<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPU Akui Penyelenggaraan Pemilu di Papua Banyak Masalah</title><description>Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengakui penyelenggaraan pemilihan umum di  Papua banyak masalah. Bukan hanya kendala geografis, tapi juga banyak  persoalan lain.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/20/339/852404/kpu-akui-penyelenggaraan-pemilu-di-papua-banyak-masalah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/08/20/339/852404/kpu-akui-penyelenggaraan-pemilu-di-papua-banyak-masalah"/><item><title>KPU Akui Penyelenggaraan Pemilu di Papua Banyak Masalah</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/20/339/852404/kpu-akui-penyelenggaraan-pemilu-di-papua-banyak-masalah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/08/20/339/852404/kpu-akui-penyelenggaraan-pemilu-di-papua-banyak-masalah</guid><pubDate>Selasa 20 Agustus 2013 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/20/339/852404/FvdsEh4Eyv.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/20/339/852404/FvdsEh4Eyv.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengakui penyelenggaraan pemilihan umum di Papua banyak masalah. Bukan hanya kendala geografis, tapi juga banyak persoalan lain.
&amp;nbsp;
&quot;Kami sudah mengkomunikaskan kepada Kementrian Dalam Negeri untuk mengatasi problem-problem tersebut,&quot; jelas Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiansyah saat ditemui di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (20/8/2013).
&amp;nbsp;
Ferry menambahkan, saat ini panitia untuk pendataan Daftar Pemilih Sementara (DPS) terkait pengembangan data masih belum maksimal, khususnya di Papua dan Papua Barat.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi memang ini masalah teknis terkait letak geografis dan jaringan internet juga sulit. Kita sedang berproses dan melakukan upaya-upaya lebih baik lagi, dan KPUD-nya sudah terbentuk dan ketuanya berasal dari orang pegunungan dan kita kawal kantor KPUD-nya biar pelaksanaannya optimal,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
Keterbatasan jaringan dan masalah geografis, lanjut Ferry memang menjadi kendala besar di Papua. Namun, pihaknya berupaya membenahi kendala-kendala tersebut. &quot;Jadi bahwa ada bolong dan ada problem, yuk kita benahi bareng-bareng,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Kendati demikian, Ferry meyakini akan ada perubahan dari proses pendataan DPS ke DPT. &quot;Perubahan itu bisa berkurang atau bertambah. Berkurang itu terkait yang meninggal dunia dan bertambah itu kan terkait usia 17 tahun yang bertambah,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengakui penyelenggaraan pemilihan umum di Papua banyak masalah. Bukan hanya kendala geografis, tapi juga banyak persoalan lain.
&amp;nbsp;
&quot;Kami sudah mengkomunikaskan kepada Kementrian Dalam Negeri untuk mengatasi problem-problem tersebut,&quot; jelas Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiansyah saat ditemui di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (20/8/2013).
&amp;nbsp;
Ferry menambahkan, saat ini panitia untuk pendataan Daftar Pemilih Sementara (DPS) terkait pengembangan data masih belum maksimal, khususnya di Papua dan Papua Barat.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi memang ini masalah teknis terkait letak geografis dan jaringan internet juga sulit. Kita sedang berproses dan melakukan upaya-upaya lebih baik lagi, dan KPUD-nya sudah terbentuk dan ketuanya berasal dari orang pegunungan dan kita kawal kantor KPUD-nya biar pelaksanaannya optimal,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
Keterbatasan jaringan dan masalah geografis, lanjut Ferry memang menjadi kendala besar di Papua. Namun, pihaknya berupaya membenahi kendala-kendala tersebut. &quot;Jadi bahwa ada bolong dan ada problem, yuk kita benahi bareng-bareng,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Kendati demikian, Ferry meyakini akan ada perubahan dari proses pendataan DPS ke DPT. &quot;Perubahan itu bisa berkurang atau bertambah. Berkurang itu terkait yang meninggal dunia dan bertambah itu kan terkait usia 17 tahun yang bertambah,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
