<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Elektabilitas Hanura Meroket Setelah Deklarasi Wiranto-HT</title><description>Ketua Umum Hanura Wiranto semakin percaya diri untuk  menghadapi Pemilu 2014 mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/20/339/839849/elektabilitas-hanura-meroket-setelah-deklarasi-wiranto-ht</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/07/20/339/839849/elektabilitas-hanura-meroket-setelah-deklarasi-wiranto-ht"/><item><title>Elektabilitas Hanura Meroket Setelah Deklarasi Wiranto-HT</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/20/339/839849/elektabilitas-hanura-meroket-setelah-deklarasi-wiranto-ht</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/07/20/339/839849/elektabilitas-hanura-meroket-setelah-deklarasi-wiranto-ht</guid><pubDate>Sabtu 20 Juli 2013 03:19 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/20/339/839849/2rlhtwqtTJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto (Foto:Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/20/339/839849/2rlhtwqtTJ.jpg</image><title>Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto (Foto:Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Hanura Wiranto semakin percaya diri untuk  menghadapi pemilihan umum (Pemilu) 2014 mendatang. Sebab, elektabilitas partai  bernomor urut 10 ini semakin meroket pasca pendeklarasian Wiranto dan Hary  Tanoesoedibjo (HT) sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil  presiden.&quot;Saya gembira lihat survei yang baru. Dari dua pekan kami  deklarasikan, sudah cukup naik secara signifikan,&quot; ungkap Wiranto, usai  menghadiri acara mengenang wafatnya Taufiq Kiemas di MPR, Jakarta, Jumat  (19/7/2013).Menurut Wiranto, banyak yang merasa bahwa langkah  pendeklarasian itu sudah baik karena dirinya ingin memberikan satu keyakinan  bermasyarakat bahwa Indonesia itu satu.&quot;Dengan saya deklarasikan diri  dengan Pak HT, yang beda etnik, profesi dan generasi. Saya ingin berikan satu  contoh, seyogyanya Indonesia jagan terkotak-kotak lagi. Kita membutuhkan  kebersamaan, karena itu kekuatan dan waktu saya sampaikan ini kepada publik  banyak masyarakat yang berikan apresiasi,&quot; paparnya.Wiranto merasa, ada  satu keberanian dalam pendeklarasian tersebut. Mantan Panglima Jenderal TNI ini  tidak memikirkan kalah atau menang saat mendeklarasikan diri maju sebagai Capres  bersama HT. &quot;Menang kalah itu soal nanti, paling tidak sudah bangun  budaya baru dengan deklarasikan diri secara dini. Artinya ini kebiasaan baru,  biasanya kita menunggu selesai Pileg baru nanti pilih-pilih pasangan, ada  bargaining, atau ada pembagian menteri, pembagian penugasan antara presiden dan  wakil presiden,&quot; terangnya.Namun, Wiranto enggan menganggap deklarasinya  bersama HT untuk menjadi pasangan pemimpin Indonesia yang akan datang sebagai  sebuah promosi. &quot;Ini bukan hanya promosi. Tapi dari awal kami bisa saling  memahami, mengisi dan bekerja sama membangun Indonesia yang lebih baik,&quot;  jelasnya.Saat disinggung soal persiapan dan strategi menghadapi Pemilu  2014, Wiranto tampak masih merahasiakannnya dari publik. &quot;Ya nanti saja. Masa  strategi diumumkan,&quot; pungkasnya.(fdy)</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Hanura Wiranto semakin percaya diri untuk  menghadapi pemilihan umum (Pemilu) 2014 mendatang. Sebab, elektabilitas partai  bernomor urut 10 ini semakin meroket pasca pendeklarasian Wiranto dan Hary  Tanoesoedibjo (HT) sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil  presiden.&quot;Saya gembira lihat survei yang baru. Dari dua pekan kami  deklarasikan, sudah cukup naik secara signifikan,&quot; ungkap Wiranto, usai  menghadiri acara mengenang wafatnya Taufiq Kiemas di MPR, Jakarta, Jumat  (19/7/2013).Menurut Wiranto, banyak yang merasa bahwa langkah  pendeklarasian itu sudah baik karena dirinya ingin memberikan satu keyakinan  bermasyarakat bahwa Indonesia itu satu.&quot;Dengan saya deklarasikan diri  dengan Pak HT, yang beda etnik, profesi dan generasi. Saya ingin berikan satu  contoh, seyogyanya Indonesia jagan terkotak-kotak lagi. Kita membutuhkan  kebersamaan, karena itu kekuatan dan waktu saya sampaikan ini kepada publik  banyak masyarakat yang berikan apresiasi,&quot; paparnya.Wiranto merasa, ada  satu keberanian dalam pendeklarasian tersebut. Mantan Panglima Jenderal TNI ini  tidak memikirkan kalah atau menang saat mendeklarasikan diri maju sebagai Capres  bersama HT. &quot;Menang kalah itu soal nanti, paling tidak sudah bangun  budaya baru dengan deklarasikan diri secara dini. Artinya ini kebiasaan baru,  biasanya kita menunggu selesai Pileg baru nanti pilih-pilih pasangan, ada  bargaining, atau ada pembagian menteri, pembagian penugasan antara presiden dan  wakil presiden,&quot; terangnya.Namun, Wiranto enggan menganggap deklarasinya  bersama HT untuk menjadi pasangan pemimpin Indonesia yang akan datang sebagai  sebuah promosi. &quot;Ini bukan hanya promosi. Tapi dari awal kami bisa saling  memahami, mengisi dan bekerja sama membangun Indonesia yang lebih baik,&quot;  jelasnya.Saat disinggung soal persiapan dan strategi menghadapi Pemilu  2014, Wiranto tampak masih merahasiakannnya dari publik. &quot;Ya nanti saja. Masa  strategi diumumkan,&quot; pungkasnya.(fdy)</content:encoded></item></channel></rss>
