<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tabrakan Kapal di Danau Toba Akibat Kelalaian Nakhoda?</title><description>Tabrakan dua kapal di sekitar Dermaga Tomok, Danau Toba, Sumatera Utara diduga akibat human error. Nakhoda kapal wisata KM Yola tidak menghiraukan bunyi klakson kapal ferry Tao Toba I.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/09/10/340/863884/tabrakan-kapal-di-danau-toba-akibat-kelalaian-nakhoda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/09/10/340/863884/tabrakan-kapal-di-danau-toba-akibat-kelalaian-nakhoda"/><item><title>Tabrakan Kapal di Danau Toba Akibat Kelalaian Nakhoda?</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/09/10/340/863884/tabrakan-kapal-di-danau-toba-akibat-kelalaian-nakhoda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/09/10/340/863884/tabrakan-kapal-di-danau-toba-akibat-kelalaian-nakhoda</guid><pubDate>Selasa 10 September 2013 18:24 WIB</pubDate><dc:creator>Yudha Bahar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/09/10/340/863884/C1krQSW4rT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Danau Toba (dok. Sindo TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/09/10/340/863884/C1krQSW4rT.jpg</image><title>Ilustrasi Danau Toba (dok. Sindo TV)</title></images><description>MEDAN - Tabrakan dua kapal di sekitar Dermaga Tomok, Danau Toba, Sumatera Utara diduga akibat human error. Nakhoda kapal wisata KM Yola tidak menghiraukan bunyi klakson kapal ferry Tao Toba I.Hal itu disampaikan oleh Taufik (23), salah satu penumpang kapal wisata. &amp;ldquo;Juru kemudi kapal tidak menghiraukan suara klakson Kapal Tao Toba I,&amp;rdquo; aku Taufik saat ditemui di kediamannya, Kampung Banteng, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang, Selasa (10/9/2013).Dia menceritakan, saat itu dia dan lima temannya berada di atas kapal wisata dalam perjalanan dari Dermaga Tomok menuju Parapat. Tiba-tiba kapal feri datang dan membunyikan klakson, namun juru kemudi kapal yang ditumpanginya tidak menghiraukan dan terus melaju, hingga terjadi tabrakan. Kapal oleng dan sejumlah penumpang jatuh ke danau.Kecelakaan pada Minggu, 8 Sepetember lalu itupun menyisakan duka mendalam. Karena selain menyebabkan kakinya terkilir, dua temannya hilang bersama dua penumpang lainnya, yang hingga kini belum ditemukan. Keduanya adalah Ahmad Fauzi warga Helvetia Kabupaten Deliserdang, dan Cindi Afriani Siregar, warga Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang. Mereka merupakan pasangan kekasih. Sedangkan dua korban lainnya, adalah Susiono, warga Tanjung Morawa, dan Ujang warga Lubuk Pakam. Menurutnya, liburan tersebut dalam rangka menghibur Ozi &amp;ndash;saapan Ahmad Fauzi- karena baru saja keluar dari tempatnya bekerja. Dia pun tak menyangka, liburan tersebut justru berujung maut.</description><content:encoded>MEDAN - Tabrakan dua kapal di sekitar Dermaga Tomok, Danau Toba, Sumatera Utara diduga akibat human error. Nakhoda kapal wisata KM Yola tidak menghiraukan bunyi klakson kapal ferry Tao Toba I.Hal itu disampaikan oleh Taufik (23), salah satu penumpang kapal wisata. &amp;ldquo;Juru kemudi kapal tidak menghiraukan suara klakson Kapal Tao Toba I,&amp;rdquo; aku Taufik saat ditemui di kediamannya, Kampung Banteng, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang, Selasa (10/9/2013).Dia menceritakan, saat itu dia dan lima temannya berada di atas kapal wisata dalam perjalanan dari Dermaga Tomok menuju Parapat. Tiba-tiba kapal feri datang dan membunyikan klakson, namun juru kemudi kapal yang ditumpanginya tidak menghiraukan dan terus melaju, hingga terjadi tabrakan. Kapal oleng dan sejumlah penumpang jatuh ke danau.Kecelakaan pada Minggu, 8 Sepetember lalu itupun menyisakan duka mendalam. Karena selain menyebabkan kakinya terkilir, dua temannya hilang bersama dua penumpang lainnya, yang hingga kini belum ditemukan. Keduanya adalah Ahmad Fauzi warga Helvetia Kabupaten Deliserdang, dan Cindi Afriani Siregar, warga Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang. Mereka merupakan pasangan kekasih. Sedangkan dua korban lainnya, adalah Susiono, warga Tanjung Morawa, dan Ujang warga Lubuk Pakam. Menurutnya, liburan tersebut dalam rangka menghibur Ozi &amp;ndash;saapan Ahmad Fauzi- karena baru saja keluar dari tempatnya bekerja. Dia pun tak menyangka, liburan tersebut justru berujung maut.</content:encoded></item></channel></rss>
