<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Assad Didesak Bertemu Pihak Oposisi</title><description>Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mendesak Presiden Bashar  al-Assad untuk berunding dengan kelompok oposisi Suriah. Pertemuan ini  diharapkan dapat berlangsung di Jenewa, Swiss pada bulan depan.&amp;nbsp; </description><link>https://news.okezone.com/read/2013/10/02/412/875205/assad-didesak-bertemu-pihak-oposisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/10/02/412/875205/assad-didesak-bertemu-pihak-oposisi"/><item><title>Assad Didesak Bertemu Pihak Oposisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/10/02/412/875205/assad-didesak-bertemu-pihak-oposisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/10/02/412/875205/assad-didesak-bertemu-pihak-oposisi</guid><pubDate>Rabu 02 Oktober 2013 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Andreas Gerry Tuwo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/10/02/412/875205/y8oP89gxIU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Suriah Bashar Al-Assad (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/10/02/412/875205/y8oP89gxIU.jpg</image><title>Presiden Suriah Bashar Al-Assad (Foto: Reuters)</title></images><description>MOSKOW &amp;ndash; Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mendesak Presiden Bashar al-Assad untuk berunding dengan kelompok oposisi Suriah. Pertemuan ini diharapkan dapat berlangsung di Jenewa, Swiss pada bulan depan.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Saya tidak mengesampingkan oposisi Suriah bila mereka tidak menganut sistem ekstrimis atau terorisme, mereka masih bisa mewakili (rakyat Suriah),&amp;rdquo; ujar Lavrov yang mengutip pernyataan Assad, seperti dikutip dari Raw Story, Rabu (2/10/2013). Seperti diketahui sebelumnya, dunia inrternasional menjadwalkan pertemuan langsung antara Assad dan oposisi Suriah di pertengahan November nanti. Pertemuan ini merupakan lanjutan dari pertemuan awal yang dilakukan pada Juni 2012.Tetapi pertemuan yang juga dilakukan di Jenewa tersebut, dianggap gagal karena kedua pihak yang berseberangan tidak bisa menemui kata sepakat. Russia selama ini dikenal sebagai pendukung pemerintahan Assad selama konflik perang saudara Suriah yang telah berlangsung 30 bulan. Tidak hanya itu, Negeri Beruang Merah ini juga berperan penting untuk mendesak Suriah menyerahkan sisa senjata kimia yang mereka miliki dan mencegah intervensi asing terhadap pemerintahan Bashar al-Assad. Sekedar informasi pertemuan Jenewa pada tahun ini telah mengalami kemunduran dari persetujuan sebelumnya. Kemunduran tersebut dikarenakan perselisihan antara Russia dan dunia barat tentang pihak yang berhak ikut berbicara dalam pertemuan Jenewa.</description><content:encoded>MOSKOW &amp;ndash; Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mendesak Presiden Bashar al-Assad untuk berunding dengan kelompok oposisi Suriah. Pertemuan ini diharapkan dapat berlangsung di Jenewa, Swiss pada bulan depan.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Saya tidak mengesampingkan oposisi Suriah bila mereka tidak menganut sistem ekstrimis atau terorisme, mereka masih bisa mewakili (rakyat Suriah),&amp;rdquo; ujar Lavrov yang mengutip pernyataan Assad, seperti dikutip dari Raw Story, Rabu (2/10/2013). Seperti diketahui sebelumnya, dunia inrternasional menjadwalkan pertemuan langsung antara Assad dan oposisi Suriah di pertengahan November nanti. Pertemuan ini merupakan lanjutan dari pertemuan awal yang dilakukan pada Juni 2012.Tetapi pertemuan yang juga dilakukan di Jenewa tersebut, dianggap gagal karena kedua pihak yang berseberangan tidak bisa menemui kata sepakat. Russia selama ini dikenal sebagai pendukung pemerintahan Assad selama konflik perang saudara Suriah yang telah berlangsung 30 bulan. Tidak hanya itu, Negeri Beruang Merah ini juga berperan penting untuk mendesak Suriah menyerahkan sisa senjata kimia yang mereka miliki dan mencegah intervensi asing terhadap pemerintahan Bashar al-Assad. Sekedar informasi pertemuan Jenewa pada tahun ini telah mengalami kemunduran dari persetujuan sebelumnya. Kemunduran tersebut dikarenakan perselisihan antara Russia dan dunia barat tentang pihak yang berhak ikut berbicara dalam pertemuan Jenewa.</content:encoded></item></channel></rss>
