<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Tak Mau Gegabah Rekrut Sekuriti Tanah Abang</title><description>Saran dari Camat Tanah Abang dan Wali Kota Jakarta Pusat kepada  Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk merekrut anak wilayah Tanah Abang  menjadi petugas keamanan, masih dipertimbangkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/26/500/855488/jokowi-tak-mau-gegabah-rekrut-sekuriti-tanah-abang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/08/26/500/855488/jokowi-tak-mau-gegabah-rekrut-sekuriti-tanah-abang"/><item><title>Jokowi Tak Mau Gegabah Rekrut Sekuriti Tanah Abang</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/26/500/855488/jokowi-tak-mau-gegabah-rekrut-sekuriti-tanah-abang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/08/26/500/855488/jokowi-tak-mau-gegabah-rekrut-sekuriti-tanah-abang</guid><pubDate>Senin 26 Agustus 2013 12:41 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/26/500/855488/i6D7RLrB3X.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/26/500/855488/i6D7RLrB3X.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Saran dari Camat Tanah Abang dan Wali Kota Jakarta Pusat kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk merekrut anak wilayah Tanah Abang menjadi petugas keamanan, masih dipertimbangkan.
&amp;nbsp;
Jokowi mengaku, saat ini sedang mengkalkulasi jumlah anak wilayah Tanah Abang yang ada di lapangan. Hal ini, terkait risiko dan pernah gagalnya mantan Gubernur Sutiyoso untuk melakukan rencana serupa.
&amp;nbsp;
&quot;Oleh sebab itu baru dihitung, dikalkulasi plus minusnya. Itungannya, adalah itungan lapangan bukan teori,&quot; ungkap Jokowi kepada wartawan di Balai Kota, Senin (26/8/2013).
&amp;nbsp;
Menurut Jokowi, saat ini dirinya enggan berkomentar terlalu banyak soal saran untuk merekrut anak wilayah menjadi security Pasar Tanah Abang, kalau belum tahu hitungan detail di lapangan.
&amp;nbsp;
&quot;Pokoknya, plus minusnya dihitung dulu, tidak hanya putusin di kantor. Kalau putusin di kantor, tapi lapangannya nggak kita kuasai nanti kita akhirnya tidak memberikan dukungan kontribusi positif kepada Pasar Tanah Abangnya,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
Saat ditanya, memerlukan waktu berapa lama untuk proses kalkulasi di lapangan, Jokowi menjawab tidak terlalu lama. &quot;Sehari sampai dua hari juga rampung, tiap hari kita hitung,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, anak wilayah yang selama ini sering meminta uang iuran kepada para Pedagang Kaki Lima di sekitar Tanah Abang akan diberdayakan setelah PKL direlokasi ke Blok G.
&amp;nbsp;
Hal itu disampaikan Camat Tanah Abang, Hidayatullah, sebagai upaya agar para anak wilayah tersebut tidak mengajak para pedagang untuk kembali turun ke jalan.
&amp;nbsp;
Menurut Hidayatullah, Wali Kota Jakarta Pusat Syaifullah Yusuf setuju untuk memberdayakan sekira 75 orang anak wilayah menjadi tenaga sekuriti, yang akan menjaga keamanan dan ketertiban supaya pedagang tidak turun kembali ke jalan. Selain itu, para anak wilayah ini juga diperbantukan untuk memonitor proses verifikasi pendaftaran Blok G.</description><content:encoded>JAKARTA - Saran dari Camat Tanah Abang dan Wali Kota Jakarta Pusat kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk merekrut anak wilayah Tanah Abang menjadi petugas keamanan, masih dipertimbangkan.
&amp;nbsp;
Jokowi mengaku, saat ini sedang mengkalkulasi jumlah anak wilayah Tanah Abang yang ada di lapangan. Hal ini, terkait risiko dan pernah gagalnya mantan Gubernur Sutiyoso untuk melakukan rencana serupa.
&amp;nbsp;
&quot;Oleh sebab itu baru dihitung, dikalkulasi plus minusnya. Itungannya, adalah itungan lapangan bukan teori,&quot; ungkap Jokowi kepada wartawan di Balai Kota, Senin (26/8/2013).
&amp;nbsp;
Menurut Jokowi, saat ini dirinya enggan berkomentar terlalu banyak soal saran untuk merekrut anak wilayah menjadi security Pasar Tanah Abang, kalau belum tahu hitungan detail di lapangan.
&amp;nbsp;
&quot;Pokoknya, plus minusnya dihitung dulu, tidak hanya putusin di kantor. Kalau putusin di kantor, tapi lapangannya nggak kita kuasai nanti kita akhirnya tidak memberikan dukungan kontribusi positif kepada Pasar Tanah Abangnya,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
Saat ditanya, memerlukan waktu berapa lama untuk proses kalkulasi di lapangan, Jokowi menjawab tidak terlalu lama. &quot;Sehari sampai dua hari juga rampung, tiap hari kita hitung,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, anak wilayah yang selama ini sering meminta uang iuran kepada para Pedagang Kaki Lima di sekitar Tanah Abang akan diberdayakan setelah PKL direlokasi ke Blok G.
&amp;nbsp;
Hal itu disampaikan Camat Tanah Abang, Hidayatullah, sebagai upaya agar para anak wilayah tersebut tidak mengajak para pedagang untuk kembali turun ke jalan.
&amp;nbsp;
Menurut Hidayatullah, Wali Kota Jakarta Pusat Syaifullah Yusuf setuju untuk memberdayakan sekira 75 orang anak wilayah menjadi tenaga sekuriti, yang akan menjaga keamanan dan ketertiban supaya pedagang tidak turun kembali ke jalan. Selain itu, para anak wilayah ini juga diperbantukan untuk memonitor proses verifikasi pendaftaran Blok G.</content:encoded></item></channel></rss>
