<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>JAT Minta Kapolri Baru Tidak Intervensi Kasus Abu Bakar Baasyir</title><description>Jamaah Ansholud  Tauhid (JAT) meminta agar Polri tidak melakukan intervensi kasus Ustadz Abu Bakar Baasyir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/10/02/339/875098/jat-minta-kapolri-baru-tidak-intervensi-kasus-abu-bakar-baasyir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/10/02/339/875098/jat-minta-kapolri-baru-tidak-intervensi-kasus-abu-bakar-baasyir"/><item><title>JAT Minta Kapolri Baru Tidak Intervensi Kasus Abu Bakar Baasyir</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/10/02/339/875098/jat-minta-kapolri-baru-tidak-intervensi-kasus-abu-bakar-baasyir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/10/02/339/875098/jat-minta-kapolri-baru-tidak-intervensi-kasus-abu-bakar-baasyir</guid><pubDate>Rabu 02 Oktober 2013 05:26 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/10/02/339/875098/Lqk3UR904N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ustad Abu Bakar Baasir </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/10/02/339/875098/Lqk3UR904N.jpg</image><title>Ustad Abu Bakar Baasir </title></images><description>SOLO - Kendati kasus Ustadz Abu Bakar Baasyir sudah tidak lagi  berada diranah institusi Kepolisian Republik Indonesia, namun Jamaah Ansholud  Tauhid (JAT) meminta agar Polri tidak melakukan intervensi kasus Ustadz Abu Bakar Baasyir.Menurut anggota Divisi Advokasi JAT  Pusat Endro Sudarsono mengatakan, meskipun saat ini Ustadz Abu Bakar Baasyir sudah divonis dan mendekam di LP Nusakambangan untuk menjalani masa hukuman selama 15 tahun, namun  intervensi Polri agar Ustadz Abu Bakar Baasyir tak bisa menghirup udara bebas mulai  terlihat.Yang mana Ustadz Abu Bakar Baasyir kembali dikaitkan dengan Iddad atau  pelatihan militer di Aceh. Dimana Ustadz Abu Bakar Baasyir dianggap terlibat dalam penegakan  syariah, serta pengadaan senjata api. &quot;Kasus Ustadz Abu Bakar Baasyir itu sudah di luar institusi Polri, berada di bawah proses Kehakiman. Mestinya  pihak luar, terutama Polri jangan mengintervensi kasus Ustadz Abu Bakar Baasyir dengan hal-hal di luar  kasus yang sudah diputuskan Pengadilan. Tapi ini terlihat sekali, Polri berusaha  kembali memasukan Ustadz Abu Bakar Baasyir dengan Iddad di Aceh. Padahal di Aceh Ustadz Abu Bakar Baasyir dikaitkan dengan  pengadaan senjata. Dan senjata itu tidak bisa dikaitkan dengan  teroris,&quot;ujarnya.Selain itu, JAT meminta hak-hak Ustadz Abu Bakar Baasyir  di LP  Nusakambangan tidak dikebiri. Pasalnya informasi yang diterima JAT,ungkap Endro,  selain sudah ditempatkan di ruang yang mendapatkan penjagaan super ketat di LP  Nusakambangan, hak-hak Ustadz Abu Bakar Baasyir tidak diberikan. Sehingga di LP nusakambangan  Ustadz Abu Bakar Baasyir terasing.&quot;Kalau di luar hukum tidak bisa. Pemberian grasi mapun  apapun bentuknya itu haknya Presiden. Tapi paling tidak, hak-hak Ustadz Abu Bakar Baasyir  di LP  diberikanlah. Agar Ustadz Abu Bakar Baasyir  bisa berkomunikasi dengan pihak keluarga yang ada di  Ngeruki. Nah yang bisa memberikan itu adalah pihak Pengadilan dengan saran dari  Polri,&quot;pungkasnya.</description><content:encoded>SOLO - Kendati kasus Ustadz Abu Bakar Baasyir sudah tidak lagi  berada diranah institusi Kepolisian Republik Indonesia, namun Jamaah Ansholud  Tauhid (JAT) meminta agar Polri tidak melakukan intervensi kasus Ustadz Abu Bakar Baasyir.Menurut anggota Divisi Advokasi JAT  Pusat Endro Sudarsono mengatakan, meskipun saat ini Ustadz Abu Bakar Baasyir sudah divonis dan mendekam di LP Nusakambangan untuk menjalani masa hukuman selama 15 tahun, namun  intervensi Polri agar Ustadz Abu Bakar Baasyir tak bisa menghirup udara bebas mulai  terlihat.Yang mana Ustadz Abu Bakar Baasyir kembali dikaitkan dengan Iddad atau  pelatihan militer di Aceh. Dimana Ustadz Abu Bakar Baasyir dianggap terlibat dalam penegakan  syariah, serta pengadaan senjata api. &quot;Kasus Ustadz Abu Bakar Baasyir itu sudah di luar institusi Polri, berada di bawah proses Kehakiman. Mestinya  pihak luar, terutama Polri jangan mengintervensi kasus Ustadz Abu Bakar Baasyir dengan hal-hal di luar  kasus yang sudah diputuskan Pengadilan. Tapi ini terlihat sekali, Polri berusaha  kembali memasukan Ustadz Abu Bakar Baasyir dengan Iddad di Aceh. Padahal di Aceh Ustadz Abu Bakar Baasyir dikaitkan dengan  pengadaan senjata. Dan senjata itu tidak bisa dikaitkan dengan  teroris,&quot;ujarnya.Selain itu, JAT meminta hak-hak Ustadz Abu Bakar Baasyir  di LP  Nusakambangan tidak dikebiri. Pasalnya informasi yang diterima JAT,ungkap Endro,  selain sudah ditempatkan di ruang yang mendapatkan penjagaan super ketat di LP  Nusakambangan, hak-hak Ustadz Abu Bakar Baasyir tidak diberikan. Sehingga di LP nusakambangan  Ustadz Abu Bakar Baasyir terasing.&quot;Kalau di luar hukum tidak bisa. Pemberian grasi mapun  apapun bentuknya itu haknya Presiden. Tapi paling tidak, hak-hak Ustadz Abu Bakar Baasyir  di LP  diberikanlah. Agar Ustadz Abu Bakar Baasyir  bisa berkomunikasi dengan pihak keluarga yang ada di  Ngeruki. Nah yang bisa memberikan itu adalah pihak Pengadilan dengan saran dari  Polri,&quot;pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
