<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalah Taruhan, Rambut Guru Ini Dicat Pink! </title><description>Siswa SMA East Valley meminta guru mereka untuk  mengecat rambut dan janggutnya dengan warna pink jika mereka dapat  mengumpulkan permen sesuai target.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/02/560/890760/kalah-taruhan-rambut-guru-ini-dicat-pink</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/11/02/560/890760/kalah-taruhan-rambut-guru-ini-dicat-pink"/><item><title>Kalah Taruhan, Rambut Guru Ini Dicat Pink! </title><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/02/560/890760/kalah-taruhan-rambut-guru-ini-dicat-pink</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/11/02/560/890760/kalah-taruhan-rambut-guru-ini-dicat-pink</guid><pubDate>Sabtu 02 November 2013 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rifa Nadia Nurfuadah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/11/01/560/890760/ncP8TkrUT0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">David Robinson mengecat pink rambut dan jenggotnya karena kalah taruhan dengan murid-muridnya. (Foto: HuffingtonPost)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/11/01/560/890760/ncP8TkrUT0.jpg</image><title>David Robinson mengecat pink rambut dan jenggotnya karena kalah taruhan dengan murid-muridnya. (Foto: HuffingtonPost)</title></images><description>WASHINGTON - Di Amerika Serikat, perayaan Halloween berarti ada kegiatan &quot;trick or treat&quot;, yang bermakna, berikan permen atau kamu akan dijahili. Nah, untuk memeriahkan perayaan Halloween, siswa di SMA East Valley pun memutuskan untuk mengumpulkan sumbangan permen untuk kegiatan trick or treat tahunan di sekolah. Untuk menambah nilai aksi sosial ini, para siswa meminta guru ilmu sosial mereka, David Robinson, untuk mengecat rambut dan jenggotnya dengan warna pink jika para siswa dapat memenuhi target jumlah permen tertentu. Tantangan ini diajukan siswa sebagai bagian dari kampanye Bulan Peringatan Kanker Payudara. Guru berusia 64 tahun itu setuju. Syaratnya, para siswa berhasil mengumpulkan 45 pon atau sekira 27,5 kg permen. Ternyata, murid-murid ini melampaui target dengan mengumpulkan 46 pon permen. Mereka pun meminta sang guru melaksanakan tantangan tersebut. &quot;Senin pagi, saya datang ke sekolah dengan rambut dan jenggot berwarna pink. Saya menepati janji,&quot; kata David, seperti dinukil dari Huffington Post, Sabtu (2/11/2013).&amp;nbsp; David mengaku terikat dengan permintaan muridnya karena sang ibu meninggal dunia akibat kanker kelenjar getah bening 30 tahun lalu. &quot;Saya percaya anak-anak adalah kunci kesuksesan. Saya percaya mereka akan membuat perubahan yang penting bagi masa depan. Dan semua yang dapat saya lakukan untuk meyakinkan mereka, membuat mereka tertaik belajar, membuat mereka mencoba lebih keras, akan saya lakukan sebagai pendidik,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>WASHINGTON - Di Amerika Serikat, perayaan Halloween berarti ada kegiatan &quot;trick or treat&quot;, yang bermakna, berikan permen atau kamu akan dijahili. Nah, untuk memeriahkan perayaan Halloween, siswa di SMA East Valley pun memutuskan untuk mengumpulkan sumbangan permen untuk kegiatan trick or treat tahunan di sekolah. Untuk menambah nilai aksi sosial ini, para siswa meminta guru ilmu sosial mereka, David Robinson, untuk mengecat rambut dan jenggotnya dengan warna pink jika para siswa dapat memenuhi target jumlah permen tertentu. Tantangan ini diajukan siswa sebagai bagian dari kampanye Bulan Peringatan Kanker Payudara. Guru berusia 64 tahun itu setuju. Syaratnya, para siswa berhasil mengumpulkan 45 pon atau sekira 27,5 kg permen. Ternyata, murid-murid ini melampaui target dengan mengumpulkan 46 pon permen. Mereka pun meminta sang guru melaksanakan tantangan tersebut. &quot;Senin pagi, saya datang ke sekolah dengan rambut dan jenggot berwarna pink. Saya menepati janji,&quot; kata David, seperti dinukil dari Huffington Post, Sabtu (2/11/2013).&amp;nbsp; David mengaku terikat dengan permintaan muridnya karena sang ibu meninggal dunia akibat kanker kelenjar getah bening 30 tahun lalu. &quot;Saya percaya anak-anak adalah kunci kesuksesan. Saya percaya mereka akan membuat perubahan yang penting bagi masa depan. Dan semua yang dapat saya lakukan untuk meyakinkan mereka, membuat mereka tertaik belajar, membuat mereka mencoba lebih keras, akan saya lakukan sebagai pendidik,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
