<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Kakak Osis Biasa Aja, MOS Kurang Seru!&quot;</title><description>Banyak cerita yang bisa diungkap dalam pelaksanaan Masa Orientasi  Peserta Didik Baru (MOPDB). Mulai dari cerita seru, sampai biasa-biasa  saja pun meluncur dari celotehan anak-anak muda yang bersiap memakai  baju putih abu-abu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/16/560/837921/kakak-osis-biasa-aja-mos-kurang-seru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/07/16/560/837921/kakak-osis-biasa-aja-mos-kurang-seru"/><item><title>&quot;Kakak Osis Biasa Aja, MOS Kurang Seru!&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/16/560/837921/kakak-osis-biasa-aja-mos-kurang-seru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/07/16/560/837921/kakak-osis-biasa-aja-mos-kurang-seru</guid><pubDate>Selasa 16 Juli 2013 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmad Faisal Harahap</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/16/560/837921/IKpTkQG7pn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peserta MOS dari SMAN 1. (Foto: Rachmad Faisal/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/16/560/837921/IKpTkQG7pn.jpg</image><title>Peserta MOS dari SMAN 1. (Foto: Rachmad Faisal/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Banyak cerita yang bisa diungkap dalam pelaksanaan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB). Mulai dari cerita seru, sampai biasa-biasa saja pun meluncur dari celotehan anak-anak muda yang bersiap memakai baju putih abu-abu.Namun ternyata ada cerita berbeda dari Abdulla Hasan. Siswa baru dari SMAN 1 ini mengatakan jika MOS yang dialaminya tidak seru dan terkesan biasa saja.&quot;Perasaan saya biasa saja dengan adanya MOS ini. Soalnya kakak OSIS juga biasa saja enggak ada yang seru-seru bawaannya. Cuma name tag doang warna merah muda dan berbentuk segi lima dengan ukuran masing siku-siku terdapat 20 cm, ukuran sama sisi terdapat masing-masing 15 cm, dan ukuran atas 10 cm,&quot; imbuhnya kepada Okezone, Selasa (16/7/2013).Abdulla menceritakan, dalam name tag tersebut diharuskan menulis nama, kelas, asal sekolah, alasan masuk ke SMAN 1, dan hasil nilai ujian nasional (UN) yang berlatarbelakang merah muda. &quot;Iya seperti ini saja,&quot; tunjuk dia memperlihatkan name tagnya,&quot; katanya.Tapi tidak dengan Muhammad Zaky. Bagi dia, MOS hari kedua hanya diberikan informasi-informasi seputar sekolah menengah yang biasa dijuluki Boedoet itu.&quot;Enggak terlalu kejam MOSnya, paling kita ngedengerin senior-senior dan guru-guru pada menjelaskan tentang SMAN 1, seminar, dan pemberian materi yang lainnya. Jadi enggak terlalu jahat,&quot; ucapnya sambil tersenyum.</description><content:encoded>JAKARTA - Banyak cerita yang bisa diungkap dalam pelaksanaan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB). Mulai dari cerita seru, sampai biasa-biasa saja pun meluncur dari celotehan anak-anak muda yang bersiap memakai baju putih abu-abu.Namun ternyata ada cerita berbeda dari Abdulla Hasan. Siswa baru dari SMAN 1 ini mengatakan jika MOS yang dialaminya tidak seru dan terkesan biasa saja.&quot;Perasaan saya biasa saja dengan adanya MOS ini. Soalnya kakak OSIS juga biasa saja enggak ada yang seru-seru bawaannya. Cuma name tag doang warna merah muda dan berbentuk segi lima dengan ukuran masing siku-siku terdapat 20 cm, ukuran sama sisi terdapat masing-masing 15 cm, dan ukuran atas 10 cm,&quot; imbuhnya kepada Okezone, Selasa (16/7/2013).Abdulla menceritakan, dalam name tag tersebut diharuskan menulis nama, kelas, asal sekolah, alasan masuk ke SMAN 1, dan hasil nilai ujian nasional (UN) yang berlatarbelakang merah muda. &quot;Iya seperti ini saja,&quot; tunjuk dia memperlihatkan name tagnya,&quot; katanya.Tapi tidak dengan Muhammad Zaky. Bagi dia, MOS hari kedua hanya diberikan informasi-informasi seputar sekolah menengah yang biasa dijuluki Boedoet itu.&quot;Enggak terlalu kejam MOSnya, paling kita ngedengerin senior-senior dan guru-guru pada menjelaskan tentang SMAN 1, seminar, dan pemberian materi yang lainnya. Jadi enggak terlalu jahat,&quot; ucapnya sambil tersenyum.</content:encoded></item></channel></rss>
