<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Temui Siswa Lemhanas, SBY Puji &amp; Kritik Peran Pers</title><description>Peran media massa sangat besar sejak awal reformasi. Presiden SBY  mengakui itu. Kata dia, media punya andil dalam mengontrol penguasa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/01/337/890772/temui-siswa-lemhanas-sby-puji-kritik-peran-pers</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/11/01/337/890772/temui-siswa-lemhanas-sby-puji-kritik-peran-pers"/><item><title>Temui Siswa Lemhanas, SBY Puji &amp; Kritik Peran Pers</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/01/337/890772/temui-siswa-lemhanas-sby-puji-kritik-peran-pers</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/11/01/337/890772/temui-siswa-lemhanas-sby-puji-kritik-peran-pers</guid><pubDate>Jum'at 01 November 2013 18:52 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/11/01/337/890772/7Yf4ViwANF.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/11/01/337/890772/7Yf4ViwANF.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Peran media massa sangat besar sejak awal reformasi. Presiden SBY mengakui itu. Kata dia, media punya andil dalam mengontrol penguasa.&quot;Media mempunyai peranan yang besar sejak Indonesia reformasi 15 tahun yang lalu. Kalau saya boleh menilai pers kita memberikan andil yang besar terhadap fungsi kontrol, mengontrol penguasa, mengontrol pemerintah, semuanya,&quot; kata SBY saat menerima siswa Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Tahun 2013, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (1/11/2013).Kontrol sosial yang dilakukan media tersebut, sambung SBY, sangatlah bagus dalam kehidupan demokrasi.&quot;Itu bagus, itu diperlukan dalam kehidupan demokrasi. Pers yang tidak kritis, tidak melaksanakan fungsi kontrolnya, tentu kehilangan momentum untuk menyelamatkan kehidupan di negaranya,&quot; terang SBY.Tidak hanya memuji, SBY juga mengkritisi peran media yang kurang memberitakan pendidikan berdemokrasi dan berkewarganegaraan.&quot;Yang kurang menurut saya peran pers dalam pendidikan. Pendidikan dalam arti luas, pendidikan politik, pendidikan demokrasi, pendidikan kewarganegaraan. Memang itu kurang menarik dibanding mengontrol, mengkritisi. Padahal dua-duanya diperlukan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Peran media massa sangat besar sejak awal reformasi. Presiden SBY mengakui itu. Kata dia, media punya andil dalam mengontrol penguasa.&quot;Media mempunyai peranan yang besar sejak Indonesia reformasi 15 tahun yang lalu. Kalau saya boleh menilai pers kita memberikan andil yang besar terhadap fungsi kontrol, mengontrol penguasa, mengontrol pemerintah, semuanya,&quot; kata SBY saat menerima siswa Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Tahun 2013, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (1/11/2013).Kontrol sosial yang dilakukan media tersebut, sambung SBY, sangatlah bagus dalam kehidupan demokrasi.&quot;Itu bagus, itu diperlukan dalam kehidupan demokrasi. Pers yang tidak kritis, tidak melaksanakan fungsi kontrolnya, tentu kehilangan momentum untuk menyelamatkan kehidupan di negaranya,&quot; terang SBY.Tidak hanya memuji, SBY juga mengkritisi peran media yang kurang memberitakan pendidikan berdemokrasi dan berkewarganegaraan.&quot;Yang kurang menurut saya peran pers dalam pendidikan. Pendidikan dalam arti luas, pendidikan politik, pendidikan demokrasi, pendidikan kewarganegaraan. Memang itu kurang menarik dibanding mengontrol, mengkritisi. Padahal dua-duanya diperlukan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
