<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY Mau Mudik, Warga Pacitan Ngeluh</title><description>SBY akan pulang  kampung ke Pacitan pada 15 Oktober 2013, malam. Sehari berikutnya, SBY dan  rombongan akan ke PLTU.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/10/14/337/881594/sby-mau-mudik-warga-pacitan-ngeluh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/10/14/337/881594/sby-mau-mudik-warga-pacitan-ngeluh"/><item><title>SBY Mau Mudik, Warga Pacitan Ngeluh</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/10/14/337/881594/sby-mau-mudik-warga-pacitan-ngeluh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/10/14/337/881594/sby-mau-mudik-warga-pacitan-ngeluh</guid><pubDate>Senin 14 Oktober 2013 18:57 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/10/14/337/881594/rmIvlW3Fym.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/10/14/337/881594/rmIvlW3Fym.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Rencana  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pulang kampung mendapat  respons negatif  dari warga Pacitan, Jawa Timur. Warga mengeluhkan persiapan untuk menyambut  SBY.
&amp;nbsp;
SBY akan pulang  kampung ke Pacitan pada 15 Oktober 2013, malam. Sehari berikutnya, SBY dan  rombongan akan ke PLTU.
&amp;nbsp;
Caleg DPRD Provinsi  Jawa Timur Giyanto mengaku, mendapat  banyak keluhan dari warga Pacitan. Kedatangan SBY menggerakkan mesin birokrasi  mulai dari bupati hingga petugas di tingkat RT/RW.
&amp;nbsp;
Pria asli Pacitan itu  mengatakan, warga dipaksa membersihkan jalan-jalan selama dua hari  terakhir.
&amp;nbsp;
&quot;Khususnya dalam  Jalur Lintas Selatan (JLS) yang jarak dan panjangnya puluhan kilometer (lebih  dari 50 kilometer) menuju PLTU Sudimoro, Pacitan,&quot; kata dia dalam pesan singkat  kepada Okezone, Senin (14/10/2013).
&amp;nbsp;
Masyarakat tidak  keberatan diminta memasang bendera merah putih. &quot;Tetapi, untuk membantu memasang  baliho, spanduk, bendera Partai Demokrat sungguh memprihatinkan dan memaksakan  kehendaknya,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Kedatangan SBY juga  menggerakkan pasukan TNI dan Polri untuk menjaga setiap desa yang akan dilewati  rombongan RI 1. Pemdangan pun bak akan terjadi perang.
&amp;nbsp;
&quot;Seperti di depan  rumah saya di kampung. Kebetulan depan rumah Balai Desa Karanganyar, Kecamatan  Kebonagung, ditempatkan 30 TNI dan Polri, langsung dipimpin Kapolda Jatim,&quot;  tegasnya.
&amp;nbsp;
Giyanto  mengaku, sangat  menyayangkan, kedatangan Presiden ke kampung halamanya bukan untuk membantu  warga Pacitan yang selama ini kesulitan.
&amp;nbsp;
&quot;Rata-rata dibawah  garis kemiskinan tetapi malah membuat warganya direpotkan dan dipamerkan ratusan  mobil-mobil mewah merek Eropa yang langsung dibawa dari Jakarta,&quot;  ungkapnya.
&amp;nbsp;
Menurutnya, ada  baiknya anggaran pengamanan dan penyambutan SBY yang menghabiskan miliaran  rupiah digunakan untuk membuatkan sumur bor warga Tumpak Rinjing. 
&amp;nbsp;
&quot;Mereka kesusahan air  dalam kemarau ini atau membantu warganya yang tidak bisa sekolah,&quot;  pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Rencana  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pulang kampung mendapat  respons negatif  dari warga Pacitan, Jawa Timur. Warga mengeluhkan persiapan untuk menyambut  SBY.
&amp;nbsp;
SBY akan pulang  kampung ke Pacitan pada 15 Oktober 2013, malam. Sehari berikutnya, SBY dan  rombongan akan ke PLTU.
&amp;nbsp;
Caleg DPRD Provinsi  Jawa Timur Giyanto mengaku, mendapat  banyak keluhan dari warga Pacitan. Kedatangan SBY menggerakkan mesin birokrasi  mulai dari bupati hingga petugas di tingkat RT/RW.
&amp;nbsp;
Pria asli Pacitan itu  mengatakan, warga dipaksa membersihkan jalan-jalan selama dua hari  terakhir.
&amp;nbsp;
&quot;Khususnya dalam  Jalur Lintas Selatan (JLS) yang jarak dan panjangnya puluhan kilometer (lebih  dari 50 kilometer) menuju PLTU Sudimoro, Pacitan,&quot; kata dia dalam pesan singkat  kepada Okezone, Senin (14/10/2013).
&amp;nbsp;
Masyarakat tidak  keberatan diminta memasang bendera merah putih. &quot;Tetapi, untuk membantu memasang  baliho, spanduk, bendera Partai Demokrat sungguh memprihatinkan dan memaksakan  kehendaknya,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Kedatangan SBY juga  menggerakkan pasukan TNI dan Polri untuk menjaga setiap desa yang akan dilewati  rombongan RI 1. Pemdangan pun bak akan terjadi perang.
&amp;nbsp;
&quot;Seperti di depan  rumah saya di kampung. Kebetulan depan rumah Balai Desa Karanganyar, Kecamatan  Kebonagung, ditempatkan 30 TNI dan Polri, langsung dipimpin Kapolda Jatim,&quot;  tegasnya.
&amp;nbsp;
Giyanto  mengaku, sangat  menyayangkan, kedatangan Presiden ke kampung halamanya bukan untuk membantu  warga Pacitan yang selama ini kesulitan.
&amp;nbsp;
&quot;Rata-rata dibawah  garis kemiskinan tetapi malah membuat warganya direpotkan dan dipamerkan ratusan  mobil-mobil mewah merek Eropa yang langsung dibawa dari Jakarta,&quot;  ungkapnya.
&amp;nbsp;
Menurutnya, ada  baiknya anggaran pengamanan dan penyambutan SBY yang menghabiskan miliaran  rupiah digunakan untuk membuatkan sumur bor warga Tumpak Rinjing. 
&amp;nbsp;
&quot;Mereka kesusahan air  dalam kemarau ini atau membantu warganya yang tidak bisa sekolah,&quot;  pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
