<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspadai Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran!</title><description>Peredaran uang palsu jelang hari raya makin marak. Masyarakat diminta untuk mewaspadai peredaran uang palsu tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/18/501/839060/waspadai-peredaran-uang-palsu-jelang-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/07/18/501/839060/waspadai-peredaran-uang-palsu-jelang-lebaran"/><item><title>Waspadai Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran!</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/18/501/839060/waspadai-peredaran-uang-palsu-jelang-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/07/18/501/839060/waspadai-peredaran-uang-palsu-jelang-lebaran</guid><pubDate>Kamis 18 Juli 2013 16:11 WIB</pubDate><dc:creator>Amba Dini Sekarningrum</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/18/501/839060/ihUvg7J8cK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/18/501/839060/ihUvg7J8cK.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: dok Okezone)</title></images><description>TANGERANG- Peredaran uang palsu jelang hari raya makin marak. Masyarakat diminta untuk mewaspadai peredaran uang palsu tersebut.Kamis (18/7/2013), petugas Polsek Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil meringkus dua orang pria yang menggunakan uang palsu saat bertransaksi.&amp;nbsp; Dua orang pelaku yang ditangkap di Perumahan Bukit Nusa Indah, Jalan Tulip, Serua Ciputat adalah Bonie Januardi (42) dan Sholatin (35).&amp;ldquo;Keduanya kami tangkap dengan uang palsu mencapai Rp3,4 juta, setelah ada laporan dari warga yang curiga dengan uang yang dipergunakan pelaku saat berbelanja di warung,&quot; kata Kapolsek Pamulang Kompol Mochammad Nasir.Nasir juga mengatakan, saat hendak ditangkap, keduanya sempat bersembunyi dan enggan membuka pintu rumah. &quot; Tidak hanya uang palsu siap transaksi yang kami temukan dalam pecahan Rp100 dan Rp50 ribu, melainkan ada pula uang palsu pecahan Rp50 ribu yang belum digunting,&quot; tuturnya.Kepada petugas, para pelaku mengaku baru melakukan transaksi di warung kecil, belum sampai ke pusat perbelanjaan yang ada di sekitar Tangsel.Sementara itu Sholatin salah seorang tersangka mengaku mendapatkan uang palsu tersebut dari seorang pemasok di kawasan Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur pada seminggu lalu. &quot;Saya beli dengan harga Rp1&amp;nbsp; juta untuk total uang palsu Rp 3,4 juta,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>TANGERANG- Peredaran uang palsu jelang hari raya makin marak. Masyarakat diminta untuk mewaspadai peredaran uang palsu tersebut.Kamis (18/7/2013), petugas Polsek Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil meringkus dua orang pria yang menggunakan uang palsu saat bertransaksi.&amp;nbsp; Dua orang pelaku yang ditangkap di Perumahan Bukit Nusa Indah, Jalan Tulip, Serua Ciputat adalah Bonie Januardi (42) dan Sholatin (35).&amp;ldquo;Keduanya kami tangkap dengan uang palsu mencapai Rp3,4 juta, setelah ada laporan dari warga yang curiga dengan uang yang dipergunakan pelaku saat berbelanja di warung,&quot; kata Kapolsek Pamulang Kompol Mochammad Nasir.Nasir juga mengatakan, saat hendak ditangkap, keduanya sempat bersembunyi dan enggan membuka pintu rumah. &quot; Tidak hanya uang palsu siap transaksi yang kami temukan dalam pecahan Rp100 dan Rp50 ribu, melainkan ada pula uang palsu pecahan Rp50 ribu yang belum digunting,&quot; tuturnya.Kepada petugas, para pelaku mengaku baru melakukan transaksi di warung kecil, belum sampai ke pusat perbelanjaan yang ada di sekitar Tangsel.Sementara itu Sholatin salah seorang tersangka mengaku mendapatkan uang palsu tersebut dari seorang pemasok di kawasan Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur pada seminggu lalu. &quot;Saya beli dengan harga Rp1&amp;nbsp; juta untuk total uang palsu Rp 3,4 juta,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
