<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Razia Topeng Monyet Itu Salah!&quot;</title><description>Penertiban topeng monyet yang digalakkan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), dengan mengurung monyet-monyet di kebun binatang, dinilai sebagai kebijakan salah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/10/26/500/887465/razia-topeng-monyet-itu-salah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/10/26/500/887465/razia-topeng-monyet-itu-salah"/><item><title>&quot;Razia Topeng Monyet Itu Salah!&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/10/26/500/887465/razia-topeng-monyet-itu-salah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/10/26/500/887465/razia-topeng-monyet-itu-salah</guid><pubDate>Sabtu 26 Oktober 2013 23:17 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/10/26/500/887465/yThXCxONrx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/10/26/500/887465/yThXCxONrx.jpg</image><title>Ilustrasi </title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Penertiban topeng monyet yang digalakkan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), dengan mengurung monyet-monyet di kebun binatang, dinilai sebagai kebijakan salah. Pasalnya, banyak binatang yang dikurung di Taman Margasatwa justru merasa tersiksa.&quot;Razia topeng monyet itu salah. Apanya yang sayang binatang. Macan di kebun binatang juga disiksa,&amp;nbsp;kan&amp;nbsp;dia tidak mau dikurung dalam kandang,&quot; ujar budayawan, Ridwan Saidi, usai acara Redbons Discussion yang digelarOkezone, di Cikini, Sabtu (26/10/2013).Seperti halnya wahana wisata air di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pria yang akrab disapa Babe itu pun menilai harus ditutup.&quot;Lumba-lumba disuruh&amp;nbsp;nyundul-nyundul&amp;nbsp;bola apa dia senang?&amp;nbsp;Nah&amp;nbsp;jadi di situ tidak ada parameter yang berlaku umum, binatang harus seluruhnya, jadi kesannya enggak menarik,&quot; tuturnya.Sebab itu, ia berpandangan langkah tersebut akan menyurutkan pamor Jokowi yang digadang-gadang menjadi calon presiden pada Pilpres 2014.&quot;Di bawah, orang sudah enggak suka karena banyak yang sudah menyiarkan keluhan-keluhan dari orang topeng monyet,&amp;nbsp;kan&amp;nbsp;dia cari rezeki yang halal,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Penertiban topeng monyet yang digalakkan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), dengan mengurung monyet-monyet di kebun binatang, dinilai sebagai kebijakan salah. Pasalnya, banyak binatang yang dikurung di Taman Margasatwa justru merasa tersiksa.&quot;Razia topeng monyet itu salah. Apanya yang sayang binatang. Macan di kebun binatang juga disiksa,&amp;nbsp;kan&amp;nbsp;dia tidak mau dikurung dalam kandang,&quot; ujar budayawan, Ridwan Saidi, usai acara Redbons Discussion yang digelarOkezone, di Cikini, Sabtu (26/10/2013).Seperti halnya wahana wisata air di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pria yang akrab disapa Babe itu pun menilai harus ditutup.&quot;Lumba-lumba disuruh&amp;nbsp;nyundul-nyundul&amp;nbsp;bola apa dia senang?&amp;nbsp;Nah&amp;nbsp;jadi di situ tidak ada parameter yang berlaku umum, binatang harus seluruhnya, jadi kesannya enggak menarik,&quot; tuturnya.Sebab itu, ia berpandangan langkah tersebut akan menyurutkan pamor Jokowi yang digadang-gadang menjadi calon presiden pada Pilpres 2014.&quot;Di bawah, orang sudah enggak suka karena banyak yang sudah menyiarkan keluhan-keluhan dari orang topeng monyet,&amp;nbsp;kan&amp;nbsp;dia cari rezeki yang halal,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
