<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Jenazah Terduga Teroris Dibawa ke RS Polri</title><description>Dua jenazah terduga teroris yang tewas tertembak di Jalan Raya  Pahlawan, Kecamatan Kedungawaru, Tulungagung, Jawa Timur, sudah dibawa  ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/23/337/841166/2-jenazah-terduga-teroris-dibawa-ke-rs-polri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/07/23/337/841166/2-jenazah-terduga-teroris-dibawa-ke-rs-polri"/><item><title>2 Jenazah Terduga Teroris Dibawa ke RS Polri</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/23/337/841166/2-jenazah-terduga-teroris-dibawa-ke-rs-polri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/07/23/337/841166/2-jenazah-terduga-teroris-dibawa-ke-rs-polri</guid><pubDate>Selasa 23 Juli 2013 13:06 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/23/337/841166/ZMDMKaYuPk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/23/337/841166/ZMDMKaYuPk.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Dua jenazah terduga teroris yang tewas tertembak di Jalan Raya Pahlawan, Kecamatan Kedungawaru, Tulungagung, Jawa Timur, sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
&amp;nbsp;
&quot;Hari ini dua jenazah tersangka yang telah meninggal dunia telah berada di RS Pusat Polri Kramat Jati, untuk dilakukan tindakan medis,&quot; kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny F Sompie, di kantornya, Jakarta, Selasa (23/7/2013).
&amp;nbsp;
Ronny menambahkan, sebelum jenazah diserahkan ke pihak keluarga, akan dilakukan otopsi dan tes DNA terlebi dahulu. &quot;Fasilitas di RS Pusat Polri kan lebih lengkap,&quot; singkatnya.
&amp;nbsp;
&quot;Pasti itu sudah masuk (tes DNA) kelengkapan untuk memastikan apakah identitas keduanya masuk DPO, sebab hal itu merupakan bagian dari pertanggungjawaban Densus 88 dalam upaya melakukan penangkapan,&quot; simpulnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya diberitakan, kedua teroris ditembak mati dalam upaya penangkapan oleh Densus 88 Antiteror di sebuah warung makan di Tulungagung. Mereka adalah Dayah alias Kim dan Farid alias Rijal.
&amp;nbsp;
Keduanya, merupan aktor yang kerap mengirim orang-orang pelaku teror ke Poso dan diduga kerap berhubungan dengan DPO pimpinan teroris Poso, yakni Santoso.
&amp;nbsp;
Dalam penangkapan tersebut, Densus 88 juga berhasil menangkap dua terduga teroris dalam keadaan hidup.</description><content:encoded>JAKARTA - Dua jenazah terduga teroris yang tewas tertembak di Jalan Raya Pahlawan, Kecamatan Kedungawaru, Tulungagung, Jawa Timur, sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
&amp;nbsp;
&quot;Hari ini dua jenazah tersangka yang telah meninggal dunia telah berada di RS Pusat Polri Kramat Jati, untuk dilakukan tindakan medis,&quot; kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny F Sompie, di kantornya, Jakarta, Selasa (23/7/2013).
&amp;nbsp;
Ronny menambahkan, sebelum jenazah diserahkan ke pihak keluarga, akan dilakukan otopsi dan tes DNA terlebi dahulu. &quot;Fasilitas di RS Pusat Polri kan lebih lengkap,&quot; singkatnya.
&amp;nbsp;
&quot;Pasti itu sudah masuk (tes DNA) kelengkapan untuk memastikan apakah identitas keduanya masuk DPO, sebab hal itu merupakan bagian dari pertanggungjawaban Densus 88 dalam upaya melakukan penangkapan,&quot; simpulnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya diberitakan, kedua teroris ditembak mati dalam upaya penangkapan oleh Densus 88 Antiteror di sebuah warung makan di Tulungagung. Mereka adalah Dayah alias Kim dan Farid alias Rijal.
&amp;nbsp;
Keduanya, merupan aktor yang kerap mengirim orang-orang pelaku teror ke Poso dan diduga kerap berhubungan dengan DPO pimpinan teroris Poso, yakni Santoso.
&amp;nbsp;
Dalam penangkapan tersebut, Densus 88 juga berhasil menangkap dua terduga teroris dalam keadaan hidup.</content:encoded></item></channel></rss>
