<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ribuan Hektare Sawah di Hamparan Perak Terendam Banjir</title><description>Ribuan hektare lahan pertanian warga di Desa Kota Rantang, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, terendam banjir imbas dari jebolnya tanggul Sungai Diski.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/10/21/340/884445/ribuan-hektare-sawah-di-hamparan-perak-terendam-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/10/21/340/884445/ribuan-hektare-sawah-di-hamparan-perak-terendam-banjir"/><item><title>Ribuan Hektare Sawah di Hamparan Perak Terendam Banjir</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/10/21/340/884445/ribuan-hektare-sawah-di-hamparan-perak-terendam-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/10/21/340/884445/ribuan-hektare-sawah-di-hamparan-perak-terendam-banjir</guid><pubDate>Senin 21 Oktober 2013 14:36 WIB</pubDate><dc:creator>Irwansyah Putra Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/10/21/340/884445/dCfJXEUum2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/10/21/340/884445/dCfJXEUum2.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>DELISERDANG - Ribuan hektare lahan pertanian warga di Desa Kota Rantang, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, terendam banjir imbas dari jebolnya tanggul Sungai Diski.Seorang petani setempat, Rianto (30), menyebut penyebab tanggul jebol karena besarnya debit air air sungai setelah hujan terus menerus dalam beberapa hari terakhir. &quot;Terjadi luapan aliran sungai dan akhirnya tanggul tidak mampu menahan airnya,&quot; terang Rianto, Senin (21/10/2013).Menurutnya, terendamnya lahan pertanian mengakibatkan rusaknya tanaman milik petani yang tinggal dua bulan lagi dipanen. &quot;Saya saja terancam gagal panen, padahal dalam dua bulan ke depan padi yang ditanam siap untuk dipanen,&quot; akunya.Sementara itu, Suryadi (45) petani lainnya, memilih memanen padinya lebih awal. Karena bila dibiarkan, tanaman padi akan membusuk, dan kerugian yang timbul jadi lebih besar.&quot;Saya percepat panennya walaupun hasil panennya menurun dan tidak maksimal. Biasanya dalam satu hektare saya mendapatkan 25 goni tapi kini hanya 15 goni,&quot; akunya.Sementara itu, Kepala Balai Penyuluhan Hamparan Perak, Asril Haris, membenarkan terendamnya lahan pertanian warga. Menurut perhitungan pihaknya ada 1.300 hektare tanaman padi yang terendam dengan kerugian ditaksir mencapai Rp20 miliar.&quot;Kita masih menghitung kerugiannya, yang pastinya aktivitas petani lumpuh total akibat banjir ini,&quot; jelas Asril.</description><content:encoded>DELISERDANG - Ribuan hektare lahan pertanian warga di Desa Kota Rantang, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, terendam banjir imbas dari jebolnya tanggul Sungai Diski.Seorang petani setempat, Rianto (30), menyebut penyebab tanggul jebol karena besarnya debit air air sungai setelah hujan terus menerus dalam beberapa hari terakhir. &quot;Terjadi luapan aliran sungai dan akhirnya tanggul tidak mampu menahan airnya,&quot; terang Rianto, Senin (21/10/2013).Menurutnya, terendamnya lahan pertanian mengakibatkan rusaknya tanaman milik petani yang tinggal dua bulan lagi dipanen. &quot;Saya saja terancam gagal panen, padahal dalam dua bulan ke depan padi yang ditanam siap untuk dipanen,&quot; akunya.Sementara itu, Suryadi (45) petani lainnya, memilih memanen padinya lebih awal. Karena bila dibiarkan, tanaman padi akan membusuk, dan kerugian yang timbul jadi lebih besar.&quot;Saya percepat panennya walaupun hasil panennya menurun dan tidak maksimal. Biasanya dalam satu hektare saya mendapatkan 25 goni tapi kini hanya 15 goni,&quot; akunya.Sementara itu, Kepala Balai Penyuluhan Hamparan Perak, Asril Haris, membenarkan terendamnya lahan pertanian warga. Menurut perhitungan pihaknya ada 1.300 hektare tanaman padi yang terendam dengan kerugian ditaksir mencapai Rp20 miliar.&quot;Kita masih menghitung kerugiannya, yang pastinya aktivitas petani lumpuh total akibat banjir ini,&quot; jelas Asril.</content:encoded></item></channel></rss>
