<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Urai Kemacetan, Pemprov Jabar Bakal Bangun Jalan Baru</title><description>Untuk mengurai tingkat kemacetan yang ada di Jawa Barat, pemerintah  provinsi berencana menambah sejumlah jalan baru. Sebab jumlah kendaraan  dan jalan tidak seimbang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/13/526/849120/urai-kemacetan-pemprov-jabar-bakal-bangun-jalan-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/08/13/526/849120/urai-kemacetan-pemprov-jabar-bakal-bangun-jalan-baru"/><item><title>Urai Kemacetan, Pemprov Jabar Bakal Bangun Jalan Baru</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/13/526/849120/urai-kemacetan-pemprov-jabar-bakal-bangun-jalan-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/08/13/526/849120/urai-kemacetan-pemprov-jabar-bakal-bangun-jalan-baru</guid><pubDate>Selasa 13 Agustus 2013 23:09 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/13/526/849120/6oCADptZ5i.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/13/526/849120/6oCADptZ5i.jpg</image><title></title></images><description>BANDUNG - Untuk mengurai tingkat kemacetan yang ada di Jawa Barat, pemerintah provinsi berencana menambah sejumlah jalan baru. Sebab jumlah kendaraan dan jalan tidak seimbang.&quot;Persoalan kemacetan itu akibat ruas jalan tidak bertambah atau bertambahnya ruas jalan tidak sebanding dengan penambahan kendaraan bermotor,&quot; kata Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/8/2013).Banyak solusi untuk mengurai kemacetan itu, salah satunya adalah penambahan alat transportasi massal yang nyaman. &quot;Ketika ada kendaraan umum yang nyaman dan murah, pasti orang juga akan meninggalkan kendaraan pribadi,&quot; ucapnya.Solusi lain adalah mendorong percepatan penyelesaian sejumlah jalan tol. Salah satunya adalah Tol Cikapali atau Cikampek-Palimanan. Jika Tol Cikapali rampung, arus lalu lintas di Jalur Pantura dinilai akan lebih lancar.&quot;Bayangkan kalau Cikapali itu jadi, pantura bebannya tidak terlalu besar, tidak terlalu berat kan. Pasti kendaraan berat yang tonasenya berat, orang yang ingin berkecepatan tinggi pasti lewat tol,&quot; tuturnya.&quot;Orang-orang dari Jakarta yang ingin langsung ke Cirebon, Yogyakarta, pasti lewat tol,&quot; jelasnya. Jika sudah seperti itu, Jalur Pantura yang merupakan jalan nasional tinggal digunakan untuk jala sehari-hari masyarakat setempat.Tapi ada solusi lain yang dinilai akan lebih efektif mengurai kemacetan, yaitu menambah ruas jalan. &quot;Oleh karenanya manajemen transportasi ke depan yang bagus salah satunya memperbanyak jalan, menambah jalan-jalan baru,&quot; kata Aher.Jika Tol Cikapali jadi dan jumlah ruas jalan di Jawa Barat bertambah, ia meyakini arus lalu lintas akan lancar. Apalagi jika Tol Cisundawu yang meliputi Cileunyi-Sumedang-Dawuan rampung, itu dinilai akan berdampak lebih positif.Saat ini, proses pembebasan lahan dan pembangunan Tol Cisundawu sedang berjalan. Minimal bisa menyelesaikan jalur Cileunyi-Sumedang dan Ciawi-Sukabumi, persoalan kemacetan akan sedikit teratasi. &quot;Minimal 3/4-nya saja terselesaikan sudah banyak menyelesaikan persoalan kita kan,&quot; tandas Aher.</description><content:encoded>BANDUNG - Untuk mengurai tingkat kemacetan yang ada di Jawa Barat, pemerintah provinsi berencana menambah sejumlah jalan baru. Sebab jumlah kendaraan dan jalan tidak seimbang.&quot;Persoalan kemacetan itu akibat ruas jalan tidak bertambah atau bertambahnya ruas jalan tidak sebanding dengan penambahan kendaraan bermotor,&quot; kata Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/8/2013).Banyak solusi untuk mengurai kemacetan itu, salah satunya adalah penambahan alat transportasi massal yang nyaman. &quot;Ketika ada kendaraan umum yang nyaman dan murah, pasti orang juga akan meninggalkan kendaraan pribadi,&quot; ucapnya.Solusi lain adalah mendorong percepatan penyelesaian sejumlah jalan tol. Salah satunya adalah Tol Cikapali atau Cikampek-Palimanan. Jika Tol Cikapali rampung, arus lalu lintas di Jalur Pantura dinilai akan lebih lancar.&quot;Bayangkan kalau Cikapali itu jadi, pantura bebannya tidak terlalu besar, tidak terlalu berat kan. Pasti kendaraan berat yang tonasenya berat, orang yang ingin berkecepatan tinggi pasti lewat tol,&quot; tuturnya.&quot;Orang-orang dari Jakarta yang ingin langsung ke Cirebon, Yogyakarta, pasti lewat tol,&quot; jelasnya. Jika sudah seperti itu, Jalur Pantura yang merupakan jalan nasional tinggal digunakan untuk jala sehari-hari masyarakat setempat.Tapi ada solusi lain yang dinilai akan lebih efektif mengurai kemacetan, yaitu menambah ruas jalan. &quot;Oleh karenanya manajemen transportasi ke depan yang bagus salah satunya memperbanyak jalan, menambah jalan-jalan baru,&quot; kata Aher.Jika Tol Cikapali jadi dan jumlah ruas jalan di Jawa Barat bertambah, ia meyakini arus lalu lintas akan lancar. Apalagi jika Tol Cisundawu yang meliputi Cileunyi-Sumedang-Dawuan rampung, itu dinilai akan berdampak lebih positif.Saat ini, proses pembebasan lahan dan pembangunan Tol Cisundawu sedang berjalan. Minimal bisa menyelesaikan jalur Cileunyi-Sumedang dan Ciawi-Sukabumi, persoalan kemacetan akan sedikit teratasi. &quot;Minimal 3/4-nya saja terselesaikan sudah banyak menyelesaikan persoalan kita kan,&quot; tandas Aher.</content:encoded></item></channel></rss>
