<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepala BNPT: Tema Semua Serangan Teroris Balas Dendam</title><description>Kepala BNPT, Ansy'ad Mbai menilai, serangkaian aksi teror di Indonesia, termasuk penyerangan terhadap polisi, bermotif balas dendam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/20/337/852533/kepala-bnpt-tema-semua-serangan-teroris-balas-dendam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/08/20/337/852533/kepala-bnpt-tema-semua-serangan-teroris-balas-dendam"/><item><title>Kepala BNPT: Tema Semua Serangan Teroris Balas Dendam</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/20/337/852533/kepala-bnpt-tema-semua-serangan-teroris-balas-dendam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/08/20/337/852533/kepala-bnpt-tema-semua-serangan-teroris-balas-dendam</guid><pubDate>Selasa 20 Agustus 2013 15:59 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Ispranoto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/20/337/852533/gJCjvpJlnG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi penggerebekan teroris (Dok: Sindo TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/20/337/852533/gJCjvpJlnG.jpg</image><title>Ilustrasi penggerebekan teroris (Dok: Sindo TV)</title></images><description>BANDUNG - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Ansy'ad Mbai menilai, serangkaian aksi teror di Indonesia, termasuk penyerangan terhadap polisi, bermotif balas dendam.&amp;ldquo;Semua serangan teroris temanya balas dendam. Sekarang para teroris diperintahkan untuk menyerang pemerintah. Usur pemerintah yang paling depan dan gampang, ya polisi,&amp;rdquo; ucapnya, Selasa (20/8/2013).Selain itu, teroris merasa bahwa polisi merupakan penghambat aksi mereka.&quot;Itulah risikonya dalam negara demokratis,&amp;rdquo; katanya.Disinggung apa yang harus dilakukan oleh polisi untuk mengantisipasi serangan berikutnya. Ansy'ad berharap Korps Bhayangkara itu meningkatkan kewaspadaan dan kinerja dalam memburu teroris.&amp;ldquo;Jangan malah ciut,&amp;rdquo; tuturnya.Ansy'ad juga berharap kepada masyarakat dan pemerintah untuk membantu menyemangati kepolisian agar bisa bekerja lebih baik lagi. Salah satu caranya, masyarakat harus bisa melakukan deteksi dini dan pencegahan di lingkungan masing-masing agar aksi terori tidak terjadi.&quot;Mereka ini bukan musuh seperti perang. Mereka bisa saja tiba-tiba dor. Mereka membaur dengan masyarakat, itu yang harus diwaspadai dan dilawan,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>BANDUNG - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Ansy'ad Mbai menilai, serangkaian aksi teror di Indonesia, termasuk penyerangan terhadap polisi, bermotif balas dendam.&amp;ldquo;Semua serangan teroris temanya balas dendam. Sekarang para teroris diperintahkan untuk menyerang pemerintah. Usur pemerintah yang paling depan dan gampang, ya polisi,&amp;rdquo; ucapnya, Selasa (20/8/2013).Selain itu, teroris merasa bahwa polisi merupakan penghambat aksi mereka.&quot;Itulah risikonya dalam negara demokratis,&amp;rdquo; katanya.Disinggung apa yang harus dilakukan oleh polisi untuk mengantisipasi serangan berikutnya. Ansy'ad berharap Korps Bhayangkara itu meningkatkan kewaspadaan dan kinerja dalam memburu teroris.&amp;ldquo;Jangan malah ciut,&amp;rdquo; tuturnya.Ansy'ad juga berharap kepada masyarakat dan pemerintah untuk membantu menyemangati kepolisian agar bisa bekerja lebih baik lagi. Salah satu caranya, masyarakat harus bisa melakukan deteksi dini dan pencegahan di lingkungan masing-masing agar aksi terori tidak terjadi.&quot;Mereka ini bukan musuh seperti perang. Mereka bisa saja tiba-tiba dor. Mereka membaur dengan masyarakat, itu yang harus diwaspadai dan dilawan,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
