<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> &quot;Mesir Tak Pernah Izinkan Warganya Berperang di Suriah&quot;</title><description>Dubes Mesir untuk Indonesia Bahaa Dessouki membantah laporan yang  menyebutkan bahwa pemerintah di Kairo mengizinkan warga Mesir  berperang di Suriah. Kedubes Mesir di Jakarta menegaskan tidak  pernah ada pernyataan itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/30/412/858182/mesir-tak-pernah-izinkan-warganya-berperang-di-suriah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/08/30/412/858182/mesir-tak-pernah-izinkan-warganya-berperang-di-suriah"/><item><title> &quot;Mesir Tak Pernah Izinkan Warganya Berperang di Suriah&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/08/30/412/858182/mesir-tak-pernah-izinkan-warganya-berperang-di-suriah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/08/30/412/858182/mesir-tak-pernah-izinkan-warganya-berperang-di-suriah</guid><pubDate>Jum'at 30 Agustus 2013 14:19 WIB</pubDate><dc:creator>Aulia Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/30/412/858182/pqgsDEo1oy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dubes Mesir untuk RI Bahaa Dessouki (Foto: Achmad Aris/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/30/412/858182/pqgsDEo1oy.jpg</image><title>Dubes Mesir untuk RI Bahaa Dessouki (Foto: Achmad Aris/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Duta Besar Mesir untuk Indonesia Bahaa Dessouki membantah laporan yang menyebutkan bahwa pemerintah di Kairo telah mengizinkan warga Mesir berperang di Suriah. Kedubes Mesir di Jakarta menegaskan kembali tidak pernah ada pernyataan itu. &amp;nbsp;Laporan mengenai diizinkannya warga Mesir berperang di Suriah diumumkan oleh penasihat senior Presiden Mesir, Khaled al-Qazzaz, pada 13 Juni 2013 lalu ketika mantan Presiden Mohammad Morsi belum dilengserkan. Berikut pernyataan Dessouki ketika diwawancarai Okezone di kantor Kedubes Mesir, Jakarta, Jumat (21/6/2013).&amp;nbsp;Qazzaz mengatakan, Mesir mengizinkan warganya berperang di Suriah, apa itu benar?&amp;nbsp;Tidak, tidak, mereka tidak pernah mengatakan itu. Tidak ada pernyataan resmi dari Pemerintah Suriah mengenai hal itu. &amp;nbsp;Saat ini Mesir mencoba untuk mencari solusi damai untuk Suriah. Namun mereka tetap harus melindungi segenap pengungsi Suriah yang ada di Mesir.&amp;nbsp;Lantas, fasilitas apa saja yang sudah diberikan Mesir untuk pengungsi Suriah? &amp;nbsp;Kami menerima banyak warga Suriah di Kairo, (mantan) Presiden Mohamed Morsi menginstruksikan pemerintah untuk memperlakukan warga Suriah selayaknya warga Mesir. Misalnya, mereka memiliki anak yang ingi bersekolah, mereka harus diperlakukan sama dengan warga Mesir.&amp;nbsp;Bagaimana tanggapan Anda mengenai rencana dialog Pemerintah dan oposisi Suriah di Jenewa, Swiss?&amp;nbsp;Kami berharap Rusia dan China bisa membantu menyelesaikan masalah ini. Sebagai pendukung Presiden Bashar al-Assad, Rusia juga bisa memberikan jaminan untuk menyelamatkan citra Assad. &amp;nbsp;Ada beberapa negara Barat yang keberatan dengan kehadiran Iran dalam pertemuan itu, namun Rusia berpendapat bahwa Iran adalah pemain utama yang bisa berpengaruh (di krisis Suriah). Saya yakin Rusia dan China bisa membantu masalah ini. &amp;nbsp;Namun hal terpenting adalah Presiden Bashar al-Assad mundur dari jabatannya, dan fraksi oposisi wajib membentuk koalisi yang solid.</description><content:encoded>JAKARTA - Duta Besar Mesir untuk Indonesia Bahaa Dessouki membantah laporan yang menyebutkan bahwa pemerintah di Kairo telah mengizinkan warga Mesir berperang di Suriah. Kedubes Mesir di Jakarta menegaskan kembali tidak pernah ada pernyataan itu. &amp;nbsp;Laporan mengenai diizinkannya warga Mesir berperang di Suriah diumumkan oleh penasihat senior Presiden Mesir, Khaled al-Qazzaz, pada 13 Juni 2013 lalu ketika mantan Presiden Mohammad Morsi belum dilengserkan. Berikut pernyataan Dessouki ketika diwawancarai Okezone di kantor Kedubes Mesir, Jakarta, Jumat (21/6/2013).&amp;nbsp;Qazzaz mengatakan, Mesir mengizinkan warganya berperang di Suriah, apa itu benar?&amp;nbsp;Tidak, tidak, mereka tidak pernah mengatakan itu. Tidak ada pernyataan resmi dari Pemerintah Suriah mengenai hal itu. &amp;nbsp;Saat ini Mesir mencoba untuk mencari solusi damai untuk Suriah. Namun mereka tetap harus melindungi segenap pengungsi Suriah yang ada di Mesir.&amp;nbsp;Lantas, fasilitas apa saja yang sudah diberikan Mesir untuk pengungsi Suriah? &amp;nbsp;Kami menerima banyak warga Suriah di Kairo, (mantan) Presiden Mohamed Morsi menginstruksikan pemerintah untuk memperlakukan warga Suriah selayaknya warga Mesir. Misalnya, mereka memiliki anak yang ingi bersekolah, mereka harus diperlakukan sama dengan warga Mesir.&amp;nbsp;Bagaimana tanggapan Anda mengenai rencana dialog Pemerintah dan oposisi Suriah di Jenewa, Swiss?&amp;nbsp;Kami berharap Rusia dan China bisa membantu menyelesaikan masalah ini. Sebagai pendukung Presiden Bashar al-Assad, Rusia juga bisa memberikan jaminan untuk menyelamatkan citra Assad. &amp;nbsp;Ada beberapa negara Barat yang keberatan dengan kehadiran Iran dalam pertemuan itu, namun Rusia berpendapat bahwa Iran adalah pemain utama yang bisa berpengaruh (di krisis Suriah). Saya yakin Rusia dan China bisa membantu masalah ini. &amp;nbsp;Namun hal terpenting adalah Presiden Bashar al-Assad mundur dari jabatannya, dan fraksi oposisi wajib membentuk koalisi yang solid.</content:encoded></item></channel></rss>
