangkan penghargaan utama Imagine Cup di skala dunia,&amp;rdquo; kata  Andreas, seperti disitat dari siaran pers yang diterima Okeznoe, Sabtu  (13/7/2013).Dia menilai,  keberhasilan Tim Solite Studio hendaknya dapat menjadi motivasi bagi para  developer muda Indonesia lainnya untuk terus berkarya. Kompetisi, seperti  Imagine Cup, lanjutnya, menjadi wadah bagi mereka untuk terus  berkreasi.Sementara itu,  Audience Marketing Manager Microsoft Indonesia Irving Hutagalung mengaku,  kemenangan Tim Solite Studio tidaklah mengejutkan. Pendamping tim selama  kompetisi itu menyebut, penampilan keempat mahasiswa tersebut saat luar biasa  dan mengundang decak kagum dari peserta lain.&quot;Banyak orang  mengatakan bahwa presentasi mereka (di Rusia) adalah satu dari sedikit di mana  para penonton memberikan pujian. Tim Juri Imagine Cup sangat terkejut mengetahui  bahwa game Save the Hamster telah diunduh 30 ribu kali hanya dalam waktu dua  minggu saja (20 ribu pada Windows Phone, 10 ribu pada Windows 8),&quot; ungkap  Irving.Berbekal hal  tersebut, lanjutnya, banyak orang yang bertaruh jika Tim Solite Studio akan  menjadi jawara dalam Imagine Cup 2013 Worldwide Finals.&quot;Beberapa orang  mengatakan kepada kami, mereka bersedia bertaruh jika Solite Studio akan berada  di panggung saat Malam Penghargaan dan mereka benar. Juara satu akan menjadi  fantastis, tetapi juara dua tingkat dunia juga merupakan prestasi yang  menakjubkan,&quot; pungkasnya.Microsoft Imagine Cup  merupakan program dan kompetisi teknologi tingkat dunia Utama bagi pelajar untuk  belajar, membuat dan berkompetisi dengan perangkat, platform dan layanan yang  inovatif. Selain menyediakan platform bagi mahasiswa untuk mendemonstrasikan dan  berbagi teknologi besar berikutnya, kompetisi tersebut juga berfokus pada  peningkatan dalam mempersiapkan para siswa untuk menjadi wirausahawan muda di  pasar global.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak  empat mahasiswa asal Universitas Trunojoyo, Madura berhasil mengukir prestasi di  tingkat internasional. Permainan karya mereka mampu mengungguli pelajar lain  yang berasal dari berbagai negara.Permainanan bertajuk  Save the Hamsters itu merupakan karya Asadullohil Ghalib Kubat (Team Leader),  Miftah Alfian Syah (Programmer), Tony Wijaya (Graphic Designer), dan Mukhammad  Bagus Muslim (Game Designer). Berlokasi di Alexandrinsky Theater, St.  Petersburg, Rusia, tim bernama Solite Studio itu mampu menyabet juara dua dalam  Imagine Cup 2013 Worldwide Finals.Keberhasilan tersebut  menuai apresiasi dari President Director Microsoft Indonesia Andreas Diantoro.  Dia mengaku bangga dengan kemenenangan Solite Studio karena menjadi bukti jika  developer Indonesia diakui di kancah internasional.&quot;Keberhasilan ini  menjadi bukti bahwa developer asal Indonesia sudah diakui bahkan yang berasal  dari pulau kecil seperti Madura. Ini adalah pertama kalinya tim Imagine Cup dari  Indonesia memenangkan penghargaan utama Imagine Cup di skala dunia,&amp;rdquo; kata  Andreas, seperti disitat dari siaran pers yang diterima Okeznoe, Sabtu  (13/7/2013).Dia menilai,  keberhasilan Tim Solite Studio hendaknya dapat menjadi motivasi bagi para  developer muda Indonesia lainnya untuk terus berkarya. Kompetisi, seperti  Imagine Cup, lanjutnya, menjadi wadah bagi mereka untuk terus  berkreasi.Sementara itu,  Audience Marketing Manager Microsoft Indonesia Irving Hutagalung mengaku,  kemenangan Tim Solite Studio tidaklah mengejutkan. Pendamping tim selama  kompetisi itu menyebut, penampilan keempat mahasiswa tersebut saat luar biasa  dan mengundang decak kagum dari peserta lain.&quot;Banyak orang  mengatakan bahwa presentasi mereka (di Rusia) adalah satu dari sedikit di mana  para penonton memberikan pujian. Tim Juri Imagine Cup sangat terkejut mengetahui  bahwa game Save the Hamster telah diunduh 30 ribu kali hanya dalam waktu dua  minggu saja (20 ribu pada Windows Phone, 10 ribu pada Windows 8),&quot; ungkap  Irving.Berbekal hal  tersebut, lanjutnya, banyak orang yang bertaruh jika Tim Solite Studio akan  menjadi jawara dalam Imagine Cup 2013 Worldwide Finals.&quot;Beberapa orang  mengatakan kepada kami, mereka bersedia bertaruh jika Solite Studio akan berada  di panggung saat Malam Penghargaan dan mereka benar. Juara satu akan menjadi  fantastis, tetapi juara dua tingkat dunia juga merupakan prestasi yang  menakjubkan,&quot; pungkasnya.Microsoft Imagine Cup  merupakan program dan kompetisi teknologi tingkat dunia Utama bagi pelajar untuk  belajar, membuat dan berkompetisi dengan perangkat, platform dan layanan yang  inovatif. Selain menyediakan platform bagi mahasiswa untuk mendemonstrasikan dan  berbagi teknologi besar berikutnya, kompetisi tersebut juga berfokus pada  peningkatan dalam mempersiapkan para siswa untuk menjadi wirausahawan muda di  pasar global.</content:encoded></item></channel></rss>
