<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sistem Pembinaan di LP Dinilai Sudah Hancur</title><description>Kasus  pabrik sabu di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang dan pembobolan LP Tanjung  Gusta mengindikasikan hancurnya fungsi LP sebagai wadah pembinaan  narapidana.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/14/339/849202/sistem-pembinaan-di-lp-dinilai-sudah-hancur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/08/14/339/849202/sistem-pembinaan-di-lp-dinilai-sudah-hancur"/><item><title>Sistem Pembinaan di LP Dinilai Sudah Hancur</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/14/339/849202/sistem-pembinaan-di-lp-dinilai-sudah-hancur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/08/14/339/849202/sistem-pembinaan-di-lp-dinilai-sudah-hancur</guid><pubDate>Rabu 14 Agustus 2013 07:29 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/13/339/849202/uIxphSyKjS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/13/339/849202/uIxphSyKjS.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>
JAKARTA - Kasus  pabrik sabu di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang dan pembobolan LP Tanjung  Gusta mengindikasikan hancurnya fungsi LP sebagai wadah pembinaan  narapidana.
&amp;nbsp;
Hal itu dikatakan  anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo. &quot;Sistem pembinaan dan keamanan sudah  porak poranda dan tak berfungsi, karena LP telah diubah fungsinya menjadi sarang  kejahatan yang dilindungi oleh sub sistem penegakan hukum,&quot; kata dia kepada  Okezone, Selasa (13/8/2013).
&amp;nbsp;
Kata dia,  Menkum HAM Amir Syamsuddin dan  Wamenkum HAM Denny Indrayana  tampak semakin tidak berdaya dengan terungkapnya kasus pabrik sabu di Lapas  Narkotika Cipinang, Jakarta Timur pada Selasa 6 Agustus lalu.&amp;nbsp; 

&quot;Sebab, kasus ini  menunjukan kepemimpinan mereka di Kementerian Hukum dan HAM sangat tidak  efektif. Keduanya sudah begitu sering dikelabui para petugas LP,&quot;  tegasnya.
&amp;nbsp;
Fakta mengenai pabrik  sabu di dalam LP menjadi bukti bahwa petugas LP sama sekali tidak segan atau  takut terhadap atasan. Padahal, Wamenkumham Denny Indrayana sering melakukan  inspeksi mendadak (Sidak). &quot;Kalau mereka segan atau takut, LP Cipinang pasti  bersih dari kejahatan narkoba,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Dia menduga, kalau  petugas LP sampai berani melakukan perlawanan seperti itu, berarti kejahatan  narkoba di dalam LP dibeking kekuatan sangat besar yang sangat disegani para  petugas LP. 

&quot;Kemungkinan seperti  inilah yang perlu didalami Menkum HAM dan penegak hukumnya  lainnya. Tidak cukup hanya melakukan penyelidikan, Menteri Amir harus berani  mengungkap siapa yang menjadi beking beroperasinya pabrik ekstasi  dan sabu di dalam LP,&quot;  terangnya.
&amp;nbsp;
Kalau kekuatan besar  itu tidak diungkap, lanjutnya, pabrik ekstasi di dalam  LP pasti akan selalu ada. &quot;Hari ini digerebek, minggu depan pabrik itu akan  beroperasi lagi,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Kasus  pabrik sabu di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang dan pembobolan LP Tanjung  Gusta mengindikasikan hancurnya fungsi LP sebagai wadah pembinaan  narapidana.
&amp;nbsp;
Hal itu dikatakan  anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo. &quot;Sistem pembinaan dan keamanan sudah  porak poranda dan tak berfungsi, karena LP telah diubah fungsinya menjadi sarang  kejahatan yang dilindungi oleh sub sistem penegakan hukum,&quot; kata dia kepada  Okezone, Selasa (13/8/2013).
&amp;nbsp;
Kata dia,  Menkum HAM Amir Syamsuddin dan  Wamenkum HAM Denny Indrayana  tampak semakin tidak berdaya dengan terungkapnya kasus pabrik sabu di Lapas  Narkotika Cipinang, Jakarta Timur pada Selasa 6 Agustus lalu.&amp;nbsp; 

&quot;Sebab, kasus ini  menunjukan kepemimpinan mereka di Kementerian Hukum dan HAM sangat tidak  efektif. Keduanya sudah begitu sering dikelabui para petugas LP,&quot;  tegasnya.
&amp;nbsp;
Fakta mengenai pabrik  sabu di dalam LP menjadi bukti bahwa petugas LP sama sekali tidak segan atau  takut terhadap atasan. Padahal, Wamenkumham Denny Indrayana sering melakukan  inspeksi mendadak (Sidak). &quot;Kalau mereka segan atau takut, LP Cipinang pasti  bersih dari kejahatan narkoba,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Dia menduga, kalau  petugas LP sampai berani melakukan perlawanan seperti itu, berarti kejahatan  narkoba di dalam LP dibeking kekuatan sangat besar yang sangat disegani para  petugas LP. 

&quot;Kemungkinan seperti  inilah yang perlu didalami Menkum HAM dan penegak hukumnya  lainnya. Tidak cukup hanya melakukan penyelidikan, Menteri Amir harus berani  mengungkap siapa yang menjadi beking beroperasinya pabrik ekstasi  dan sabu di dalam LP,&quot;  terangnya.
&amp;nbsp;
Kalau kekuatan besar  itu tidak diungkap, lanjutnya, pabrik ekstasi di dalam  LP pasti akan selalu ada. &quot;Hari ini digerebek, minggu depan pabrik itu akan  beroperasi lagi,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
