<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demokrat: Tak Ada Calon Terkuat</title><description>Sejumlah nama sudah dikantongi Partai Demokrat sebagai calon peserta  konvensi capres 2014. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus  Abubakar Arsal Alhabsyi, menegaskan tidak ada calon terkuat dari daftar  calon yang akan bertarung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/07/339/847935/demokrat-tak-ada-calon-terkuat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/08/07/339/847935/demokrat-tak-ada-calon-terkuat"/><item><title>Demokrat: Tak Ada Calon Terkuat</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/07/339/847935/demokrat-tak-ada-calon-terkuat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/08/07/339/847935/demokrat-tak-ada-calon-terkuat</guid><pubDate>Rabu 07 Agustus 2013 02:07 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/06/339/847935/mRI2B0XG81.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/06/339/847935/mRI2B0XG81.jpg</image><title>Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>DEPOK - Sejumlah nama sudah dikantongi Partai Demokrat sebagai calon peserta konvensi capres 2014. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Abubakar Arsal Alhabsyi, menegaskan tidak ada calon terkuat dari daftar calon yang akan bertarung.&quot;Dari internal enggak ada yang terkuat, kita berikan siapapun kesempatan dan peluang. Semua akan dinilai objektif, kita serahkan seluruhnya kepada rakyat,&quot; tegas Pendiri Partai Demokrat ini di Cimanggis, Depok, Selasa (06/08/2013).Agus menyebutkan, sejumlah nama dari eksternal seperti Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto dan Gita Wirjawan serta Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto. Semenatara nama-nama tokoh dari internal Partai Demokrat, Agus menyebut beberapa politikus senior Demokrat.&quot;Calon dari luar lebih banyak, dari dalam ada Pak Marzuki, Pak Pramono, Pak Hayono Isman, lalu Pak Mubarak katanya mau maju juga, walaupun Pak Endriartono (Partai Nasdem) bisa saja, partai itu kan kendaraan saja,&quot; tuturnya.Ada juga nama Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso. Saat ditanya kemungkinan meminang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Agus mengaku siapapun bisa asal yang terbaik.&quot;Jokowi, kalau beliau mau gabung sama kita, kenapa tidak? Tak salah. Kita memahami kondisi yang ada,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>DEPOK - Sejumlah nama sudah dikantongi Partai Demokrat sebagai calon peserta konvensi capres 2014. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Abubakar Arsal Alhabsyi, menegaskan tidak ada calon terkuat dari daftar calon yang akan bertarung.&quot;Dari internal enggak ada yang terkuat, kita berikan siapapun kesempatan dan peluang. Semua akan dinilai objektif, kita serahkan seluruhnya kepada rakyat,&quot; tegas Pendiri Partai Demokrat ini di Cimanggis, Depok, Selasa (06/08/2013).Agus menyebutkan, sejumlah nama dari eksternal seperti Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto dan Gita Wirjawan serta Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto. Semenatara nama-nama tokoh dari internal Partai Demokrat, Agus menyebut beberapa politikus senior Demokrat.&quot;Calon dari luar lebih banyak, dari dalam ada Pak Marzuki, Pak Pramono, Pak Hayono Isman, lalu Pak Mubarak katanya mau maju juga, walaupun Pak Endriartono (Partai Nasdem) bisa saja, partai itu kan kendaraan saja,&quot; tuturnya.Ada juga nama Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso. Saat ditanya kemungkinan meminang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Agus mengaku siapapun bisa asal yang terbaik.&quot;Jokowi, kalau beliau mau gabung sama kita, kenapa tidak? Tak salah. Kita memahami kondisi yang ada,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
