<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>FPI Geram Dengar Ocehan Ruhut </title><description>Ketua FPI Depok Habib Idrus Algadri mengatakan meski FPI dibubarkan, pihaknya tetap akan terus berjalan memberantas kemaksiatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/19/337/839757/fpi-geram-dengar-ocehan-ruhut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/07/19/337/839757/fpi-geram-dengar-ocehan-ruhut"/><item><title>FPI Geram Dengar Ocehan Ruhut </title><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/19/337/839757/fpi-geram-dengar-ocehan-ruhut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/07/19/337/839757/fpi-geram-dengar-ocehan-ruhut</guid><pubDate>Jum'at 19 Juli 2013 19:26 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/19/337/839757/3iYiEpA21J.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/19/337/839757/3iYiEpA21J.jpg</image><title></title></images><description>DEPOK - Desakan pembubaran Front Pembela Islam seiring disahkannya Undang-Undang (UU) Ormas serta masih adanya aksi sweeping di bulan Ramadan, terus bergulir. Menanggapi ancaman tersebut, FPI mengaku tak takut dan gentar.
&amp;nbsp;
Desakan itu muncul sebagai buntut bentrokan FPI di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah. Ketua FPI Depok Habib Idrus Algadri mengatakan meski FPI dibubarkan, pihaknya tetap akan terus berjalan memberantas kemaksiatan.
&amp;nbsp;
&quot;Ada atau tidak adanya FPI memberantas kemungkaran dan kemaksiatan tetap harus ditegakkan dan itu menjadi kewajiban umat Islam, dibubarkan pun kami tetap jalan,&quot; tegasnya kepada Okezone, Jumat (19/07/2013).
&amp;nbsp;
Menanggapi omongan anggota DPR Ruhut Sitompul yang mendesak pembubaran FPI, Idrus mengatakan pernyataan itu tak perlu dianggap serius. Sebab, kata dia, Ruhut adalah orangyang besar mulut tetapi bernyali kecil.
&amp;nbsp;
&quot;Biarin saja Ruhut bermulut besar, karena memang yang menjadi perusak bangsa adalah orang yang suka mengadu domba antar umat,&quot; tukasnya.
&amp;nbsp;
Terkait bentrokan di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Idrus mengaku belum mendapatkan arahan dari pusat. &quot;Kami belum ada statement resmi dari pusat, intinya FPI sebagai ormas Islam akan konsisten melakukan amar ma&amp;rsquo;ruf nahi munkar terhadap kemaksiatan,&quot; tegas Idrus.</description><content:encoded>DEPOK - Desakan pembubaran Front Pembela Islam seiring disahkannya Undang-Undang (UU) Ormas serta masih adanya aksi sweeping di bulan Ramadan, terus bergulir. Menanggapi ancaman tersebut, FPI mengaku tak takut dan gentar.
&amp;nbsp;
Desakan itu muncul sebagai buntut bentrokan FPI di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah. Ketua FPI Depok Habib Idrus Algadri mengatakan meski FPI dibubarkan, pihaknya tetap akan terus berjalan memberantas kemaksiatan.
&amp;nbsp;
&quot;Ada atau tidak adanya FPI memberantas kemungkaran dan kemaksiatan tetap harus ditegakkan dan itu menjadi kewajiban umat Islam, dibubarkan pun kami tetap jalan,&quot; tegasnya kepada Okezone, Jumat (19/07/2013).
&amp;nbsp;
Menanggapi omongan anggota DPR Ruhut Sitompul yang mendesak pembubaran FPI, Idrus mengatakan pernyataan itu tak perlu dianggap serius. Sebab, kata dia, Ruhut adalah orangyang besar mulut tetapi bernyali kecil.
&amp;nbsp;
&quot;Biarin saja Ruhut bermulut besar, karena memang yang menjadi perusak bangsa adalah orang yang suka mengadu domba antar umat,&quot; tukasnya.
&amp;nbsp;
Terkait bentrokan di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Idrus mengaku belum mendapatkan arahan dari pusat. &quot;Kami belum ada statement resmi dari pusat, intinya FPI sebagai ormas Islam akan konsisten melakukan amar ma&amp;rsquo;ruf nahi munkar terhadap kemaksiatan,&quot; tegas Idrus.</content:encoded></item></channel></rss>
