<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY Serasa Presiden Demokrat, Bukan Presiden RI</title><description>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus mendapat kritikan lantaran mengeluh tentang banyaknya pihak yang menghujat partainya, Partai Demokrat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/10/28/339/887851/sby-serasa-presiden-demokrat-bukan-presiden-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/10/28/339/887851/sby-serasa-presiden-demokrat-bukan-presiden-ri"/><item><title>SBY Serasa Presiden Demokrat, Bukan Presiden RI</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/10/28/339/887851/sby-serasa-presiden-demokrat-bukan-presiden-ri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/10/28/339/887851/sby-serasa-presiden-demokrat-bukan-presiden-ri</guid><pubDate>Senin 28 Oktober 2013 09:59 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/10/28/339/887851/3eMaCgHfa8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden SBY (Foto: Abror Rizki/Rumgapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/10/28/339/887851/3eMaCgHfa8.jpg</image><title>Presiden SBY (Foto: Abror Rizki/Rumgapres)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus mendapat kritikan lantaran mengeluh tentang banyaknya pihak yang menghujat partainya, Partai Demokrat. Keluhan itu diungkapkan SBY dalam Temu Kader Partai Demokrat di Sentul, Jawa Barat, beberapa hari lalu.
&amp;nbsp;
SBY dinilai terlalu memikirkan kondisi partainya ketimbang fokus mengurusi segala permasalahan bangsa. SBY seolah lebih emosional jika ada pihak yang mengkritik partainya dan cenderung diam saat bangsa terjebak dalam berbagai persoalan.
&amp;nbsp;
&quot;Serasa Presiden RI jadi Presiden Partai Demokrat. Energi terserap mengurusi isu-isu internal, enggak kedengeran Presiden urus amnesti TKI, Mendagri yang pro-FPI yang disebut ormas preman oleh SBY,&quot; kata anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari, saat dihubungi, di Jakarta, Senin (28/10/2013).
&amp;nbsp;
Menurut Eva, Presiden SBY tidak konsisten dengan apa yang pernah diucapkan sebelumnya. SBY pernah mengingatkan para menterinya untuk fokus bekerja dan tidak mengurusi partai. Namun, SBY sendiri malah lebih fokus mengurusi Partai Demokrat.
&amp;nbsp;
&quot;Ini ironi karena Presiden tengah melakoni peran yang pernah diproteskannya kepada para menterinya. Sudah hampir setahun menjadi komandan Partai Demokrat dan terbukti terkuras energinya untuk Partai Demokrat,&quot; tegas Eva.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus mendapat kritikan lantaran mengeluh tentang banyaknya pihak yang menghujat partainya, Partai Demokrat. Keluhan itu diungkapkan SBY dalam Temu Kader Partai Demokrat di Sentul, Jawa Barat, beberapa hari lalu.
&amp;nbsp;
SBY dinilai terlalu memikirkan kondisi partainya ketimbang fokus mengurusi segala permasalahan bangsa. SBY seolah lebih emosional jika ada pihak yang mengkritik partainya dan cenderung diam saat bangsa terjebak dalam berbagai persoalan.
&amp;nbsp;
&quot;Serasa Presiden RI jadi Presiden Partai Demokrat. Energi terserap mengurusi isu-isu internal, enggak kedengeran Presiden urus amnesti TKI, Mendagri yang pro-FPI yang disebut ormas preman oleh SBY,&quot; kata anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari, saat dihubungi, di Jakarta, Senin (28/10/2013).
&amp;nbsp;
Menurut Eva, Presiden SBY tidak konsisten dengan apa yang pernah diucapkan sebelumnya. SBY pernah mengingatkan para menterinya untuk fokus bekerja dan tidak mengurusi partai. Namun, SBY sendiri malah lebih fokus mengurusi Partai Demokrat.
&amp;nbsp;
&quot;Ini ironi karena Presiden tengah melakoni peran yang pernah diproteskannya kepada para menterinya. Sudah hampir setahun menjadi komandan Partai Demokrat dan terbukti terkuras energinya untuk Partai Demokrat,&quot; tegas Eva.</content:encoded></item></channel></rss>
