<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PLN: Listrik Padam di Jateng Bukan Akibat Sabotase</title><description>Padamnya listrik di wilayah Jawa Tengah pada Selasa 3 September 2013 malam diakibatkan gangguan komponen&amp;nbsp;bush protection&amp;nbsp;di Gardu Induk (GI) Ungaran, Kabupaten Semarang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/09/04/512/860898/pln-listrik-padam-di-jateng-bukan-akibat-sabotase</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/09/04/512/860898/pln-listrik-padam-di-jateng-bukan-akibat-sabotase"/><item><title>PLN: Listrik Padam di Jateng Bukan Akibat Sabotase</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/09/04/512/860898/pln-listrik-padam-di-jateng-bukan-akibat-sabotase</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/09/04/512/860898/pln-listrik-padam-di-jateng-bukan-akibat-sabotase</guid><pubDate>Rabu 04 September 2013 23:04 WIB</pubDate><dc:creator>Timotius Aprianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/09/04/512/860898/JldEvzid2W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/09/04/512/860898/JldEvzid2W.jpg</image><title>Ilustrasi </title></images><description>SEMARANG&amp;nbsp;- Padamnya listrik di wilayah Jawa Tengah pada Selasa 3 September 2013 malam diakibatkan gangguan komponen&amp;nbsp;bush protection&amp;nbsp;di Gardu Induk (GI) Ungaran, Kabupaten Semarang.Manager Komunikasi Hukum dan Administrasi PT PLN (Persero) Distribusi Jateng-DIY, G Wisnu Yulianto, mengatakan, GI itu merupakan pusat penyaluran dan pengaturan beban di wilayah Jateng. Akibat mengalami gangguan, PLN tidak bisa mendistribusikan listrik ke pelanggan.&amp;ldquo;Kejadian ini hal yang tak terduga, bukan pemadaman bergilir tapi padam karena adanya gangguan,&quot; ungkap Wisnu, Rabu (4/9/2013).Pihaknya membantah adanya dugaan padamnya listrik di sebagian wilayah Jateng akibat sabotase pihak tertentu. &quot;Gangguan tersebut muncul bukan karena ada sabotase mengingat komponen yang mengalami gangguan tidak ditangani oleh operator. Jadi ini murni masalah teknis,&amp;rdquo; jelasnya.Sementara itu, Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan Supriyono, menjelaskan, listrik padam terpantau mulai pukul 16.24 WIB. Diawali dengan munculnya gangguan di&amp;nbsp;bush protection, pelindung komponen pemutus tegangan, membuat pasokan listrik yang masuk ke GI Ungaran tidak bisa disalurkan ke&amp;nbsp;inter bus transformer&amp;nbsp;(IBT) I dan II.&quot;IBT I dan II ini terkoneksi dengan travo 20 KV atau travo tegangan rendah yang bertugas mendistribusikan listrik ke pelanggan. Gangguan di&amp;nbsp;bush protection&amp;nbsp;juga berdampak pada terjadinya&amp;nbsp;trip&amp;nbsp;di sejumlah pembangkit yang memasok listrik ke GI Ungaran, yakni PLTU Cilacap dan pembangkit kecil lain,&quot; ungkapnyaAtas kejadian tersebut, total daya yang hilang mencapai 1.620 MW. Terdiri dari IBT I dan II yang berkapasitas 600 MW, PLTU Cilacap berkapasitas 550 MW dan sisanya dari pembangkit kecil lain. Sementara kebutuhan listrik di kurun waktu terjadinya gangguan&amp;nbsp;bush protection&amp;nbsp;ada di kisaran 2.890- 3.100 MW.&quot;Akibatnya sebagian wilayah Jateng terjadi listrik padam karena hilangnya sebagian daya tersebut. Bahkan daerah di pantura mulai Tegal, Pekalongan, Kudus dan Cepu mengalami&amp;nbsp;blackout,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>SEMARANG&amp;nbsp;- Padamnya listrik di wilayah Jawa Tengah pada Selasa 3 September 2013 malam diakibatkan gangguan komponen&amp;nbsp;bush protection&amp;nbsp;di Gardu Induk (GI) Ungaran, Kabupaten Semarang.Manager Komunikasi Hukum dan Administrasi PT PLN (Persero) Distribusi Jateng-DIY, G Wisnu Yulianto, mengatakan, GI itu merupakan pusat penyaluran dan pengaturan beban di wilayah Jateng. Akibat mengalami gangguan, PLN tidak bisa mendistribusikan listrik ke pelanggan.&amp;ldquo;Kejadian ini hal yang tak terduga, bukan pemadaman bergilir tapi padam karena adanya gangguan,&quot; ungkap Wisnu, Rabu (4/9/2013).Pihaknya membantah adanya dugaan padamnya listrik di sebagian wilayah Jateng akibat sabotase pihak tertentu. &quot;Gangguan tersebut muncul bukan karena ada sabotase mengingat komponen yang mengalami gangguan tidak ditangani oleh operator. Jadi ini murni masalah teknis,&amp;rdquo; jelasnya.Sementara itu, Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan Supriyono, menjelaskan, listrik padam terpantau mulai pukul 16.24 WIB. Diawali dengan munculnya gangguan di&amp;nbsp;bush protection, pelindung komponen pemutus tegangan, membuat pasokan listrik yang masuk ke GI Ungaran tidak bisa disalurkan ke&amp;nbsp;inter bus transformer&amp;nbsp;(IBT) I dan II.&quot;IBT I dan II ini terkoneksi dengan travo 20 KV atau travo tegangan rendah yang bertugas mendistribusikan listrik ke pelanggan. Gangguan di&amp;nbsp;bush protection&amp;nbsp;juga berdampak pada terjadinya&amp;nbsp;trip&amp;nbsp;di sejumlah pembangkit yang memasok listrik ke GI Ungaran, yakni PLTU Cilacap dan pembangkit kecil lain,&quot; ungkapnyaAtas kejadian tersebut, total daya yang hilang mencapai 1.620 MW. Terdiri dari IBT I dan II yang berkapasitas 600 MW, PLTU Cilacap berkapasitas 550 MW dan sisanya dari pembangkit kecil lain. Sementara kebutuhan listrik di kurun waktu terjadinya gangguan&amp;nbsp;bush protection&amp;nbsp;ada di kisaran 2.890- 3.100 MW.&quot;Akibatnya sebagian wilayah Jateng terjadi listrik padam karena hilangnya sebagian daya tersebut. Bahkan daerah di pantura mulai Tegal, Pekalongan, Kudus dan Cepu mengalami&amp;nbsp;blackout,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
