<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> KPK Usut Pembengkakan Anggaran PON Riau di Banggar DPR</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan terus menelusuri pembengkakan  anggaran&amp;nbsp; pembangunan venues PON XVIII di Riau terkait dengan perubahan  Perda nomor 6 tahun 2010.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/09/02/339/859678/kpk-usut-pembengkakan-anggaran-pon-riau-di-banggar-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/09/02/339/859678/kpk-usut-pembengkakan-anggaran-pon-riau-di-banggar-dpr"/><item><title> KPK Usut Pembengkakan Anggaran PON Riau di Banggar DPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/09/02/339/859678/kpk-usut-pembengkakan-anggaran-pon-riau-di-banggar-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/09/02/339/859678/kpk-usut-pembengkakan-anggaran-pon-riau-di-banggar-dpr</guid><pubDate>Senin 02 September 2013 21:06 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/09/02/339/859678/CmIxG6xBTS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/09/02/339/859678/CmIxG6xBTS.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan terus menelusuri pembengkakan anggaran&amp;nbsp; pembangunan venues PON XVIII di Riau terkait dengan perubahan Perda nomor 6 tahun 2010.Menurut Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, saat ini penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah anggota dan mantan anggota badan anggaran&amp;nbsp; DPR RI&amp;nbsp; untuk mengkonfirmasi keterangan dan informasi yang dimiliki KPK.Termasuk pemeriksaan terhadap mantan anggota Komisi X DPR dan Banggar DPR RI, Angelina Pingkan Patricia Sondakh (Angie) yang diperiksa hari ini, Senin (2/9/2013) sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Riau Rusli Zainal.&quot;Keterangan barunya terkonfirmasi soal penambahan anggaran biaya, makanya dipanggillah orang-orang yang berkaitan dengan komisi (komisi X dan Banggar DPR RI),&quot; katanya di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.Kata Bambang, kasus yang melibatkan Rusli ini, memang salah satu kasus yang menjadi prioritas KPK, dan berharap kasus ini bisa segera diselesaikan.Sejauh ini, sambung Bambang, penyidik memang masih terfokus pada penanganan tersangka. &quot;Soalnya kasus ini ada beberapa peningkatan biaya-biaya PON, dan itu harus meminta konfirmasi, dan itu yang tengah diperiksa, tapi&amp;nbsp; itu yang berperan aktif kan tersangka. Sekarang masih&amp;nbsp; terkonsentrasi di kasus RZ (Rusli Zainal). Tapi mudah-mudahan bila dalam persidangan ada temuan baru akan dilakukan kajian,&quot; tuntasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan terus menelusuri pembengkakan anggaran&amp;nbsp; pembangunan venues PON XVIII di Riau terkait dengan perubahan Perda nomor 6 tahun 2010.Menurut Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, saat ini penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah anggota dan mantan anggota badan anggaran&amp;nbsp; DPR RI&amp;nbsp; untuk mengkonfirmasi keterangan dan informasi yang dimiliki KPK.Termasuk pemeriksaan terhadap mantan anggota Komisi X DPR dan Banggar DPR RI, Angelina Pingkan Patricia Sondakh (Angie) yang diperiksa hari ini, Senin (2/9/2013) sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Riau Rusli Zainal.&quot;Keterangan barunya terkonfirmasi soal penambahan anggaran biaya, makanya dipanggillah orang-orang yang berkaitan dengan komisi (komisi X dan Banggar DPR RI),&quot; katanya di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.Kata Bambang, kasus yang melibatkan Rusli ini, memang salah satu kasus yang menjadi prioritas KPK, dan berharap kasus ini bisa segera diselesaikan.Sejauh ini, sambung Bambang, penyidik memang masih terfokus pada penanganan tersangka. &quot;Soalnya kasus ini ada beberapa peningkatan biaya-biaya PON, dan itu harus meminta konfirmasi, dan itu yang tengah diperiksa, tapi&amp;nbsp; itu yang berperan aktif kan tersangka. Sekarang masih&amp;nbsp; terkonsentrasi di kasus RZ (Rusli Zainal). Tapi mudah-mudahan bila dalam persidangan ada temuan baru akan dilakukan kajian,&quot; tuntasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
