<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Jurus Ganjar Atasi Bencana Kekeringan di Jateng</title><description>Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta semua kepala daerah di 35 kabupaten/kota menggalakkan program menanam untuk mengantisipasi bencana kekeringan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/09/10/512/863963/ini-jurus-ganjar-atasi-bencana-kekeringan-di-jateng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/09/10/512/863963/ini-jurus-ganjar-atasi-bencana-kekeringan-di-jateng"/><item><title>Ini Jurus Ganjar Atasi Bencana Kekeringan di Jateng</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/09/10/512/863963/ini-jurus-ganjar-atasi-bencana-kekeringan-di-jateng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/09/10/512/863963/ini-jurus-ganjar-atasi-bencana-kekeringan-di-jateng</guid><pubDate>Selasa 10 September 2013 20:29 WIB</pubDate><dc:creator>Timotius Aprianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/09/10/512/863963/58c1uM2Edy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo (Foto: Taufik Budi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/09/10/512/863963/58c1uM2Edy.jpg</image><title>Ganjar Pranowo (Foto: Taufik Budi/Okezone)</title></images><description>SEMARANG&amp;nbsp;- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta semua kepala daerah di 35 kabupaten/kota menggalakkan program menanam untuk mengantisipasi bencana kekeringan. Saat ini sejumlah wilayah di Jawa tengah mengalami kekeringan di antaranya Blora, Brebes dan Grobogan.Ganjar mengatakan, telah mengirimkan surat edaran kepada pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan program menanam tersebut sejak beberapa waktu lalu. &amp;ldquo;Saya sudah sampaikan kepada mereka,&amp;nbsp;yuk&amp;nbsp;kita gila-gilaan menanam. Mulai dari anak lahir sampai anak lulus atau kawin ya&amp;nbsp;nandur&amp;nbsp;(menanam). Budayakan menanam sejak dini,&amp;rdquo; ungkap Ganjar, Selasa (10/9/2013).Ia mengakui ancaman kekeringan di Jawa Tengah tidak dapat ditangani secara singkat, namun membutuhkan waktu jangka panjang. Untuk itu program pembangunan embung- embung (tempat penampungan air) harus diteruskan, sebagai upaya untuk menampung air hujan&amp;ldquo;Program embung itu bagus dan harus diteruskan, karena itu menangkap air hujan. Yang paling singkat ya membuat hujan buatan,&amp;rdquo; ujarnya.Ia menambahkan jika kekeringan di Jawa Tengah tidak ditangani sejak dini, maka akan mengancam produksi pangan. &amp;ldquo;Kalau lihat datanya tidak berubah dari tahun kemarin dengan tahun ini. Maka mau tidak mau kita harus siap untuk mengantisipasi kekeringan,&amp;rdquo; sebutnya.</description><content:encoded>SEMARANG&amp;nbsp;- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta semua kepala daerah di 35 kabupaten/kota menggalakkan program menanam untuk mengantisipasi bencana kekeringan. Saat ini sejumlah wilayah di Jawa tengah mengalami kekeringan di antaranya Blora, Brebes dan Grobogan.Ganjar mengatakan, telah mengirimkan surat edaran kepada pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan program menanam tersebut sejak beberapa waktu lalu. &amp;ldquo;Saya sudah sampaikan kepada mereka,&amp;nbsp;yuk&amp;nbsp;kita gila-gilaan menanam. Mulai dari anak lahir sampai anak lulus atau kawin ya&amp;nbsp;nandur&amp;nbsp;(menanam). Budayakan menanam sejak dini,&amp;rdquo; ungkap Ganjar, Selasa (10/9/2013).Ia mengakui ancaman kekeringan di Jawa Tengah tidak dapat ditangani secara singkat, namun membutuhkan waktu jangka panjang. Untuk itu program pembangunan embung- embung (tempat penampungan air) harus diteruskan, sebagai upaya untuk menampung air hujan&amp;ldquo;Program embung itu bagus dan harus diteruskan, karena itu menangkap air hujan. Yang paling singkat ya membuat hujan buatan,&amp;rdquo; ujarnya.Ia menambahkan jika kekeringan di Jawa Tengah tidak ditangani sejak dini, maka akan mengancam produksi pangan. &amp;ldquo;Kalau lihat datanya tidak berubah dari tahun kemarin dengan tahun ini. Maka mau tidak mau kita harus siap untuk mengantisipasi kekeringan,&amp;rdquo; sebutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
