<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Praktik Korupsi Besar di Balik Kebijakan Mobil Murah</title><description>Kebijakan mobil murah yang ditetapkan pemerintah pusat, kembali mendapat  kritikan. Inisiator Gerakan Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih, Adhie  M Massardi menuding, ada indikasi tindak korupsi dibalik kebijakan  tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/09/22/339/869982/ada-praktik-korupsi-besar-di-balik-kebijakan-mobil-murah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/09/22/339/869982/ada-praktik-korupsi-besar-di-balik-kebijakan-mobil-murah"/><item><title>Ada Praktik Korupsi Besar di Balik Kebijakan Mobil Murah</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/09/22/339/869982/ada-praktik-korupsi-besar-di-balik-kebijakan-mobil-murah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/09/22/339/869982/ada-praktik-korupsi-besar-di-balik-kebijakan-mobil-murah</guid><pubDate>Minggu 22 September 2013 15:24 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/09/22/339/869982/Rdw82HcLGm.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/09/22/339/869982/Rdw82HcLGm.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Kebijakan mobil murah yang ditetapkan pemerintah pusat, kembali mendapat kritikan. Inisiator Gerakan Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih, Adhie M Massardi menuding, ada indikasi tindak korupsi dibalik kebijakan tersebut.&quot;Saya bisa pastikan bahwa menteri-menteri yang mendesign dan menyetujui produk asing itu dapat komisi, dapat uang suap, pasti itu. Tinggal bagaimana kita membukanya, dan bagaimana mereka menyembunyikannya,&quot; ujar Adhie saat ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (22/9/2013).Sebab itu, dia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu menolak kebijakan tersebut. &quot;Harus ada bentuk keseriusan untuk menghentikan kebijakan ini,&quot; tegasnya.Namun, mantan juru bicara presiden Abdurahman Wahid itu tak bisa memastikan kegunaan hasil korupsi yang dilakukan para menteri dan petinggi negara itu. &quot;Belum tentu kepentingan partai, mungkin memperkaya diri mereka pada akhir masa jabatannya. Ini bagian dari pat gulipat proyek impor,&quot; terangnya.Yang pasti, sambung Adhie, selain berupaya untuk memperkaya diri, kebijakan mobil murah juga mematikan kreativitas anak bangsa untuk memproduksi mobil nasional. &quot;Jadi, sebelum mereka memproduksi mobil, sudah dimatikan oleh pihak asing yang memproduksi mobil murah besar-besaran,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Kebijakan mobil murah yang ditetapkan pemerintah pusat, kembali mendapat kritikan. Inisiator Gerakan Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih, Adhie M Massardi menuding, ada indikasi tindak korupsi dibalik kebijakan tersebut.&quot;Saya bisa pastikan bahwa menteri-menteri yang mendesign dan menyetujui produk asing itu dapat komisi, dapat uang suap, pasti itu. Tinggal bagaimana kita membukanya, dan bagaimana mereka menyembunyikannya,&quot; ujar Adhie saat ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (22/9/2013).Sebab itu, dia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu menolak kebijakan tersebut. &quot;Harus ada bentuk keseriusan untuk menghentikan kebijakan ini,&quot; tegasnya.Namun, mantan juru bicara presiden Abdurahman Wahid itu tak bisa memastikan kegunaan hasil korupsi yang dilakukan para menteri dan petinggi negara itu. &quot;Belum tentu kepentingan partai, mungkin memperkaya diri mereka pada akhir masa jabatannya. Ini bagian dari pat gulipat proyek impor,&quot; terangnya.Yang pasti, sambung Adhie, selain berupaya untuk memperkaya diri, kebijakan mobil murah juga mematikan kreativitas anak bangsa untuk memproduksi mobil nasional. &quot;Jadi, sebelum mereka memproduksi mobil, sudah dimatikan oleh pihak asing yang memproduksi mobil murah besar-besaran,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
