<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ahok Tolak Pemasangan Stiker Pembatasan BBM</title><description>Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaha Purnama (Ahok) terus  melakukan manuver politik dengan pemerintah pusat dalam membatasi  penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/09/30/500/874079/ahok-tolak-pemasangan-stiker-pembatasan-bbm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/09/30/500/874079/ahok-tolak-pemasangan-stiker-pembatasan-bbm"/><item><title>Ahok Tolak Pemasangan Stiker Pembatasan BBM</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/09/30/500/874079/ahok-tolak-pemasangan-stiker-pembatasan-bbm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/09/30/500/874079/ahok-tolak-pemasangan-stiker-pembatasan-bbm</guid><pubDate>Senin 30 September 2013 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/09/30/500/874079/fqFpXxUTPP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/09/30/500/874079/fqFpXxUTPP.jpg</image><title>Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaha Purnama (Ahok) terus melakukan manuver politik dengan pemerintah pusat dalam membatasi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
&amp;nbsp;
Dirinya mengkalim, jajarannya telah melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat guna membatasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang kian menipis.
&amp;nbsp;
&quot;Semua musti pakai debit card. Enggak bisa cash. Supaya bank bisa melaporkan yang beli BBM siapa,&quot; ungkap Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (30/9/2013).
&amp;nbsp;
Dengan begitu, lanjut Ahok, maka pihaknya dapat menempuh jalur hukum bagi mereka yang membeli BBM berlebihan. &quot;Kalau ketahuan kamu belinya banyak, polisi tangkap,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Dengan cara itu, Ahok menilai lebih masuk akal dalam mengkontrol penggunaan BBM, ketimbang menggunakan chip yang rencananya akan ditempelkan pada kendaraan bermotor.
&amp;nbsp;
&quot;Minimal lebih masuk akal daripada pasang kit pakai kartu-kartu aneh kan. Itu namanya mau hemat duit tapi keluar duit. Kalau ini kan (debit card) enggak, hampir semua orang punya,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Namun, mantan anggota Komisi II DPR itu tetap bersikeras, bahwa pemerintah pusat lebih baik mencabut subsidi BBM di Ibu Kota.
&amp;nbsp;
&quot;Tapi kasih bus gratis (isi bahan bakar) seluruh DKI. Ya bertahap lah. Namanya juga orang politik. Mereka (pemerintah pusat) bilang kita setuju bertahap,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaha Purnama (Ahok) terus melakukan manuver politik dengan pemerintah pusat dalam membatasi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
&amp;nbsp;
Dirinya mengkalim, jajarannya telah melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat guna membatasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang kian menipis.
&amp;nbsp;
&quot;Semua musti pakai debit card. Enggak bisa cash. Supaya bank bisa melaporkan yang beli BBM siapa,&quot; ungkap Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (30/9/2013).
&amp;nbsp;
Dengan begitu, lanjut Ahok, maka pihaknya dapat menempuh jalur hukum bagi mereka yang membeli BBM berlebihan. &quot;Kalau ketahuan kamu belinya banyak, polisi tangkap,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Dengan cara itu, Ahok menilai lebih masuk akal dalam mengkontrol penggunaan BBM, ketimbang menggunakan chip yang rencananya akan ditempelkan pada kendaraan bermotor.
&amp;nbsp;
&quot;Minimal lebih masuk akal daripada pasang kit pakai kartu-kartu aneh kan. Itu namanya mau hemat duit tapi keluar duit. Kalau ini kan (debit card) enggak, hampir semua orang punya,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Namun, mantan anggota Komisi II DPR itu tetap bersikeras, bahwa pemerintah pusat lebih baik mencabut subsidi BBM di Ibu Kota.
&amp;nbsp;
&quot;Tapi kasih bus gratis (isi bahan bakar) seluruh DKI. Ya bertahap lah. Namanya juga orang politik. Mereka (pemerintah pusat) bilang kita setuju bertahap,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
