<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sudah Merdeka, Belum, Ya?</title><description>Apakah bangsa ini telah benar-benar merdeka? Lalu, bagaimana ya pemuda bangsa ini memaknai arti kemerdekaan kini?</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/17/373/851040/sudah-merdeka-belum-ya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/08/17/373/851040/sudah-merdeka-belum-ya"/><item><title>Sudah Merdeka, Belum, Ya?</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/17/373/851040/sudah-merdeka-belum-ya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/08/17/373/851040/sudah-merdeka-belum-ya</guid><pubDate>Sabtu 17 Agustus 2013 16:09 WIB</pubDate><dc:creator>Ivan Fadil</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/17/373/851040/3Flaqokgqa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: dok. Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/17/373/851040/3Flaqokgqa.jpg</image><title>Foto: dok. Okezone</title></images><description>JAKARTA - Merdeka! Merdeka! Merdeka! Demikian sorak sorai yang terdengar setiap 17 Agustus. Bangsa ini telah menginjak usia yang ke-68 tahun. Namun apakah bangsa ini telah benar-benar merdeka? Lalu, bagaimana ya pemuda bangsa ini memaknai arti kemerdekaan kini?Mahasiswa IT Universitas Bina Nusantara, Muhammad Fachri, menilai, Indonesia belum sepenuhnya merdeka. &quot;Tidak bisa disebut merdeka kalau kemakmuran rakyat belum merata. Bangsa ini tidak bisa berdikari dalam hal pangan, sering mengandalkan impor,&quot; kata Fachri kepada Okezone, belum lama ini. Sependapat dengan Fachri, Renaldy Rassofyan, mahasiswa IT Universitas Indraprasta PGRI mengungkap, Indonesia belum&amp;nbsp; merdeka sesungguhnya apabila masih banyak rakyat miskin.&quot;Enggak ada jaminan kesehatan dan pendidikan yang jelas dan merata. Merdeka itu cuma mlik orang yang beruang banyak. Kapitalisme.&amp;nbsp; Kita belum merdeka,&quot; ujar mahasiswa yang akrab disapa Rere ini.&quot;Betul tuh! Hutang negara ini masih banyak sehingga sering kali pengambilan kebijakan kita dipengaruhi oleh negara lain yang memberi hutang,&quot; Fachri menimpali ucapan Rere.Begitu pula yang diutarakan oleh Muhammad Rizki Rakelna. Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Perusahaan Listrik Negara (STT-PLN) ini menyoroti keamanan bangsa ini yang masih kurang. &quot;Polisi dan aparat penegak hukum belum benar-benar bisa melindungi masyarakat. Bagaimana mau merdeka kalau masih sering takut. Belum lagi pemilunya, sering kacau, ada money politic,&quot; tutur mahasiswa asal Bima ini.Pendapat mereka bertolak belakang dengan pernyataan Undang-Undang Dasar 1945, yakni kemerdekaan adalah milik semua orang. Jadi menurut Anda, bangsa ini udah merdeka belum ya?</description><content:encoded>JAKARTA - Merdeka! Merdeka! Merdeka! Demikian sorak sorai yang terdengar setiap 17 Agustus. Bangsa ini telah menginjak usia yang ke-68 tahun. Namun apakah bangsa ini telah benar-benar merdeka? Lalu, bagaimana ya pemuda bangsa ini memaknai arti kemerdekaan kini?Mahasiswa IT Universitas Bina Nusantara, Muhammad Fachri, menilai, Indonesia belum sepenuhnya merdeka. &quot;Tidak bisa disebut merdeka kalau kemakmuran rakyat belum merata. Bangsa ini tidak bisa berdikari dalam hal pangan, sering mengandalkan impor,&quot; kata Fachri kepada Okezone, belum lama ini. Sependapat dengan Fachri, Renaldy Rassofyan, mahasiswa IT Universitas Indraprasta PGRI mengungkap, Indonesia belum&amp;nbsp; merdeka sesungguhnya apabila masih banyak rakyat miskin.&quot;Enggak ada jaminan kesehatan dan pendidikan yang jelas dan merata. Merdeka itu cuma mlik orang yang beruang banyak. Kapitalisme.&amp;nbsp; Kita belum merdeka,&quot; ujar mahasiswa yang akrab disapa Rere ini.&quot;Betul tuh! Hutang negara ini masih banyak sehingga sering kali pengambilan kebijakan kita dipengaruhi oleh negara lain yang memberi hutang,&quot; Fachri menimpali ucapan Rere.Begitu pula yang diutarakan oleh Muhammad Rizki Rakelna. Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Perusahaan Listrik Negara (STT-PLN) ini menyoroti keamanan bangsa ini yang masih kurang. &quot;Polisi dan aparat penegak hukum belum benar-benar bisa melindungi masyarakat. Bagaimana mau merdeka kalau masih sering takut. Belum lagi pemilunya, sering kacau, ada money politic,&quot; tutur mahasiswa asal Bima ini.Pendapat mereka bertolak belakang dengan pernyataan Undang-Undang Dasar 1945, yakni kemerdekaan adalah milik semua orang. Jadi menurut Anda, bangsa ini udah merdeka belum ya?</content:encoded></item></channel></rss>
