<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Kosmetik Berbahaya di Pekanbaru Disita  </title><description>Ratusan  kosmetik dan obat berbahaaya disita oleh petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM).</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/26/340/842689/ratusan-kosmetik-berbahaya-di-pekanbaru-disita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/07/26/340/842689/ratusan-kosmetik-berbahaya-di-pekanbaru-disita"/><item><title>Ratusan Kosmetik Berbahaya di Pekanbaru Disita  </title><link>https://news.okezone.com/read/2013/07/26/340/842689/ratusan-kosmetik-berbahaya-di-pekanbaru-disita</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/07/26/340/842689/ratusan-kosmetik-berbahaya-di-pekanbaru-disita</guid><pubDate>Jum'at 26 Juli 2013 03:02 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/26/340/842689/KyWVNSNEi5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/26/340/842689/KyWVNSNEi5.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>PEKANBARU - Ratusan  kosmetik dan obat berbahaaya disita oleh petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM), di sebuah  tempat salon kecantikan bernama Klinik Kecantikan dan Bedah Estetika, di jalan  Jendral Sudirman Pekanbaru. Sejumlah produk yang  disita antara lain, obat pemutih wajah, obat perangsang kulit dan sejumlah obat  perawatan tubuh. Ratusan obat berbahaya ini disita dari sebuah tempat peracikan  di lantai dasar tempat usaha itu.  Pantauan Okezone, saat  dirazia tampak sejumlah karyawan salon terlihat pucat. Bahkan mereka  beramai-ramai berusaha menolak petugas BBPOM, yang dibantu polisi dan kejaksaan  membawa barang yang diduga ilegal tersebut. Sedangkan pemiliknya saat digeledah  tidak ada di lokasi. &quot;Setelah kita periksa  ternyata sebagain besar obat dan krim di tempat praktek kecantikan ini tidak  memiliki izin edar. Selain itu juga tidak izin prakteknya. Ini akan kita tindak  lanjuti,&quot; kata Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Pekanbaru,  Adrizal, Kamis (25/7/2013).  Setelah di lantai  dasar, petugas menyisit ruangan lantai dua dan tiga. Namun petugas tidak menemukan  barang yang mereka cari.  Namun saat penyitaan,  para karyawan terlibat ketegangan dengan pihak karyawan termasuk sekuriti. Baru  sekitar 3 jam, petugas baru bisa membawa barang sitaannya. Itupun setelah Ketua  RT setempat datang menengahi. &amp;nbsp; &amp;nbsp;  Sementara itu, walau  dirazia, namun terlihat sejumlah pelanggan tidak begitu terpengaruh. Mereka yang  umumnya adalah wanita hanya terlihat berbisik saja. </description><content:encoded>PEKANBARU - Ratusan  kosmetik dan obat berbahaaya disita oleh petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM), di sebuah  tempat salon kecantikan bernama Klinik Kecantikan dan Bedah Estetika, di jalan  Jendral Sudirman Pekanbaru. Sejumlah produk yang  disita antara lain, obat pemutih wajah, obat perangsang kulit dan sejumlah obat  perawatan tubuh. Ratusan obat berbahaya ini disita dari sebuah tempat peracikan  di lantai dasar tempat usaha itu.  Pantauan Okezone, saat  dirazia tampak sejumlah karyawan salon terlihat pucat. Bahkan mereka  beramai-ramai berusaha menolak petugas BBPOM, yang dibantu polisi dan kejaksaan  membawa barang yang diduga ilegal tersebut. Sedangkan pemiliknya saat digeledah  tidak ada di lokasi. &quot;Setelah kita periksa  ternyata sebagain besar obat dan krim di tempat praktek kecantikan ini tidak  memiliki izin edar. Selain itu juga tidak izin prakteknya. Ini akan kita tindak  lanjuti,&quot; kata Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Pekanbaru,  Adrizal, Kamis (25/7/2013).  Setelah di lantai  dasar, petugas menyisit ruangan lantai dua dan tiga. Namun petugas tidak menemukan  barang yang mereka cari.  Namun saat penyitaan,  para karyawan terlibat ketegangan dengan pihak karyawan termasuk sekuriti. Baru  sekitar 3 jam, petugas baru bisa membawa barang sitaannya. Itupun setelah Ketua  RT setempat datang menengahi. &amp;nbsp; &amp;nbsp;  Sementara itu, walau  dirazia, namun terlihat sejumlah pelanggan tidak begitu terpengaruh. Mereka yang  umumnya adalah wanita hanya terlihat berbisik saja. </content:encoded></item></channel></rss>
